Refleksi Kritis Maria Aryeti dalam Lomba Menulis Tema Aku, Guruku, dan MBG
- account_circle Maria Aryeti Da Rosa Tukan : Pelajar SMPN 2 Larantuka , Penulis Berbakat Flores Timur.
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

LARANTUKA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai respons positif sebagai pilar pendukung pendidikan karakter di wilayah timur Indonesia. Melalui Lomba Menulis Tema Aku Guruku dan MBG yang diselenggarakan oleh Komunitas Jejak Zaman, seorang pelajar bernama Maria Aryeti da Rosa Tukan membagikan kisah inspiratifnya tentang bagaimana program ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sekolahnya di SMP Negeri 2 Larantuka.
Bagi Aryeti, yang setiap hari harus menempuh jarak 5 km dari kaki Gunung Ile Mandiri, kehadiran MBG adalah sebuah kemewahan yang sangat disyukuri. Didampingi oleh wali kelas yang berdedikasi, Ibu Anna Susana W. Ulung, S.Pd, para siswa kini tidak lagi harus menahan lapar saat jam pelajaran berlangsung. Menu lengkap yang terdiri dari susu, buah, ayam goreng, hingga sayur-mayur telah bertransformasi menjadi energi positif yang meningkatkan konsentrasi dan keceriaan siswa di dalam kelas.
Narasi positif ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam menghadirkan pemerataan gizi hingga ke pelosok daerah. Aryeti mengungkapkan bahwa program MBG sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga dan memberikan semangat baru bagi para pelajar untuk hadir di sekolah setiap hari. Suasana belajar menjadi lebih hidup dan penuh optimisme, karena kebutuhan dasar fisik para siswa telah terpenuhi dengan standar gizi yang baik.
Namun demikian, Maria Aryeti juga berharap pengawasan pada kualitas makanan tidak kendur. Dia merasa khawatir dengan pemberitaan media terkait MBG dari daerah lain yang menyebutkan bahwa ditemukan makanan yang kurang layak, akibat ulah oknum tertentu.
Melalui kompetisi yang digelar oleh Komunitas Jejak Zaman ini, suara pelajar dari Flores Timur menegaskan pentingnya keberlanjutan program MBG. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencegah stunting dan mencetak generasi emas Indonesia. Dengan sinergi antara guru, siswa, dan pemerintah, MBG diharapkan tetap menjadi oase bagi Kesejahteraan Pelajar dan motor penggerak ekonomi lokal yang mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing global.
- Penulis: Maria Aryeti Da Rosa Tukan : Pelajar SMPN 2 Larantuka , Penulis Berbakat Flores Timur.
- Editor: Yan Surachman


