Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengenal Profil Komunitas Jejak Zaman

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 103
  • print Cetak
Komunitas Jejak Zaman merupakan sebuah komunitas non-profit swadaya yang bertujuan menghasilkan karya dan produk sebagai “jejak” pendidikan/kebudayaan suatu tempat, melalui metode proyek-proyek kelompok yang ilmiah, santai, menyenangkan, sambil duduk minum kopi. Komunitas ini didirikan pada Rabu, 10 Mei 2023 oleh Yan Surachman, Antonius Tuan Tana Ruron, Maria Renha Rosari Putri Dore, Foni Anmal Kurniyati, dan Fandi Setiyanto. Penasihat komunitas Maksimus Masan Kian dan Moh. Zaini Boli. Tujuan Komunitas Jejak Zaman adalah :
    1. Menghasilkan karya ilmiah, buku, barang seni/ kerajinan atau semacamnya yang dapat menjadi “jejak” yang khas dari budaya di tempat dan waktu tertentu.
    1. Membuat aksi nyata sebagai wujud peran serta memajukan pendidikan dan kebudayaan.
    1. Tempat untuk melakukan sharing topik pendidikan dan kebudayaan dan belajar untuk melaksanakan proyek-proyek kolaborasi dengan target waktu tertentu.
    1. Tempat untuk menambah teman sekaligus bersilaturrahmi sesama peminat bidang pendidikan dan kebudayaan.
Program Kegiatan Komunitas :
    1. NGOPI SHARE DIKBUD (MINGGU ke-1 DAN ke-3 TIAP BULAN) yaitu berkunjung ke tempat tertentu untuk diskusi dan share, dalam suasana santai sekaligus rekreasi. Ciri  khas dengan membawa kopi atau kopi susu dari rumah.
    1. AKSI PEDULI DIKBUD (MINGGU ke-2 DAN ke-4 TIAP BULAN) yaitu melakukan aksi peduli dengan mengadakan kegiatan sosial tertentu dengan budget murah. Misal: bersih pantai, lapak baca, sebar flyer di medsos dll.
    1. PROYEK MANDIRI (TARGET 1 PROYEK TIAP BULAN) yaitu menghasilkan karya ilmiah, buku, barang seni/ kerajinan atau semacamnya yang dapat menjadi “jejak” yang khas dari budaya di tempat dan waktu tertentu. Diusulkan oleh anggota di awal bulan dan dirampungkan di akhir bulan.
    1. DISKUSI WHATSAPP (ALL TIME). Anggota dapat melakukan diskusi di grup WA kapanpun dan darimana pun. Topik yang didiskusikan dalam grup terbatas bidang dikbud dan aktifitas komunitas.
Prinsip Kegiatan Komunitas : Kegiatan komunitas dilakukan dengan prinsip konsisten, kreatif, inovatif, bermanfaat, hemat, dan menyenangkan. Logo dan Makna :
    • Bintang Lima Sudut, melambangkan kegiatan komunitas  berpedoman pada nilai-nilai Pancasila (dasar negara).
    • Gerabah, melambangkan perangkat keras hasil kebudayaan yang merupakan bidang diminati komunitas.
    • Gunung, melambangkan bentang alam yang unik membentuk karakter khas kebudayaan / pendidikan.
    • Candi, melambangkan komunitas turut menjaga dan melestarikan benda yang bernilai sejarah.
    • Nama komunitas, ditulis dengan aksara latin bergaya aksara jawa mengisyaratkan bahwa komunitas tidak melupakan literasi dan sejarah.
Filosofi berdirinya Komunitas Jejak Zaman :
    • Pendidikan tak lepas dari kebudayaan pada praktik kehidupan nyata, sehingga diperlukan sudut pandang yang memadukan pendidikan dan kebudayaan secara baik.
    • Terinspirasi dari karya-karya arkeolog Hariani Santiko dan Agus Aris Munandar, bahwa sejak masa klasik (abad ke 6) ekosistem pendidikan nusantara sebenarnya sudah ditopang oleh lembaga pendidikan (kadewaguruan), komunitas, orang ahli, dan keluarga. Dalam hal ini, komunitas berperan penting untuk pendidikan masyarakat, khususnya yang tidak terjangkau lembaga pendidikan yang diselenggarakan pemerintah.
    • Masyarakat memerlukan wadah untuk belajar berkomunitas, berkarya, dan menuangkan ide-ide kreatif inovatif secara berkelanjutan serta berbiaya murah.
PENGELOLA WEBSITE
    • Redaksi : Antonius Ruron
    • Editor : Foni Anmal Kurniyati
    • Penata Gambar : Maria Renha Rosari Putri Dore
    • Kontributor : Anggota Komunitas Jejak Zaman

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Teater Pelajar 2025 Hadirkan Ruang Belajar dan Seniman Nasional-Internasional di Flores Timur

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Larantuka – Antusiasme pelajar dan komunitas seni di Flores Timur semakin terasa dengan hadirnya Festival Teater Pelajar 2025. Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah pertemuan, pembelajaran, dan kolaborasi antar seniman muda maupun senior. Salah satu peserta, seniman sekaligus penulis Moh. Zaini Ratuloli, mengungkapkan kebanggaannya bisa berpartisipasi bersama Bengkel Seni Milenial […]

  • Kak Itania Ramadhani Berikan Resume Asal Usul Lewo Balaweling

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Itania Ramadhani melakukan resume buku asal usul lewo di Kabupaten Flores Timur. Menurutnya, banyak sekali cerita tentang asal usul lewo di Flores Timur. Tetapi, dia lebih tertarik dengan cerita asal usul lewo Balaweling yang di tulis oleh KELEMENSIUS YAKOBUS KELENG S. Pd, Gr., Buku ini menceritakan tentang kehidupan jaman dulu yang menggambarkan tentang seseorang perempuan […]

  • Panitia Pemilihan Buka Pendaftaran Calon Formatur PK IMM STKIP Muhammadiyah Abdya Tahun 2026-2027

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya – Panitia Pemilihan Kominsariat IMM STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Calon Formatur untuk masa jabatan 2026-2027. Langkah ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi di lingkungan kampus STKIP Muhammadiyah Abdya. Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan pada Selasa, 20 Januari 2026 (1 Sya’ban 1447 H), pendaftaran […]

  • Manfaat Perpustakaan Konvensional Bagi Masyarakat Perantau

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Perpustakaan konvensional memiliki manfaat yang signifikan bagi masyarakat perantau. Berikut adalah beberapa manfaat perpustakaan konvensional bagi masyarakat perantau: Secara keseluruhan, perpustakaan konvensional memainkan peran penting dalam membantu masyarakat perantau mengakses bahan bacaan, mengembangkan minat baca, dan memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Selain itu, perpustakaan juga berperan sebagai pusat informasi, tempat belajar, dan tempat berkumpulnya masyarakat perantau.

  • Isi Catatan Kritis Rudolf Puspa Dalam Peringatan Hari Teater

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Rudolf Puspa Dalam Peringatan Hari Teater Dunia 2024 menyampaikan catatan kritis dengan isi sebagai berikut: Pada tahun 1962, Institut Teater Internasional menetapkan 27 Maret sebagai Hari Teater Sedunia. Sejak itu, selama 62 tahun, komunitas teater di seluruh dunia telah memperingatinya dengan cara yang beragam. Meskipun demikian, setiap tahun semakin banyak komunitas yang mengadakan upacara peringatan, […]

  • Memperkenalkan Kerja Keproduksian Teater Ala Bengkel Seni Milenial Bersama Kak Neka

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Bengkel Seni Milenial memiliki cara unik untuk memperkenalkan cara kerja keproduksian teater kepada anggotanya. Pembina Zaeni Boli pada kesempatan ini mengajak Kak Neka ( Maria Leno Koten ) untuk berkeliling ke instansi terkait mengurus berbagai perizinan. Teater bukan hanya soal pemanggungan ada hal lain juga dibalik itu mesti dikerjakan seperti permohonan ijin untuk menggelar acara […]

expand_less
Exit mobile version