Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas Jejak Zaman » Tempat Wisata Budaya Dan Pembayaran Non Tunai Di Indonesia

Tempat Wisata Budaya Dan Pembayaran Non Tunai Di Indonesia

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Di Indonesia, terdapat banyak tempat wisata budaya yang telah menerapkan metode pembayaran non tunai untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Berikut ini adalah beberapa contoh tempat wisata budaya di Indonesia yang menerima pembayaran non tunai:

  1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) – Jakarta: TMII adalah sebuah taman wisata budaya yang menampilkan miniatur dari berbagai suku, budaya, dan tradisi di Indonesia. Di sini, pengunjung dapat menggunakan metode pembayaran non tunai seperti kartu debit atau kartu kredit untuk pembelian tiket masuk, makanan dan minuman di restoran, atau berbelanja di toko-toko suvenir.
  2. Borobudur – Yogyakarta: Borobudur adalah situs candi Buddha terbesar di dunia dan merupakan salah satu tempat wisata budaya yang ikonik di Indonesia. Di kompleks Borobudur, pengunjung dapat menggunakan pembayaran non tunai seperti e-wallet atau transfer bank melalui aplikasi mobile payment untuk membeli tiket masuk, makanan dan minuman di warung, atau membeli produk-produk lokal di area sekitar.
  3. Taman Sari – Yogyakarta: Taman Sari merupakan kompleks bangunan sejarah yang dulunya merupakan kompleks istana dan tempat rekreasi Kesultanan Yogyakarta. Di sini, pengunjung dapat menggunakan pembayaran non tunai seperti kartu debit atau kartu kredit untuk membayar tiket masuk, menyewa audio guide, atau membeli produk-produk lokal di area sekitar.
  4. Ubud – Bali: Ubud adalah pusat seni dan budaya di Bali yang terkenal dengan pertunjukan tari, galeri seni, dan kerajinan tangan. Banyak toko, restoran, dan galeri seni di Ubud telah menerima pembayaran non tunai, seperti e-wallet, kartu debit/kredit, atau pembayaran melalui aplikasi mobile payment.
  5. Lawang Sewu – Semarang: Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah yang memiliki nilai budaya dan arsitektur yang menarik. Di sini, pengunjung dapat menggunakan metode pembayaran non tunai seperti kartu debit/kredit untuk pembelian tiket masuk, penyewaan audio guide, atau membeli produk-produk suvenir di toko Lawang Sewu.
  6. Benteng Vredeburg – Yogyakarta: Benteng Vredeburg adalah kompleks bersejarah yang berfungsi sebagai museum sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Di sini, pengunjung dapat menggunakan metode pembayaran non tunai seperti kartu debit/kredit atau e-wallet untuk pembelian tiket masuk, makanan dan minuman di kafe, atau berbelanja di toko suvenir.
  7. Museum Nasional – Jakarta: Museum Nasional adalah museum terbesar di Indonesia yang menampilkan koleksi seni, budaya, dan sejarah Indonesia. Di sini, pengunjung dapat menggunakan pembayaran non tunai seperti kartu debit/kredit atau e-wallet untuk pembelian tiket masuk, membayar sewa audio guide, atau berbelanja di toko suvenir di dalam museum.

Pemanfaatan pembayaran non tunai dalam tempat wisata budaya di Indonesia memberikan kemudahan bagi pengunjung dalam melakukan pembayaran, mengurangi penggunaan uang tunai, dan meningkatkan keamanan transaksi. Tempat-tempat wisata budaya ini mengikuti perkembangan teknologi dan menyediakan berbagai metode pembayaran non tunai yang memudahkan wisatawan dalam menikmati pengalaman wisata dan berinteraksi dengan produk-produk lokal di sekitarnya.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
− 4 = 2


Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Nyaring , Generasi Emas 2045 , Literasi Manggarai Timur , Perpustakaan Daerah , Budaya Baca Sejak Dini , Peran Orang Tua , Pegiat Literasi , Pendidikan Karakter , Transformasi Perpustakaan , Pengembangan Kognitif

    Pentingnya Ketrampilan Membaca Nyaring Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Indonesia menatap tahun 2045 sebagai tonggak satu abad kemerdekaan (1945- 2045). Sebuah momentum yang sering disebut sebagai lahirnya “Generasi Emas 2045”. Habitus generasi ini diharapkan tampil sebagai manusia Indonesia yang unggul: cerdas, berkarakter, kreatif, berdaya saing, serta berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa. Namun, generasi emas tidak mungkin lahir secara instan. Ia harus dipersiapkan melalui […]

  • permainan lazio kerap ancam gawang napoli

    Lazio Buktikan Kelas Saat Bertanding Lawan Atalanta

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Lazio akan membuktikan trend positif yang sudah mereka raih dalam lima pertandingan terakhir. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Biancoceleste mengumpulan 13 poin dari hasil empat kemenangan dan sekali seri saat menjamu Napoli di Olimpico. Laga melawan tuan rumah Atalanta (5/2/2024) menjadi tolok ukur apakah tim ibukota ini layak untuk masuk zona Liga Champions musim depan. Atalanta […]

  • TBM Lautan Ilmu Pelatihan Mendongeng

    TBM Lautan Ilmu Buka Pelatihan Mendongeng Untuk Umum

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TBM Lautan Ilmu yang dipimpin oleh Seniman Zaeni Boli ingin berkontribusi positif dalam pelestarian kebudayaan lokal. Zaeni mengatakan bahwa terdapat banyak macam partisipasi terhadap kebudayaan, salah satunya bagaimana kita menjaga nasihat baik leluhur yang ada dalam dongeng. Berdasarkan hal tersebut, TBM Lautan Ilmu membuka diri dalam pelatihan mendongeng khususnya dongeng dari wilayah Nusa Tenggara Timur. […]

  • IMM Abdya , Banjir Aceh , Longsor Aceh , Aksi Solidaritas Mahasiswa , Penggalangan Dana Korban Banjir , Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah , Blangpidie Aceh Barat Daya , Bantuan Kemanusiaan Aceh

    IMM Abdya Kembali Gelar Aksi Solidaritas Tahap II untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh Barat Daya (IMM Abdya) kembali turun ke jalan menggelar aksi kemanusiaan tahap kedua. Aksi ini ditujukan untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Selasa (9/12/2025). Koordinator Lapangan (Korlap), Rian Andika, menjelaskan bahwa penggalangan dana ini rencananya akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. […]

  • Manfaat Pemetaan Lokasi Komunitas Lokal Bidang Kebudayaan Di Suatu Daerah

    Manfaat Pemetaan Lokasi Komunitas Lokal Bidang Kebudayaan Di Suatu Daerah

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pemetaan lokasi komunitas lokal bidang kebudayaan di suatu daerah juga memiliki manfaat yang signifikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari pemetaan tersebut: Pemetaan lokasi komunitas lokal bidang kebudayaan sangat penting untuk melindungi, mempromosikan, dan mengembangkan kebudayaan lokal. Dengan memahami keberadaan dan kegiatan komunitas tersebut, dapat dilakukan upaya yang tepat untuk memperkuat identitas budaya, membangun hubungan […]

  • Musda PPNI lembata Eusabius Nini dan Hambran atapukan bersaing sehat

    Musda III PPNI Lembata Berlangsung Transparan , Eusabius Nino Kia Pimpin Perawat Lembata Periode 2025-2030

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 42
    • 0Komentar

    LEWOLEBA – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Lembata telah merampungkan Musda III yang berlangsung tertib dan lancar. Acara puncak dari Musda yang digelar pada Selasa (28/10/2025) di Olympic Ballroom & Resto, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, ini menghasilkan kesepakatan program kerja baru dan penetapan Eusabius Nino Kia sebagai Ketua DPD […]

expand_less