Bengkel Seni Milenial Mulai Syuting Film Pendek Perdana
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

LARANTUKA – Komunitas Bengkel Seni Milenial (BSM) kembali melakukan gebrakan kreatif dalam dunia seni pertunjukan. Pada Rabu, 6 Mei 2026, kelompok anak muda yang berbasis di Flores Timur ini resmi memulai proses syuting film pendek perdana mereka yang berlokasi di TBM Lautan Ilmu. Langkah ini merupakan upaya strategis BSM untuk meningkatkan level kreativitas dari panggung teater menuju dunia sinematografi yang lebih luas.
Transformasi dari seni lakon ke produksi audio-visual diakui bukanlah perkara instan. Proses ini menuntut dedikasi waktu, tenaga, serta perjuangan signifikan dari seluruh kru dan pemain. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, semangat anak-anak BSM tidak surut untuk mengeksplorasi media baru dalam berkarya. Untuk memastikan kualitas produksi, proyek ini mendapatkan pendampingan teknis langsung dari Syaiful Bethan, seorang videografer profesional yang telah berpengalaman melahirkan berbagai karya visual bermutu.
Dalam garapan ini, Nur Aqilah dipercaya mengemban amanah sebagai produser. Ia memimpin koordinasi tim yang terdiri dari para pemain dan kru yang sangat antusias dalam menjalani setiap adegan yang sebelumnya telah dilatih secara intensif. Kehadiran mentor ahli seperti Syaiful Bethan memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para anggota BSM untuk memahami seluk-beluk produksi film, mulai dari teknik pengambilan gambar hingga manajemen produksi di lapangan.
Menurut catatan Moh Zaini Ratuloli, proses syuting ini ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026 agar dapat segera memasuki tahapan penyuntingan atau editing. Meskipun judul film tersebut masih dirahasiakan, BSM menargetkan karya sinematik ini dapat diluncurkan secara resmi pada awal Juni mendatang. Proyek ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu melahirkan karya inovatif yang kompetitif dan mampu memperkaya khazanah kebudayaan nasional.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Manual Editor


