Lazio Buktikan Kelas Saat Bertanding Lawan Atalanta
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
- visibility 193
- print Cetak

Lazio akan membuktikan trend positif yang sudah mereka raih dalam lima pertandingan terakhir. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Biancoceleste mengumpulan 13 poin dari hasil empat kemenangan dan sekali seri saat menjamu Napoli di Olimpico. Laga melawan tuan rumah Atalanta (5/2/2024) menjadi tolok ukur apakah tim ibukota ini layak untuk masuk zona Liga Champions musim depan.
Atalanta sendiri bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Atalanta berada di peringkat empat klasemen sementara Seri-A. Lima laga terakhir di Seri-A, tim dari Bergamo ini hanya terjungkal sekali saat melawan Bologna. Bahkan Atalanta tercatat menahan imbang AS Roma dan sempat mengalahkan AC Milan di San Siro dengan skor 1-2 di perempat final Coppa Italia.
Lazio pada pertandingan terakhir tampil efektif melawan Napoli. Dengan penguasaan bola hanya 39%, justru Biancoceleste lebih sering mengancam gawang Napoli. Bahkan tim Elang Biru ini bisa menang jika gol akrobatik Tati tidak dianulir karena terjebak offside. Laga Atalanta kontra Lazio bisa dipastikan sebagai laga paling seru di Seri-A pekan ini.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.
