Lestarikan Budaya Lamaholot , TBM Solita Gelar Festival Rinca Ranca
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month 40 menit yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

LARANTUKA – Momentum kebangkitan literasi anak di wilayah Timur Indonesia kembali mencatatkan sejarah baru. Bertepatan dengan hari Minggu, 10 Mei 2026, TBM Solita sukses menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk Festival Rinca Ranca. Acara yang dipusatkan di Pantai Asam Satu Weri ini menjadi oase bagi pelestarian budaya dan ruang ekspresi bagi anak-anak di Kabupaten Flores Timur.
Keberhasilan festival ini merupakan buah dari dedikasi panjang Tim Kak Olin Uran (Yohana Angela), seorang penggerak literasi yang telah bertahun-tahun fokus pada pendampingan anak. Melalui Festival Rinca Ranca, TBM Solita berupaya menghidupkan kembali kekayaan tradisi yang mulai luntur. Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran pelbagai Permainan Tradisional, seperti Geluk Kwatek, yang kini sudah jarang ditemui dalam keseharian masyarakat modern. Selain itu, panggung festival diramaikan dengan rangkaian tari daerah, peragaan busana (fashion), hingga lantunan pantun daerah.
Acara ini mencerminkan semangat kebersamaan lintas generasi yang sangat kuat. Kehadiran Bunda Literasi Flores Timur bersama Ketua Pokja Literasi serta jajaran pejabat terkait memberikan dukungan moril yang signifikan bagi keberlanjutan gerakan ini. Menurut pengamatan Moh Zaini Ratuloli, antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa masyarakat sangat merindukan ruang publik yang mampu menyatukan nilai-nilai edukasi dengan hiburan tradisional.
Melalui festival ini, Literasi Anak tidak lagi dipandang sekadar aktivitas membaca dan menulis di dalam ruangan, melainkan sebuah gerakan budaya yang dinamis dan menyenangkan. Sinergi antara komunitas, tokoh budaya, dan pemerintah dalam Festival Rinca Ranca diharapkan dapat menjadi pemantik bagi daerah lain untuk terus menjaga identitas lokal melalui pendidikan karakter sejak dini bagi kemajuan nasional.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Manual Editor


