Bengkel Seni Milenial Angkat Tema Remaja di Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025
- account_circle yansurachman
- calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
- visibility 97
- print Cetak

Larantuka, 1 September 2025 – Komunitas Bengkel Seni Milenial (BSM) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia seni teater Flores Timur. Tahun ini, BSM tengah mempersiapkan sebuah karya terbaru yang akan ditampilkan pada Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 dengan mengangkat isu-isu aktual kehidupan remaja.
Latihan intensif berlangsung di Panggung Pink Belakang Terminal Weri , dipimpin langsung oleh sutradara muda Ayu Wandira . Meski judul pementasan masih dirahasiakan, Ayu memastikan bahwa karya BSM akan menyoroti berbagai persoalan kompleks yang dihadapi generasi muda.
“Tema yang kami angkat tidak jauh dari kehidupan sehari-hari remaja. Mulai dari privilege yang kerap melekat pada perempuan cantik dan menimbulkan kecemburuan, hingga isu serius seperti kecanduan game, pencurian, dan mabuk-mabukan,” jelas Ayu Wandira saat ditemui di sela latihan.
Antusiasme terlihat jelas dari para anggota Bengkel Seni Milenial yang terlibat dalam pementasan ini. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti arahan sutradara dan berusaha menjiwai peran yang diberikan.
Selain dukungan guru dan sekolah, para pemain berharap adanya dorongan lebih luas dari lingkungan sekitar, termasuk teman sekelas maupun satu angkatan, agar karya mereka bisa tampil maksimal di panggung festival.
Kehadiran Bengkel Seni Milenial dengan garapan bertema remaja ini diharapkan dapat memberikan warna baru dalam Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 sekaligus menjadi cermin reflektif bagi generasi muda untuk lebih memahami dirinya dan lingkungannya.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.
