Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mahasiswa Kebidanan STIKes Maranatha Kupang Terjun ke Nunkurus, Bupati Kupang Apresiasi Sinergi Penanganan Stunting dan KIA

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

STIKes Maranatha Kupang resmi melepas 112 mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Semester V sebagai langkah konkret dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan peka terhadap isu sosial. Para mahasiswa ini akan menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kebidanan Komunitas di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Prosesi serah terima dan pembukaan kegiatan digelar khidmat pada Senin (24/11/2025) di Aula Kantor Desa Nunkurus. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede; Ketua STIKes Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, S.Kep., Ns., M.Kep.

Turut hadir juga sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Staf Khusus Bupati, Jeremias Mone; Kabag Prokopim Setda Kupang, Beni Selan; Dewan Pembina Yayasan Maranatha NTT, Drs. Samuel Selan; Kepala Desa Nunkurus, Ardyzed Nalle; Ketua Program Studi D-III Kebidanan, Dr. Roslin E.M. Sormin, S.ST., M.Kes.; beserta jajaran dosen pembimbing.
PKL Stikes maranatah kupang 2025
Kolaborasi Strategis Kampus dan Pemerintah
Ketua STIKes Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, dalam sambutannya menegaskan bahwa PKL ini adalah fase krusial bagi transformasi mahasiswa. Menurutnya, momentum ini mengubah status mereka dari sekadar pembelajar teori di kelas menjadi praktisi yang terjun langsung melayani warga.

“Ini adalah proses vital pembentukan kompetensi. Mahasiswa hadir untuk berkontribusi nyata, khususnya dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak (KIA), edukasi kesehatan, serta upaya pencegahan stunting,” jelas Awaliyah.
Ia juga menitipkan pesan tegas agar para mahasiswa senantiasa menjunjung tinggi etika, bersikap rendah hati, dan menjaga marwah institusi selama berbaur dengan masyarakat.

Kehadiran para calon bidan ini disambut antusias oleh Bupati Kupang, Yosef Lede. Ia menilai sinergi ini sebagai amunisi tambahan bagi pemerintah daerah dalam menuntaskan pekerjaan rumah di sektor kesehatan. Bupati Yosef memastikan pemerintah daerah siap memfasilitasi kebutuhan mahasiswa selama masa praktik.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa STIKes Maranatha sangat strategis untuk memperkuat program prioritas kami, terutama dalam menekan prevalensi stunting, menangani kasus anemia pada ibu hamil, serta menggencarkan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja,” tutur Bupati Yosef.

Laboratorium Nyata untuk Nakes Berkarakter
Ketua Program Studi D-III Kebidanan, Dr. Roslin E.M. Sormin, di sela-sela acara menjelaskan filosofi di balik praktik komunitas ini. Ia menekankan bahwa pengalaman lapangan memberikan dimensi pembelajaran yang tak tergantikan oleh teori semata. Mahasiswa akan dihadapkan pada realitas masalah kesehatan, mulai dari Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, pola asuh, hingga tantangan budaya lokal.

“Mahasiswa dilatih untuk melihat kondisi secara utuh: mulai dari mengkaji data, menganalisis akar masalah, hingga mengevaluasi program bersama warga. Tujuannya adalah mencetak bidan yang tidak hanya terampil, tapi juga analitis dan berkarakter,” urai Roslin.

Ia juga menekankan prinsip kemitraan. “Masyarakat adalah mitra, bukan objek praktik. Mahasiswa wajib hadir dengan rasa hormat, integritas, dan kesopanan,” tambahnya.

Peta Masalah dan Rangkaian Kegiatan
Sekretaris Program Studi D-III Kebidanan, Bdn. Yosefa S. Atok, S.ST., M.Kes, secara teknis memaparkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama tiga pekan, terhitung mulai 24 November hingga 13 Desember 2025. Fokus lokasi meliputi empat dusun di Desa Nunkurus, yakni Dusun Uel, Padang Beringin, Kakabai, dan Laus.

“Pemilihan lokasi ini berbasis data kesehatan riil, di mana kami menemukan urgensi intervensi pada kasus anemia, KEK ibu hamil, dan masalah gizi balita,” terang Bdn. Yosefa.

Alur kegiatan diawali dengan pendataan kesehatan door-to-door untuk memetakan kondisi setiap keluarga. Temuan data tersebut kemudian dibawa ke forum Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) I untuk menentukan prioritas masalah bersama warga dan perangkat desa.

Bdn. Yosefa menambahkan, solusi yang disepakati akan dieksekusi melalui berbagai program inovatif, seperti Kelas Ibu Hamil, Kelas Ibu Balita dengan demo masak MP-ASI pangan lokal, pendampingan Posyandu Remaja, hingga Senam Lansia. Selain itu, dilakukan pula pembinaan intensif per keluarga (binakel) yang mencakup edukasi dan pemantauan nutrisi.
“Sebagai penutup, seluruh capaian program akan dipaparkan dalam MMD II. Forum ini sekaligus menjadi ajang evaluasi dan penyusunan rencana tindak lanjut bagi pemerintah desa sebelum mahasiswa menyelesaikan masa tugasnya,” pungkasnya.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fungsi Hewan Sapi Bagi Berbagai Komunitas Lokal Di Indonesia

    Fungsi Hewan Sapi Bagi Berbagai Komunitas Lokal Di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Hewan sapi memiliki fungsi yang penting bagi komunitas lokal di banyak cara. Berikut adalah beberapa fungsi utama hewan sapi bagi komunitas lokal: Melalui peran dan fungsi-fungsi tersebut, hewan sapi memiliki dampak yang signifikan bagi komunitas lokal. Mereka memberikan sumber pangan, penghidupan, pendapatan, serta mempengaruhi budaya dan ekonomi komunitas. Oleh karena itu, perlindungan, pemeliharaan, dan pengembangan […]

  • moka kojez tbm lautan ilmu

    TBM Lautan Ilmu Kolaborasi Buku Dengan Komunitas Jejak Zaman

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TBM Lautan Ilmu Dan Komunitas Jejak Zaman menjalin kerjasama kolaborasi buku bacaan. Ada 20 judul buku bacaan baru milik TBM Lautan Ilmu yang akan ikut dalam box MOKA KOJEZ (Motor Pustaka Komunitas Jejak Zaman ). “Semua buku tersebut dijamin baru dan masih bau bau percetakan. Buku-buku ini juga banyak gambar full warna, siap dinikmati oleh […]

  • BSM binaan Zaeni Boli

    Pentingnya Kemandirian Dan Keteladanan Bagi Peserta Didik

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Terkadang sebagai pendidik kita merasa khawatir  berlebih apakah peserta didik kita mampu belajar secara mandiri ( menunjukkan sikap kemandirian ). Namun untuk sebuah kemajuan  kita mesti berani menaruh percaya pada semangat peserta didik . Jumat, 2 Februari  2024, anak-anak Bengkel Seni Milenial (BSM ) yang dipimpin  Ermelinda  Intan tetap melaksanakan  latihan rutin seperti  biasa meskipun […]

  • Dosen IKTL Sambangi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

    Dosen Dan Mahasiswa IKTL Prodi THP Melakukan Giat PKM Di Posko Pengungsian Desa Lewoingu

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 183
    • 0Komentar

    IKTL Larantuka – Erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur yang terjadi pada tanggal 04 November 2024 kemarin sungguh memberikan dampak yang pedih bagi segenap warga yang terdampak. Selain merenggut korban nyawa, warga juga mengalami kehilangan harta benda, termasuk rumah sebagai tempat tinggal mereka. Menghadapi kondisi demikian, maka warga yang terdampak terpaksa mengungsi pada lokasi […]

  • rudolf puspa kritik keras catatan kritis

    Isi Catatan Kritis Rudolf Puspa Dalam Peringatan Hari Teater

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Rudolf Puspa Dalam Peringatan Hari Teater Dunia 2024 menyampaikan catatan kritis dengan isi sebagai berikut: Pada tahun 1962, Institut Teater Internasional menetapkan 27 Maret sebagai Hari Teater Sedunia. Sejak itu, selama 62 tahun, komunitas teater di seluruh dunia telah memperingatinya dengan cara yang beragam. Meskipun demikian, setiap tahun semakin banyak komunitas yang mengadakan upacara peringatan, […]

  • Edukasi Moderasi Beragama P5

    Edukasi Tentang Moderasi Beragama Melalui Sosialisasi Materi , Lagu , Dan Yel-Yel Dalam P5

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau disingkat ‘P5’ merupakan kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dalam penerapan kurikulum merdeka, juga sebagai upaya mewujudkan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Penerapan P5 ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan. Terkait dengan […]

expand_less