Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bunda Literasi Flores Timur Dukung Semangat Club Baca Sura Dewa Larantuka

  • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

Larantuka – Semangat literasi generasi muda di ujung timur Pulau Flores seakan tak padam oleh cuaca. Meski mendung menyelimuti Kota Larantuka pada Kamis sore (22/1/2026), Bunda Literasi Flores Timur tetap hadir memberikan dukungan penuh dalam agenda bedah buku “Lamafa” karya Fince Bataona yang diselenggarakan oleh Club Baca Sura Dewa di TBM Lautan Ilmu.

Kegiatan ini merupakan agenda perdana bagi Club Baca Sura Dewa, sebuah ekstrakurikuler literasi dari SMK Sura Dewa yang baru saja terbentuk. Sebagai wadah bagi siswa yang memiliki minat mendalam di bidang literasi, komunitas ini diharapkan menjadi ruang bertumbuh yang inklusif dan kreatif bagi para anggotanya.

Langkah Perdana Bunda Literasi di Tahun 2026

Kehadiran istri Penjabat Bupati Flores Timur ini menjadi momen istimewa. Pasalnya, ini merupakan agenda literasi pertama yang beliau hadiri di tahun 2026 setelah resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Flores Timur pada tahun 2025 lalu. Beliau mengapresiasi keberanian para siswa SMK Sura Dewa dalam menginisiasi kegiatan intelektual seperti bedah buku.

Ayu Lelang Ayaq, Ketua Club Baca Sura Dewa, bertindak langsung sebagai pembedah buku “Lamafa”. Diskusi berlangsung hangat, di mana Bunda Literasi nampak sangat menikmati alur bedah buku tersebut. Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan penggiat literasi lokal.

“Saya berharap akan ada kolaborasi selanjutnya, khususnya dengan para penggiat literasi di Flores Timur, untuk terus menyalakan api semangat literasi di daerah kita,” ungkap Bunda Literasi Flores Timur.

Paduan Literasi dan Seni yang Memikat

Suasana bedah buku menjadi kian istimewa dengan hadirnya berbagai penampilan seni dari siswa-siswi SMK Sura Dewa. Berikut adalah beberapa pengisi acara yang menambah kemeriahan agenda tersebut:

  • Pembacaan Puisi: Dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Airin dan Najwa.
  • Musik: Alunan saksofon yang syahdu dari Yanto Said.
  • Seni Tari: Penampilan enerjik dari Tim Dance Sura Dewa.

Dukungan nyata dari Bunda Literasi Flores Timur ini diharapkan mampu memicu semangat anggota Club Baca Sura Dewa untuk terus melahirkan karya. Sebagai generasi yang cerdas dan unggul, keberadaan komunitas sekolah seperti ini menjadi jejak penting dalam pembangunan kebudayaan di Flores Timur.

  • Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • Editor: AI Editor - Gemini 3.0

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bengkel Seni Milenial Tetap Semangat Berlatih Meski Diterpa Hujan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Larantuka – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Bengkel Seni Milenial (BSM) Suradewa School Vocational Larantuka saat menggelar latihan pada Senin, 8 September 2025. Meski cuaca kurang bersahabat dan hujan deras sempat mengguyur, para anggota BSM tetap melanjutkan latihan mereka sebagai persiapan menghadapi Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025. Biasanya, BSM berlatih di Belakang Terminal Weri […]

  • IKIP PGRI Bojonegoro Menggelar Kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) Bertema Digitalisasi

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Bojonegoro — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) IKIP PGRI Bojonegoro menggelar kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) dengan tema “ membentuk kader progresif yang berjiwa Islami dan berpikir kritis di era digital” bertempat di Kampus 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Dander, pada Jumat–Minggu, 8–10 Agustus 2025. Acara resmi dibuka pada Jumat (8/8) pukul 13.30 […]

  • Yan Surachman Ingin Terapkan Empat Perspektif Pada Komunitas Jejak Zaman

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Larantuka, 14 Juli 2025 – Yan Surachman, ketua Komunitas Jejak Zaman , berkeinginan untuk menerapkan empat pendekatan sudut pandang pada komunitas yang dipimpinnya. Keempat pendekatan tersebut terkait bagaimana komunitas merespon berbagai kondisi lingkungan. Secara rinci dia menjelaskan bahwa sangat penting bagi komunitas untuk dapat beradaptasi sebagai media, perpustakaan, galeri, dan museum. “Perkembangan jaman adalah satu-satunya […]

  • Cara Mendirikan Komunitas Kebudayaan

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Mendirikan komunitas kebudayaan dapat menjadi langkah yang sangat berarti untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk mendirikan komunitas kebudayaan: Mendirikan komunitas kebudayaan adalah upaya yang memerlukan dedikasi, kerjasama, dan komitmen dari anggota. Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat memulai dan mengembangkan komunitas yang berdampak positif dalam […]

  • Red Spark Raih Empat Kemenangan Beruntun Usaik Kalahkan Pink Spiders 3-1 Di Daejeon Chungmu Gymnasium

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Red Spark berhasil meraih kemenangan keempat secara beruntun di liga voli putri Korea setelah mengalahkan Pink Spider dengan skor 3-1 (25-23, 25-22, 25-27, 25-23) pada Sabtu (24/2/2024). Pertandingan yang berlangsung di Daejeon Chungmu Gymnasium itu berjalan sengit dan dramatis. Red Spark yang diperkuat oleh pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri, tampil percaya diri dan agresif sejak […]

  • SMK Suradewa Larantuka Ajak Peserta Didik Bernalar Kritis Melalui Teks Editorial

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    SMK Suradewa, Larantuka – Salah satu poin dari Profil Pelajar Pancasila adalah berpikir kritis , sikap ini penting dimiliki generasi muda agar dalam kehidupan yang sementara ini mereka tak terjebak dalam sikap yang apatis terhadap kehidupan itu sendiri . “Karena sesungguhnya sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama . Lewat berita yang berkembang di […]

expand_less
Exit mobile version