Siapkan Bidan Profesional, Prodi D-III Kebidanan STIKes Maranatha Kupang Bekali Mahasiswa dengan Pelatihan Gadar Maternal dan Kelas Ibu

Pelatihan stikes maranatha kupang

KUPANG – Program Studi Diploma III Kebidanan STIKes Maranatha Kupang menggelar kegiatan “Pelatihan Kelas Ibu dan Gawat Darurat Maternal-Neonatal” sebagai upaya mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing, khususnya di bidang kebidanan komunitas.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, 18–21 November 2025, di Aula STIKes Maranatha Kupang, dan melibatkan 113 mahasiswa semester V. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki lahan praktik maupun dunia kerja.

Penguatan Kompetensi Komunitas dan Gawat Darurat
Ketua Prodi D-III Kebidanan, Dr. Roslin E. M. Sormin, S.ST., M.Kes, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda akademik tahunan, melainkan bagian dari strategi menghadapi dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pelatihan ini sangat penting karena mendukung visi Prodi dan standar pendidikan kesehatan nasional. Kami ingin meluluskan bidan yang unggul dalam pelayanan komunitas, profesional, serta memiliki integritas,” ujar Dr. Roslin.

Ia menjelaskan bahwa peserta dibekali dua kelompok kompetensi esensial. Pertama, keterampilan komunitas seperti pemanfaatan Buku KIA, komunikasi efektif, serta teknik pengelolaan kelas ibu hamil. Kedua, keterampilan penanganan gawat darurat maternal-neonatal, mulai dari penilaian cepat, manajemen perdarahan, hingga tindakan awal pada bayi dengan asfiksia.

“Di akhir pelatihan, mahasiswa menerima sertifikat keterampilan yang akan dicantumkan dalam SKPI. Ini menjadi nilai tambah bagi mereka ketika bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

Menghadirkan Narasumber dan Praktisi Profesional
Untuk memastikan kualitas pembelajaran, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian. Mereka adalah dr. Kristian Ratu, Sp.OG , dr. David Wau, Sp.A , Damita Palalangan, A.Md.Keb., S.KM., M.Hum , Dr. Roslin E. M. Sormin , Adriana Uli, S.ST., M.Kes.

Sesi pelatihan turut dipandu oleh Master of Trainer Yulita Silab, Amd.Kep.
Selain materi teori, mahasiswa mengikuti sesi praktik intensif yang dibimbing fasilitator tersertifikasi dari Prodi D-III Kebidanan. Para fasilitator tersebut meliputi:
Bdn. Yosefa Sarlince Atok, Belandina A. Nggadas, Atalia Pili Mangngi, Bdn. Brigita Dina Manek, Sonida Srimega D. Babis, Maria M. T. Duka, Deviserlina Babys, Avelina P. Gusman, Windy Anisa Veryany Fanggi, Bdn. Ni Putu I. Dewi P. Murti, Ninick Corea Fernandez, Diah Ayu Dwi Satiti, Ermi Lilianda Alang, Bernadeta Erni, Fitria Atapukang, dan Isna Y. Babys.

Pendamping fasilitator yang turut mendukung jalannya praktik adalah Filpin Luciami A. Haning dan Oktaviana T. M. B. Adam.

Apresiasi dan Harapan
Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja keras panitia pelaksana. Koordinasi kegiatan dipimpin oleh Avelina P. Gusman dengan dukungan sekretaris Diah Ayu Dwi Satiti, serta seluruh dosen dan staf yang terlibat.

Pada sesi penutupan, Dr. Roslin menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak atas dukungan penuh yang diberikan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Maranatha Nusa Tenggara Timur atas fasilitas dan kepercayaan yang telah diberikan.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada Ketua STIKes Maranatha Kupang, Ibu Awaliyah M. Suwetty, S.Kep., Ns., M.Kep, beserta jajaran pimpinan atas arahan dan dukungan administratif yang memungkinkan kegiatan ini berjalan baik,” ujarnya.

Penghargaan juga diberikan kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang memastikan pelatihan selaras dengan standar profesi, serta kepada seluruh narasumber dari kalangan dokter dan praktisi.

“Harapan kami, mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini dapat tumbuh menjadi bidan yang komunikatif, empatik, dan tanggap. Semoga mereka menjadi tenaga kesehatan muda yang mengabdi dengan hati, baik di komunitas maupun fasilitas pelayanan kesehatan,” tutup Dr. Roslin.

Exit mobile version