Geliat Kreativitas Bengkel Seni Milenial di Flores Timur Usai Libur Panjang Hari Raya
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 84
- print Cetak

FLORES TIMUR – Energi kreatif anak muda di Nusa Tenggara Timur kembali berdenyut kencang. Bengkel Seni Milenial (BSM), wadah kreativitas yang dikenal sebagai ekstrakurikuler paling aktif di SMK Sura Dewa, secara resmi memulai kembali rangkaian aktivitasnya pada Selasa, 7 April 2026. Bertempat di TBM Lautan Ilmu, Flores Timur, pertemuan ini menjadi penanda berakhirnya masa libur panjang yang meliputi Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Paskah. Reuni para anggota ini tidak hanya sekadar ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menyusun langkah nyata bagi wajah kebudayaan lokal.
Dalam pertemuan perdana tersebut, para anggota BSM langsung menunjukkan dedikasinya dengan merumuskan agenda-agenda produktif yang sempat direncanakan sebelum liburan. Semangat kebersamaan yang humanis sangat terasa saat mereka mendiskusikan rencana kerja yang mencakup berbagai disiplin seni. Bengkel Seni Milenial berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi siswa dalam mengeksplorasi potensi diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui karya-karya yang autentik.

Aktivitas hari itu berlanjut ke tahap teknis yang mendalam melalui sesi reading naskah draf awal untuk proyek film pendek. Proses ini diperkuat dengan metode “Lingkar Cerita”, di mana setiap anggota diajak untuk memberikan masukan, kritik, dan gagasan guna memperkaya warna cerita yang sedang dibangun. Pendekatan kolaboratif ini memastikan bahwa setiap karya yang lahir dari rahim BSM merupakan hasil pemikiran kolektif yang matang dan memiliki kedalaman makna.
Sebagai penutup kegiatan yang menyegarkan, para siswa terlibat dalam permainan “Zip Zap Zup”. Gim ini bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen penting untuk melatih konsentrasi, ketangkasan, dan solidaritas antar anggota setelah sekian lama tidak berinteraksi secara intensif. Aktivitas positif yang dijalankan oleh Bengkel Seni Milenial ini membuktikan peran vital SMK Sura Dewa dalam mendukung pengembangan karakter siswa melalui jalur seni dan budaya yang inklusif.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Manual Editor

