Birgita Sebut Ngopi Puisi 15 Adalah Ruang Ekspresi Inklusif Pemuda Flores Timur
- account_circle Birgita Date Lamanepa : Penulis Muda Flores Timur , Pelajar SMK Sura Dewa Larantuka
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 0
- print Cetak

LARANTUKA – Semangat literasi dan seni pertunjukan kembali membara di ujung timur Pulau Flores melalui gelaran Ngopi Puisi 15. Acara yang diinisiasi oleh Bengkel Seni Milenial (BSM) pada Selasa, 28 April 2026 ini, berhasil mentransformasi sebuah kafe lokal menjadi panggung kreativitas bagi anak-anak muda yang ingin menyuarakan pemikiran dan pengalaman hidup mereka melalui balutan sastra.
Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti kegiatan yang telah menjadi agenda wajib tahunan BSM tersebut. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018, program ini konsisten digelar dua kali dalam setahun sebagai wadah terbuka bagi generasi muda. Dalam edisi ke-15 ini, para peserta secara bergantian menampilkan berbagai disiplin seni, mulai dari pembacaan puisi yang emosional, pertunjukan monolog yang kuat, hingga perpaduan seni tari dan suara yang memukau penonton.
Birgita Date Lamanepa mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ruang bagi anak muda Flores Timur untuk mengenal seni dan sastra secara lebih mendalam. Fokus utama dari gerakan ini adalah mendorong peserta didik untuk menciptakan karya yang berpijak pada realitas kehidupan nyata. Sambil menikmati secangkir kopi, para peserta tidak hanya sekadar tampil, tetapi juga menjalin kebersamaan yang sarat akan nilai-nilai edukasi karakter.
Eksistensi Ngopi Puisi 15 membuktikan bahwa sastra mampu menjadi instrumen efektif dalam membangun kepercayaan diri pemuda. Dengan memanfaatkan ruang publik seperti kafe lokal, Bengkel Seni Milenial berhasil meruntuhkan batasan antara seniman dan masyarakat luas. Inisiatif kolektif ini diharapkan terus berkelanjutan guna melahirkan generasi kreatif yang mampu menyalurkan aspirasi mereka secara positif dan berkontribusi pada kemajuan identitas budaya nasional.
- Penulis: Birgita Date Lamanepa : Penulis Muda Flores Timur , Pelajar SMK Sura Dewa Larantuka
- Editor: Manual Editor


