Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keseruan Membuat Cerita Bersama Zaeni Boli

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
  • visibility 201
  • print Cetak

Saya ( Zaeni Boli ) merasakan bahwa internet  adalah sebuah godaan  bagi tugas tugas yang dirasakan  sulit , namun sesungguhnya  kita dapat menemukan  inspirasi  dari hal hal sederhana.  Hal yang  paling penting dalam belajar adalah  nilai nilai  kejujuran  . Nilai kejujuran  hal yang mesti tertancap kuat ke dalam hati agar hidup memiliki  nilai nilai integritas  yang  kokoh dan kuat.

Bertempat di SMK Sura Dewa tepatnya di kelas 10 Keperawatan  B  peserta didik  yang dibagi kedalam 4 kelompok  belajar membuat naskah  sederhana  dari inspirasi  sekitar,  sebelum nya anak anak dibekali dengan pengetahuan  pembuat alur cerita di mulai dari pengenalan tokoh , konflik , kemudian  klimaks sampai pada resolusi  . Konsep cerita yang  diperkenalkan  oleh seorang Filusuf bernama Aristoteles.

Ada 4 cerita menarik yang coba dihadirkan  dalam 4 kelompok dari mulai tema sampai isi cerita salah satu cerita tentang bullying . Terkait hal ini kita sebagai pendidik tidak boleh menutup mata akan hal ini yang mana  terkadang  masih kita jumpai . Penyadaran  serta edukasi  yang  benar terkait hal ini bis melalui  pertunjukan  drama singkat atau film pendek .

Jalan untuk kemungkinan  kemungkinan  tersebut masih terbuka lebar untuk dieksekusi ke dalam sebuah karya . Bukan tidak mungkin  dari langkah langkah kecil ini peserta  didik  akan memiliki  karyanya sendiri dan pendidik menjadi pendamping  bagi karya karya baik dari peserta  didik . Dalam pembuatan  karya atau naskah cerita  peserta didik menemukan  dirinya dalam kebahagiaan  dan renyah tawa.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda III PPNI Lembata Berlangsung Transparan , Eusabius Nino Kia Pimpin Perawat Lembata Periode 2025-2030

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    LEWOLEBA – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Lembata telah merampungkan Musda III yang berlangsung tertib dan lancar. Acara puncak dari Musda yang digelar pada Selasa (28/10/2025) di Olympic Ballroom & Resto, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, ini menghasilkan kesepakatan program kerja baru dan penetapan Eusabius Nino Kia sebagai Ketua DPD […]

  • 5 Alasan Pertandingan Barcelona vs Granada 3-3 Sangat Menarik

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Barcelona dan Granada bertemu dalam lanjutan LaLiga, di mana enam gol tercipta di Estadi Olimpic Lluis Companys. Pertandingan berakhir imbang 3-3 pada Senin, 12 Februari 2024. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pertandingan ini berakhir dengan skor yang menarik: Lamine Yamal, Penyelamat Blaugrana: Penyerang muda Barcelona, Lamine Yamal, menjadi pahlawan dengan mencetak gol pada laga melawan […]

  • Merayakan Hari Puisi Indonesia, Ngopi Puisi 15 Jadi Ruang Ekspresi Generasi Muda Larantuka

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Astika Koten : Pegiat Literasi, Guru SMP Satap Nobo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Perayaan Hari Puisi Indonesia di ujung timur Flores berlangsung penuh makna melalui gelaran Ngopi Puisi 15. Acara yang diinisiasi oleh Bengkel Seni Milenial (BSM) ini berhasil menciptakan atmosfer yang hangat, sederhana, namun sangat berkesan. Momentum ini membuktikan bahwa sastra mampu menjadi jembatan emosional sekaligus media pembelajaran karakter bagi masyarakat, khususnya generasi muda di […]

  • Bengkel Seni Milenial Rayakan Toleransi Lewat Bukber Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 218
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Komunitas Bengkel Seni Milenial (BSM) SMK Sura Dewa Larantuka menggelar agenda Buka Puasa Bersama (Bukber) lintas generasi yang penuh khidmat di TBM Lautan Ilmu, Jumat (13/3/2026) sore[cite: 16, 32]. Momen ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa dari dua pilar iman yang berbeda, yakni Puasa Ramadhan bagi umat Islam dan Puasa […]

  • Doni Wakili SMK Suradewa dalam Pelatihan Dasar Kepemimpinan Flores Timur 202

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Flores Timur — Salah satu siswa berprestasi dari SMK Suradewa, Vinsensius Doni Laot, dipercaya mewakili sekolah dalam kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Dinas PKO Kabupaten Flores Timur. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 14–15 November 2025, bertempat di Penginapan Milik Keuskupan Larantuka, Flores Timur. Doni, siswa kelas 10 program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) […]

  • Bengkel Seni Milenial Gelar Ngopi Puisi 14 , Bukti Konsistensi Dalam Giat Kesenian

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bengkel Seni Milenial kembali menegaskan perannya sebagai wadah tumbuhnya ekosistem kesenian yang mandiri dan berkelanjutan. Melalui unggahan reflektif Founder Bengkel Seni Milenial, Moh Zaini Ratuloli , muncul pesan kuat tentang arti penting konsistensi, kolaborasi, dan kerja nyata dalam menghidupkan seni di tengah keterbatasan. Lebih dari satu dekade lalu, seorang sastrawan di Bekasi pernah mengeluhkan minimnya […]

expand_less
Exit mobile version