Kak Itania Ramadhani Berikan Resume Asal Usul Lewo Balaweling
- account_circle yansurachman
- calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
- visibility 118
- print Cetak

Itania Ramadhani melakukan resume buku asal usul lewo di Kabupaten Flores Timur. Menurutnya, banyak sekali cerita tentang asal usul lewo di Flores Timur. Tetapi, dia lebih tertarik dengan cerita asal usul lewo Balaweling yang di tulis oleh KELEMENSIUS YAKOBUS KELENG S. Pd, Gr.,
Buku ini menceritakan tentang kehidupan jaman dulu yang menggambarkan tentang seseorang perempuan yang menemukan seorang bayi di dalam bambu.
Kehidupan mereka bertahan dengan berburu, laki² tersebut menemukan istri dan keduanya memiliki 7 anak, yang membuat lewo (desa) dengan keluarga masing-masing.
Tapi dj perjalanan waktu mereka terkena virus dan harus pindah ke tempat baru atau lewo baru.
Tetapi wabah virus tersebut tetap melanda dan mereka harus berpindah- pindah sampai ke lewo yang terakhir yaitu lewo Balaweling yang sekarang di tepati keturunannya.
Ternyata nama lewo Balaweling di ambil karena peristiwa di temukannya bala (gading) di pohon yang tidak bisa di tumbang sampai dengan sekarang.
Bagi Itania , ada pelajaran hidup yang bisa di ambil dari cerita tersebut. Yakni bertahan hidup di jaman dulu begitu susah, tetapi kita yang di jaman modern masih saja mengeluh akan kehidupan. Padahal semua yang dibutuhkan sudah ada dan lengkap.
Apa tidak malu sama peradaban dulu yang cuma bisa mengendalikan keahlian memburu untuk bertahan hidup?
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

