SMPN 1 Lewolema Gelar Workshop Penguatan Numerasi, Dorong Kolaborasi Antar Mata Pelajaran
- account_circle yansurachman
- calendar_month Senin, 29 Sep 2025
- visibility 130
- print Cetak

Flores Timur — SMPN 1 Lewolema kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggelar Workshop Penguatan Numerasi yang berlangsung di ruang kelas IX-A. Kegiatan ini diikuti oleh 18 guru dan tenaga kependidikan, menghadirkan empat narasumber yang membahas numerasi dari berbagai perspektif mata pelajaran.
Siprianus Reo Koten, S.Pd membuka sesi dengan memaparkan hasil kajiannya tentang penerapan aspek numerasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ia mencontohkan bagaimana analisis data, grafik, dan interpretasi angka dapat dimasukkan dalam teks eksposisi maupun laporan hasil observasi.
Senada dengan itu, Kamilus Penana Payong, S.Pd menyampaikan pendekatan numerasi dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Ia menekankan pentingnya kemampuan membaca data statistik dalam memahami isu sosial dan kebijakan publik, serta mengajak guru untuk mengembangkan soal-soal berbasis data aktual.
Vinsensia B Odi Kein, S.Pd yang juga bertugas sebagai proktor Asesmen Nasional (AN) 2025 di SMPN 1 Lewolema, memaparkan ragam pertanyaan numerasi yang dihadapi siswa setiap tahunnya. Pertanyaan tersebut menjadi bahan diskusi aktif dalam sesi tanya jawab, membuka wawasan peserta tentang tren asesmen nasional berbasis kompetensi.
Sementara itu, Anastasia Akelina, S.Pd — Fasilitator Koding dan Kecerdasan Artifisial Kabupaten Sikka — memperkaya diskusi dengan pendekatan teknologi. Ia menegaskan bahwa numerasi dapat disisipkan dalam setiap mata pelajaran, termasuk melalui platform digital dan coding. “Kolaborasi lintas mata pelajaran adalah kunci,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan refleksi dari Kepala SMPN 1 Lewolema, Wilbrodus K Wungbelen, S.Pd. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi para narasumber dan peserta, serta berharap agar wawasan yang diperoleh dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
“Literasi dan numerasi bukan hanya tanggung jawab guru matematika, tetapi seluruh ekosistem pendidikan,” tegas Wilbrodus.
Workshop ini menjadi langkah strategis SMPN 1 Lewolema dalam menyongsong transformasi pembelajaran yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berbasis kompetensi.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

