Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nara Teater Persiapkan Pentas Ibu Tanah Di Tahun 2025

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

Nara Teater asuhan Silvester Petara Hurit akan mementaskan teater dengan judul “Ibu Tanah” di tahun 2025. Karya ini rencananya akan dipentaskan di Flores Timur daratan, Solor, Adonara dan Lembata.

Pentas “Ibu Tanah” lahir dari pembacaan akan pengalaman traumatik sejarah yakni konflik panjang perang saudara akibat adu-domba bangsa kolonial Eropa terutama Belanda. Ingatan kelam akan konflik dan luka kolektif masih terasa hingga hari ini. Kerugian yang paling besar sebenarnya adalah mengendurnya budaya saling topang dan saling rawat dalam produksi dan distribusi kebutuhan hidup. Masyarakat pesisir dan gunung di masa lalu membangun persaudaraan yang kental selama berabad-abad dalam ketergantungan produktif saling menopang kebutuhan hidup. Akar konflik sebenarnya adalah konstruksi narasi kolonial lewat mitos Paji-Demon yang sesungguhnya adalah pemelintiran dari mitologi tua Lamaholot.

Pentas “Ibu Tanah” adalah konstruksi teks perlawanan sekaligus pembongkaran terhadap konstruksi narasi kolonial lewat mitos Paji-Demon. Bahwa secara mitologi maupun kosmologi, Ibu Tanah (Ina Tana Ekan) adalah Ibu Agung/Ibu Asal/Ibu Kosmik yang merangkul dan mempersatukan. Kekuatan maskulintas adalah kekuatan kreatif (dinamis) sedangkan feminitas yang terepresentasi dalam Ibu Tanah adalah kekuatan pemersatu yang merangkul dan menentramkan.
Tanah idealnya bukan jadi pemicu konflik atau perselisihan melainkan jadi pemersatu. Ini mengingat sifat Ibu Tanah yang berbagi (distributif). Memberi dirinya bagi kehidupan semua mahkluk.

Pentas “Ibu Tanah” berisi sehimpun pengalaman aktor belajar bersama petani ladang, pelaut, tukang ojek, pedagang, pelaku ritual, penenun, pengrajin bambu, maestro sastra lisan terutama pencerapan pengalaman akan kemurahan Ibu Tanah. Pengalaman pertemuan tersebut dapat berupa kisah, nyanyian, mantra, gerak, produk kerajinan dan sebagainya. Pengalaman tersebut dibagi bersama dalam proses latihan di ladang, di pantai, di bukit sebagai jalan penyatuan dengan irama kehidupan semesta (Ibu Tanah). Hasil akhir dari proses penemuan teks bersama ini dibawa dipentaskan di empat pulau yakni: Flores Timur daratan, Adonara, Solor dan Lembata. “Ibu Tanah” dihadirkan sebagai kontra teks Paji-Demon. Pembongkaran narasi konstruksi kolonial sekaligus rekonstruksi sejarah dan kultural melalui teater.
Karya teater Ibu Tanah digagas dengan tujuan antara lain: (1) Membongkar narasi kolonial pemecah-belah (2) Sebagai sarana edukasi dan pencerdasan masyarakat (3) Media kohesi sosial (4) Menciptakan budaya saling topang (5) Mendekatkan masyarakat dengan tanahnya.

Jhon Dasilva sebagai salah satu aktor senior Nara Teater mengatakan bahwa selama ini Nara Teater konsen melakukan penggalian biografi dan jati diri kultural dengan menjadikan khazanah, mitologi, mantra/sastra tutur, ritus, nyanyian, gerak/tarian sebagai bahan untuk merancang-bangun pertunjukan. Proses kreatif Nara Teater adalah upaya menghadirkan tubuh (diri) dalam ruang sebagai sebuah pengalaman penemuan/pembacaan kembali diri dengan segala lapis-lapis pengalaman kedirian/ketubuhan yang dimiliki dalam konteks dan pergerakan waktu yang dinamis. Teater hadir sedekat-dekatnya dengan persoalan hidup masyarakatnya. Terus bicara (:hidup). Berkontribusi kepada publiknya dengan mengelola apa yang ada dan mengoptimalkan apa yang dipunyai.

Rin Wali yang saat ini bertindak sebagai ketua Nara Teater menjelaskan bahwa perjalanan kekaryaan Nara Teater yang sudah cukup panjang menjelaskan visi dan komitmen bersama untuk belajar dan berbagi melalui teater. “Kami berkarya dan tumbuh dalam keterbatasan. Berproses dengan sabar selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapat apresiasi dan dukungan termasuk pendanaan dari Indonesiana dalam karya ini”.

Martin Kabelen salah satu aktor Nara Teater menyatakan bahwa walau mengajar di SMP Panca Marga Kolimasang Adonara namun ia selalu berusaha tepat waktu mengikuti latihan di Larantuka. Pendiri dan Sutradara kami selalu bilang, “Di Nara Teater kami belajar untuk keras dengan diri sendiri; berkomitmen, mencintai proses, serius berlatih dan belajar berbagi. Seni adalah daya hidup, perjuangan nurani dan corong kritisisme publik”.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PK IMM STKIP Muhammadiyah, Putra Puadi, Musykom VIII Abdya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, STKIP Muhammadiyah Abdya, Formatur IMM, Mahasiswa Aceh Barat Daya, Kaderisasi IMM

    Putra Puadi Terpilih Pimpin PK IMM STKIP Muhammadiyah Abdya 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BLANGPIDIE – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM STKIP Muhammadiyah) Aceh Barat Daya resmi memiliki nakhoda baru. Putra Puadi terpilih sebagai Ketua Umum periode 2025-2026 dalam Musyawarah Komisariat (Musykom) VIII yang diselenggarakan di Aula STKIP Muhammadiyah Abdya pada Ahad (15/2/2026). Pelaksanaan musyawarah kedaulatan tertinggi di tingkat komisariat ini berlangsung selama dua hari. Agenda tersebut […]

  • Pimpinan Cristal Foundation Berikan kuliah di stikes Maranatha

    Pimpinan Cristal Foundation Bahas Bahasa dan Budaya di STIKes Maranatha Kupang

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bertempat di Kampus STIKes Maranatha Kupang, NTT, Presiden Eksekutif Cristal Foundation, Dr. Agostinho dos Santos Gonçalves, L.Ec, MM, memberikan kuliah umum bertajuk “Bahasa Portugis di Timor Leste: Jembatan Budaya dan Dinamika Kekerabatan dengan Nusa Tenggara Timur” pada Rabu (19/03/2025). Cristal Foundation adalah yayasan yang menaungi Instituto Superior Cristal (ISC) Timor Leste. Kunjungan ini merupakan bagian […]

  • Perbedaan Perpustakaan Keliling, Perpustakaan Konvensional, Dan Perpustakaan Digital

    Perbedaan Perpustakaan Keliling, Perpustakaan Konvensional, Dan Perpustakaan Digital

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Perpustakaan Keliling: Perpustakaan Keliling adalah sebuah perpustakaan yang bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk memberikan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Biasanya, perpustakaan keliling menggunakan kendaraan seperti bus atau truk yang telah diubah fungsinya menjadi perpustakaan mini yang dilengkapi dengan koleksi buku. Tujuan utama perpustakaan keliling adalah untuk mencapai masyarakat yang sulit mengakses […]

  • Wilbrodu k wungbelen resmikan pondok baca lewo pada hariguru nasional

    Resmikan Pondok Baca Lewo , SMPN 1 Lewolema Membuat Capaian Baru Dalam Satu Dekade

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    HUT PGRI 79 dan Hari Guru Nasional 30 tahun 2024 menjadi capaian baru bagi SMPN 1 Lewolema . Hal ini karena pada momen 25 November 2024, Wilbrodus K. Wungbelen, S.Pd (Kepala Sekolah ) melakukan peresmian pondok baca, launching buku karya siswa , dan peluncuran film pendek karya siswa. Sejak pertama kali berdirinya sekolah tahun 2015, […]

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok Jakarta menggelar program padat karya. Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara turut terlibat dalam kegiatan ini. “Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk […]

  • Laptop Advan AI terlaris kisaran 9 juta amd ryzen 8845HS GPU Radeon 780M

    Laptop Advan Terlaris : Advan AI Gen Hadir dengan Performa Tinggi dan Teknologi AI

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Flores Timur – Tren laptop berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang di Indonesia, dan salah satu produk yang kini mendapat sorotan adalah Laptop Advan AI Gen, yang digadang-gadang sebagai salah satu Laptop Advan Terlaris berkat kombinasi desain modern dan performa profesional. Advan AI Gen hadir dengan tampilan minimalis, stylish, serta bobot ringan yang membuatnya nyaman […]

expand_less