Breaking News
light_mode
Trending Tags

Yudisium PPG Pendidikan Agama Katolik Batch 3 Kemenag Flores Timur

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 359
  • print Cetak

Sabtu, 06 November 2025 menjadi momen istimewa bagi 85 guru Pendidikan Agama Katolik peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 Kementerian Agama zona wilayah kabupaten Flores Timur. Setelah menjalani rangkaian pendidikan profesi selama kurang lebih 49 hari secara daring di LPTK Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke, para peserta akhirnya mencapai garis akhir melalui kegiatan yudisium yang dipusatkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur. Prosesi ini terselenggara secara hybrid melalui zoom meeting dan disiarkan langsung oleh LPTK STK St. Yakobus Merauke.

Sebelum agenda yudisium dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti upacara seremonial pembukaan yang digelar secara resmi. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Flores Timur, Bapak Yosef A. Babaputra, S.Fil., MM, , Kepala Seksi Pendidikan Katolik, Bapak Adrianus Bajuga Haliwala, S.Ag. Keduanya memberikan sambutan bermakna sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan komitmen para peserta selama menempuh pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Flores Timur menyampaikan proficiat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan proses PPG dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa para guru agama Katolik memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda serta menjadi tumpuan bagi perkembangan gereja dan masyarakat. Beliau juga menambahkan bahwa Kantor Kementerian Agama Flores Timur akan senantiasa menjadi ruang pelayanan yang terbuka dan mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Katolik memberikan apresiasi mendalam kepada peserta atas ketekunan dan kedisiplinan yang ditunjukkan selama masa perkuliahan. Ia menyoroti bahwa capaian ini bukan hanya bentuk keberhasilan akademik, tetapi juga wujud tanggung jawab moral sebagai pendidik yang siap berkarya bagi gereja dan bangsa. Ia berharap momentum kelulusan ini menjadi awal bagi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan agama di lapangan.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Thomas Are, S.Pd selaku peserta sekaligus Ketua Koordinator Tim di sesi akhir setelah Yudisium. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur yang selama proses pendidikan menjadi “rumah cinta” bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa dukungan, bimbingan, serta pendampingan dari pihak kantor telah menjadi energi positif yang menjaga semangat peserta hingga tuntas menyelesaikan seluruh rangkaian PPG.

Usai seremoni pembukaan, peserta diarahkan untuk mengikuti prosesi yudisium secara daring yang dipimpin langsung oleh LPTK STK St. Yakobus Merauke. Suasana haru dan sukacita mewarnai jalannya prosesi, menandai peralihan resmi peserta dari proses pembelajaran menuju pengakuan kelulusan sebagai calon guru profesional.

Menjelang penutupan acara, Bapak Kepala Seksi Pendidikan Katolik bersama Operator Pendidikan Katolik kembali hadir untuk memberikan sosialisasi terkait mekanisme administrasi lanjutan. Salah satu informasi penting yang disampaikan adalah mengenai prosedur dan persyaratan tunjangan sertifikasi yang dijadwalkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Sosialisasi ini diharapkan menjadi panduan awal bagi peserta dalam menyiapkan kelengkapan administrasi pasca-yudisium.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stikes Maranatha kupang saverinus suhardin

    STIKES Maranatha Kupang Terima Delegasi ISC Timor Leste: Implementasi Kerja Sama Internasional

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 247
    • 0Komentar

    STIKES Maranatha Kupang dan Instituto Superior Cristal (ISC) Timor Leste resmi memulai implementasi kerja sama internasional dengan kunjungan delegasi ISC pada Kamis (13/03/2025) di kampus yang berlokasi di Jl. Kampung Bajawa-Nasipanaf, Kab. Kupang, NTT. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi akademik dan pengabdian masyarakat lintas negara. Kehadiran delegasi ISC Timor Leste yang terdiri […]

  • PGRI Perjuangkan Nasib Guru

    Perjuangan PGRI Didengar Mahkamah Agung, Guru Berusia Di Atas 50 Tahun Bisa Ikut Program Guru Penggerak

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Perjuangan yang gigih dan tidak kenal lelah yang ditunjukkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) dari waktu ke waktu selalu membuahkan hasil yang menggembirakan bagi para guru. Perjuangan berdarah-darah hingga lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, guru menerima Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG) setara dengan satu kali gaji pokok, perjuangan […]

  • Peran Lembaga Pendidikan, Komunitas Lokal, Orang Ahli, Dan Keluarga Dalam Kebudayaan Daerah

    Peran Lembaga Pendidikan, Komunitas Lokal, Orang Ahli, Dan Keluarga Dalam Kebudayaan Daerah

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Lembaga pendidikan, komunitas lokal, orang ahli, dan keluarga memainkan peran yang penting dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah. Berikut adalah peran masing-masing dalam konteks kebudayaan daerah: Kombinasi peran dari lembaga pendidikan, komunitas lokal, orang ahli, dan keluarga saling melengkapi dan saling mendukung dalam melestarikan, mengembangkan, dan meneruskan kebudayaan daerah kepada generasi mendatang.

  • Cara Menggunakan Lisensi Creative Common

    Cara Menggunakan Lisensi Creative Common

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Untuk menggunakan lisensi Creative Commons pada karya Anda, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti: Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menggunakan lisensi Creative Commons dengan benar untuk melindungi karya Anda dan memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut sesuai dengan preferensi Anda.

  • pertujukkan Herman Johannes oleh Nara Teater Larantuka Flores Timur

    Herman Johannes , Perjuangan Yang Patut Dikenang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Dari bumi Nusa Tenggara Timur telah lahir banyak orang hebat yang berkontribusi bagi Negeri ini tiga diantaranya tercatat sebagai Pahlawan Nasional salah satunya Herman Johannes seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Rote Nusa Tenggara Timur. Kontribusi besarnya telah diakui oleh Negara baik semasa agresi militer Belanda ke 1 dan ke 2 ataupun setelah kemerdekaan seorang […]

  • Peran Media Massa Online Dalam Memajukan Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan

    Peran Media Massa Online Dalam Memajukan Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Peran Media Massa Online Dalam Bidang Pendidikan Media massa online di Indonesia memainkan peran penting dalam memajukan bidang pendidikan. Berikut adalah beberapa peran utama media massa online dalam memajukan pendidikan di Indonesia: Penting untuk dicatat bahwa akses yang merata ke media massa online dan literasi digital adalah tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan manfaat penuh […]

expand_less