ACEH BARAT DAYA – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Gampong Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya berlangsung meriah dan penuh antusias. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, 20–24 November 2025, di halaman Masjid At-Taqwa Alue Padee dan resmi ditutup pada Senin (25/11/2025).
Suasana haru dan bangga mewarnai acara penutupan. Para wali peserta dan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pengumuman para juara lomba FASI.
Tokoh masyarakat Gampong Alue Padee, Ust. Mukhlis Muhdi, dalam sambutannya mengenang perjalanan panjang upaya memakmurkan masjid di desanya. Ia menceritakan kembali masa-masa awal perjuangan pada tahun 1998, ketika baru pulang dari bangku kuliah dan bersama rekan-rekannya mulai menghidupkan suasana masjid.
“Dulu kami menganggap masjid hanya tempat beribadah yang tidak boleh didatangi anak-anak, apalagi untuk bermain. Kita lupa bahwa jika anak-anak tidak dekat dengan masjid, mereka akan mendapatkan pengaruh yang tidak bermanfaat dari luar,” ujarnya.
Pada tahun 1998, Ust. Mukhlis dan para pemuda setempat mulai mengubah cara pandang tersebut. Mereka mendorong masyarakat untuk membuka ruang bagi anak-anak agar terbiasa berada di lingkungan masjid. Dari semangat itu lahirlah sebuah lembaga pendidikan Al-Qur’an yang saat itu dikenal dengan nama Ikhwanul Muslimin, bahkan menghadirkan metode-metode baru dalam pembelajaran Al-Qur’an.
Ust. Mukhlis yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRK Abdya, mengakui bahwa semangat tersebut sempat mengalami kemunduran seiring perjalanan waktu. Namun, ia bersyukur karena tahun ini geliat itu mulai tumbuh kembali.
“Kita berharap semangat membangun, membina, dan mendidik generasi tidak pernah terputus. Dengan adanya kegiatan seperti FASI ini, apalagi melibatkan banyak sarjana dan panitia muda, kita berharap lahir inovasi-inovasi baru agar masjid kita terus ramai dengan aktivitas bermanfaat,” tutupnya.


















