Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rahasia Tampilan Apik Bengkel Seni Milenial SMK Suradewa Di Pentas Lamanabi

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • visibility 210
  • print Cetak

Upaya Bengkel Seni Milenial ( BSM ) SMK Suradewa Larantuka untuk menghidupkan kesenian di Flores Timur bukanlah hanya omong kosong. Namun BSM selalu melakukan upaya nyata dan sungguh tak mengenal kata menyerah. Walaupun hal tersebut tidak selalu berbuah tampilan sempurna, tapi selalu diupayakan untuk mendekati maksimal.

Semangat Bengkel Seni Milenial tak mengenal lelah, meski tak mudah untuk berkontribusi signifikan menghidupkan kesenian teater di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Lewat tekad tersebut awal tahun ini BSM berkolaborasi dengan Laskar Kiu Lamanabi untuk menampilkan karya baru yang mereka beri judul “Kapan Terakhir Aku Terbang”. Karya ini bercerita tentang kehidupan cinta anak muda , bagaimana pergulatan batin para perempuan independen dan dinamika kehidupan yang dinamis.

BSM sebagai sebuah kelompok seni, ingin menyajikan pertunjukan yang berangkat dari kegelisahan sehari-hari dengan balutan musik tradisional yang dimainkan oleh kelompok Laskar Kiu Lamanabi. Pementasan telah dilaksanakan di Aula Balai Desa Lamanabi tanggal 25 Januari 2025 malam hari.

Seusai pentas, tim Bengkel Seni Milenial pun beristirahat dan melakukan refleksi singkat, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan saat pentas berlangsung. Namun, pembina Bengkel Seni Milenial SMK Suradewa , Zaini Boli, tetap memberikan apresiasi kepada para pemeran yang sudah sebisanya maksimal.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bengkel Seni Milenial Tetap Semangat Berlatih Meski Diterpa Hujan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Larantuka – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Bengkel Seni Milenial (BSM) Suradewa School Vocational Larantuka saat menggelar latihan pada Senin, 8 September 2025. Meski cuaca kurang bersahabat dan hujan deras sempat mengguyur, para anggota BSM tetap melanjutkan latihan mereka sebagai persiapan menghadapi Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025. Biasanya, BSM berlatih di Belakang Terminal Weri […]

  • Maulia Rahman Nahkodai IKA STKIP Muhammadiyah Abdya 2025 – 2027

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Maulia Rahman, S.Pd resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya periode 2025–2027. Penetapan ini berlangsung dalam Musyawarah Besar (Mubes) IV Alumni yang digelar di Aula STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, Senin (29/9/2025). Dalam sambutannya, Maulia Rahman menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh alumni dan pihak kampus yang telah […]

  • Karang Taruna Desa Wureh Laksanakan Kegiatan Penguatan Kapasitas Organisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Organisasi Karang Taruna Desa Wureh , Kecamatan Adonara Barat-Kabupaten Flores Timur terbilang sangat aktif dalam menjalankan beragam kegiatan pengembangan kompetensi orang muda dalam lingkup wilayah Desa terhitung di Tahun 2024 ini. Selain menjalankan kegiatan pengembangan kompetensi, organisasi ini juga melaksanakan beragam kegiatan pemberdayaan kehidupan masyarakat. Pada hari ini, Sabtu/14 Desember 2024, Karang Taruna Desa Wureh […]

  • FAMS Abdya Buka Pendaftaran Pelatihan Khatib dan Imam 2026 , Upaya Cetak Generasi Pendakwah Muda

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya – Forum Anak Muda Shaleh (FAMS) Aceh Barat Daya (Abdya) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Pelatihan Khatib dan Imam (PKDI) tahun 2026. Program ini dirancang khusus untuk menjaring potensi pemuda daerah guna meningkatkan kualitas syiar Islam dan kompetensi imamah di tengah masyarakat. Kegiatan yang ditawarkan secara gratis (FREE) ini menyasar partisipasi publik […]

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok Jakarta menggelar program padat karya. Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara turut terlibat dalam kegiatan ini. “Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk […]

  • Alasan Harus Peduli Kebudayaan

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kebudayaan adalah warisan berharga yang dimiliki oleh suatu masyarakat. Memiliki kepedulian terhadap kebudayaan adalah penting karena: Identitas dan jati diri: Kebudayaan merupakan bagian integral dari identitas dan jati diri suatu masyarakat. Melalui kebudayaan, kita dapat memahami asal-usul, tradisi, nilai-nilai, dan norma-norma yang membentuk suatu kelompok sosial. Dengan peduli terhadap kebudayaan, kita mempertahankan dan memperkuat rasa […]

expand_less
Exit mobile version