SMK Sura Dewa Larantuka Lestarikan Tradisi Melalui Ujian Praktik Kuliner Lokal
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
- visibility 33
- print Cetak

LARANTUKA – SMK Sura Dewa Larantuka sukses menyelenggarakan ujian praktik Muatan Lokal (Mulok) pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk mendalami kembali kekayaan tradisi leluhur melalui pengolahan hidangan kuliner khas daerah.
Ujian praktik ini dipimpin oleh pendidik muda, Maria Magdalena Ina Tokan, dengan didampingi oleh Sakinah Wuran dan guru senior Lusia Da Silva sebagai tim penilai. Dalam pelaksanaannya, para peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Mereka nampak antusias berkolaborasi mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang menggugah selera.
SMK Sura Dewa Larantuka, Ujian Praktik Mulok, Kuliner Lokal, Jagung Titi, Tradisi Larantuka, Pendidikan Berbasis Budaya, Maria Magdalena Ina Tokan, Pakaian Daerah
Ketua Tim Penguji, Maria Magdalena Ina Tokan, menegaskan bahwa ujian ini bertujuan agar generasi muda lebih mengenal dan mencintai identitas budaya mereka, khususnya di bidang gastronomi. Keunikan ujian kali ini juga terlihat dari kewajiban para peserta untuk mengenakan pakaian daerah saat menyajikan hidangan, guna memperkuat nuansa kultural dalam lingkungan sekolah.
Berbagai sajian autentik khas Larantuka dan Flores menjadi fokus utama penilaian. Meja ujian dihiasi dengan hidangan tradisional seperti jagung titi, rumpu rampe, ikan bakar, hingga ubi kukus. Aroma rempah lokal yang khas mencerminkan keberhasilan siswa dalam mengadopsi resep warisan turun-temurun.
SMK Sura Dewa Larantuka, Ujian Praktik Mulok, Kuliner Lokal, Jagung Titi, Tradisi Larantuka, Pendidikan Berbasis Budaya, Maria Magdalena Ina Tokan, Pakaian Daerah
Penyelenggaraan ujian praktik Mulok di SMK Sura Dewa ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap kearifan lokal. Langkah ini merupakan wujud nyata institusi pendidikan dalam menjaga keberlanjutan tradisi di tengah arus modernisasi.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Yan Surachman
