SMK Sura Dewa Lestarikan Budaya Apresiasi untuk Tingkatkan Semangat Juang Siswa dan Guru
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jum, 9 Mei 2025
- visibility 36
- comment 0 komentar

Sebagai salah satu sekolah unggulan di Flores Timur, SMK Sura Dewa terus menumbuhkan dan melestarikan budaya positif yang menjadi ciri khasnya. Salah satu budaya yang menjadi identitas sekolah ini adalah pemberian apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi, baik dalam skala lokal maupun regional.
Nama SMK Sura Dewa sendiri memiliki makna mendalam. Berasal dari bahasa Lamaholot, “Sura Dewa” berarti melahirkan, merawat, dan membesarkan—sebuah filosofi pendidikan yang mengakar kuat dalam setiap aktivitas dan kebijakan sekolah.
Pada upacara bendera yang digelar Senin, 5 Mei 2025, Kepala Sekolah SMK Sura Dewa, Ahmad Taher, memberikan apresiasi langsung kepada guru dan peserta didik yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama sekolah dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Adonara. Apresiasi ini tidak hanya diberikan kepada mereka yang meraih juara, tetapi juga kepada seluruh peserta lomba dan kru pendukung yang telah berjuang dan menunjukkan semangat luar biasa.
Menurut Ahmad Taher, budaya apresiasi di SMK Sura Dewa menjadi bagian penting dalam membangun iklim positif di lingkungan sekolah. “Apresiasi bukan hanya bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk mendorong siswa lain agar lebih percaya diri dan terpacu menunjukkan potensi mereka,” ujarnya.
Budaya memberikan penghargaan secara terbuka ini menjadi salah satu strategi efektif SMK Sura Dewa dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan inspiratif. Diharapkan, semangat juang dan prestasi para siswa dan guru akan terus meningkat, membawa SMK Sura Dewa semakin unggul dalam dunia pendidikan di Flores Timur dan Nusa Tenggara Timur pada umumnya.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Saat ini belum ada komentar