Google Bard Mampu Membuat Gambar Unik
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
- visibility 109
- print Cetak

Google Bard, sebuah mesin kecerdasan buatan, mengirimkan newsletter bahwa mereka sudah memiliki kemampuan baru yaitu membuat gambar unik. Newsletter tersebut dikirimkan ke pelanggan pada 2/2/2024 dan dapat dilihat di gmail. Pesan tersebut berbahasa Inggris yang bertuliskan, “As we kick off 2024, we’re launching our most colorful feature yet: image generation. So whether you want to mock up a futuristic car or just need an image of a Yeti wearing sunglasses—if you can think it, Bard can create it. Have fun exploring!”
Sejak awal tahun 2024, pengembang Google Bard optimis dapat mengoptimalkan AI mereka terkait fungsi gambar. Kemampuan terkait gambar sebelumnya sudah dimiliki AI lain pesaing Bard seperti Dall-E yang sekarang mendukung Windows Copilot dan Bing chat. Fitur ini dianggap penting karena gambar adalah salah satu hal paling dicari di internet, selain teks.
Fungsi “generate” gambar pada Google Bard menggunakan formula “create” + “bahan gambar (cat air/catminyak, dll” + “gambar apa” + “aktifitas dalam gambar”. Sebagaimana dicontohkan dalam newsletter perintah berikut, “Create an image of a majestic oil painting of a dinosaur king and queen wearing red French royal gowns”. Namun hingga kini, belum dapat dipastikan akurasi gambar yang dihasilkan dan daya saing fitur ini dibanding AI gambar yang sudah ada.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

