Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemuda Ini Harus Melakukan Perjalanan 1.334 KM Sebelum Akhirnya Diangkat Menjadi PNS Dosen Di Universitas Terkemuka

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

Antonius Ruron kini menjadi PNS Dosen Di Universitas Timor, dia bercerita kepada “Redaksi” tentang kisahnya yang menempuh 1.334 KM sebelum menerima pengumuman kelulusan. Ternyata jarak ribuan kilometer yang dia tempuh itu adalah kisahnya bermotor dari Larantuka (ujung timur Pulau Flores) – Labuan Bajo (ujung barat Pulau Flores) PP, berikut detailnya.

Ide motoran ke Labuan Bajo itu muncul tiga hari sebelum hari keberangkatan. Hari Jumat sore waktu itu. Tidak banyak pertimbangan karena sepertinya menarik untuk dieksekusi. Menantang dan terpenting tujuannya adalah Labuan Bajo. Walaupun jarak di google maps 667 KM. Lahir dan tumbuh besar di Flores lalu tidak pernah ke Labuan Bajo itu kayaknya kuno dan tergolong manusia lemah.

Sabtu pagi saya ke bengkel, servis motor FreeGo 125 cc yang akan kami kendarai. Ganti oli, ganti kampas rem, ganti ban. Istri di rumah mempersiapkan pakaian dan barang bawaan yang diperlukan selama perjalanan. Barang yang dipersiapkan sehemat mungkin, mengingat perjalanan menggunakan sepeda motor.

Sabtu sore kita tetap olahraga seperti biasanya. Sepedaan dan jogging. Fisik yang prima menjadi modal utama menjalankan rencana ini. Apalagi perjalanan low budget pastinya akan sangat menguras fisik.

Hari minggu kita lanjutkan persiapan, beberes rumah biar dtinggal dalam keadaan rapih. Motor dicuci bersih, penuhkan tangki bensin dan pastikan semua dalam keadaan normal. Persiapan bekal untuk makan di perjalanan lalu lanjut istirahat yang cukup.

Senin pagi jam 04.00 kami bangun dan bersiap jalan. Jam 05.00 kami keluar dari Kota Larantuka. Mulai menyusuri jalan terpanjang di Pulau Flores. Melewati tempat yang belum pernah kami lewati sebelumnya. Petualangan tanpa banyak rencana A dan B. Hanya gagasan, persiapan singkat dan pergi.

Satu jam perjalanan kami melewati lembah Hokeng. Gunung Lewotobi yang waktu itu masih tenang dan tenteram menyambut dengan hawa dinginya. Istirahat pertama di perjalanan ini di gapura perbatasan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Karena bangun kepagian dan hawa dingin khas daerah pegunungan membuat ngantuk. Perjalanan kami lanjutkan 20 menit kemudian.

Sekira pukul 07.30 kami memasuki Kota Maumere, perhentian berikutnya di SPBU. Butuh Rp. 22.000,- untuk mengisi bensin sampai penuh kembali. Karena sepertinya masih mengantuk, kami mampir ke rumah kerabat. Sarapan pagi di sana, kemudian tidur dulu sekitar 1 jaman. Selow – selow. Kami melanjutkan perjalanan menuju ke Ende tepat jam 10.00. Matahari mulai teriknya, melewati jalan berkelok-kelok tanjakan dan turunan daerah Nita.

Sempat beberapa kali berhenti, sekedar meluruskan kaki sebelum tiba di SPBU Wolowaru. Kali ini butuh Rp. 28.000,- untuk mengisi bensin hingga penuh tangki motor. Jalan yang berkelok-kelok dan menanjak membuat konsumsi bensin lebih boros. Kira-kira pukul 12.00 siang saat itu, kami kemudian melanjutkan perjalanan sembari mencari tempat terbaik untuk makan siang, bekal yang sudah kami bawa dari rumah.

Wilayah perbukitan kaki gunung kelimutu jadi pilihan tempat makan siang. Kabut mulai memperpendek jarak pandang. Saat yang tepat untuk beristirahat dan makan siang. Kami menepi di area kiri jalan. Sebelah kanan tebing lumayan tinggi dan beberapa meter di sebelah kiri jurang yang dalam. Saat itu tidak sedang hujan, jadi sepertinya aman.

Perjalanan kami lanjutkan. Melewati punggung perbukitan, berkabut. Banyak sekali buah-buahan segar dan sayur mayur yang dijual di pinggir jalan. Setelah dari situ mulai medan turunan cukup panjang menuju pantai. Dari arah gunung menurun menuju kota Ende, pinggir pantai. Kami tiba di Ende sekitar jam 02.00 siang. (bersambung)

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubungan Tingkat Biaya Hidup Daerah Terhadap Perhatian Anak Di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Hubungan antara tingkat biaya hidup daerah dengan perhatian anak di sekolah dapat mempengaruhi sejumlah faktor yang memengaruhi pendidikan anak. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan: Dalam mengkaji hubungan antara tingkat biaya hidup daerah dengan perhatian anak di sekolah, penting untuk diingat bahwa ada banyak faktor lain yang juga dapat mempengaruhi pendidikan anak, seperti nilai-nilai […]

  • Geliat Kreativitas Bengkel Seni Milenial di Flores Timur Usai Libur Panjang Hari Raya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 162
    • 0Komentar

    FLORES TIMUR – Energi kreatif anak muda di Nusa Tenggara Timur kembali berdenyut kencang. Bengkel Seni Milenial (BSM), wadah kreativitas yang dikenal sebagai ekstrakurikuler paling aktif di SMK Sura Dewa, secara resmi memulai kembali rangkaian aktivitasnya pada Selasa, 7 April 2026. Bertempat di TBM Lautan Ilmu, Flores Timur, pertemuan ini menjadi penanda berakhirnya masa libur […]

  • Iseng Komentar Wamen , Bengkel Seni Milenial Girang Dibalas Giring

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bengkel Seni Milenial – Iseng iseng komen di postingan Mas Wakil Menteri Giring, eh di balas dong komennya . Bagi Bengkel Seni Milenial hal ini jadi sesuatu yang luar biasa dan ini menjadi doa kemudian semoga suatu hari nanti bisa ketemu langsung Mas Wakil Menteri berkabar tentang aktivitas kita yang terus tumbuh berkembang dan mengakar […]

  • Gemini 3.0 Lebih Unggul dari ChatGPT 5.1 ?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tin Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Dalam sebuah tinjauan mendalam yang dipublikasikan oleh Tom’s Guide, editor AI Amanda Caswell melakukan serangkaian uji coba ketat untuk membandingkan dua model bahasa besar (LLM) terbaru yang baru saja diluncurkan: Gemini 3.0 dari Google dan ChatGPT 5.1 dari OpenAI. Berdasarkan hasil pengujian yang mencakup interpretasi visual, kemampuan coding, hingga penalaran logis, Gemini 3.0 dinyatakan keluar […]

  • Launching Buku Ditinjau Dari Sudut Pandang Budaya

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Buku telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai budaya di seluruh dunia selama berabad-abad. Buku tidak hanya merupakan sumber pengetahuan dan informasi, tetapi juga mewakili kekayaan budaya suatu masyarakat. Melalui buku, cerita, tradisi, gagasan, dan pemikiran dapat dilestarikan dan disebarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sudut pandang budaya memainkan peran penting dalam merangkul buku […]

  • Bergita Balawala Ajak Tingkatkan Kreativitas Melalui Pengolahan Sampah Bijak

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Bergita Delwi Balawala ( Penulis Muda Flores Timur, Pelajar SMK Sura Dewa Larantuka)
    • visibility 174
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Kesadaran akan kelestarian lingkungan mulai tumbuh subur di kalangan generasi muda Flores Timur. Bergita Delwi Balawala, seorang siswi dari SMK Sura Dewa Larantuka, menekankan pentingnya meningkatkan kreativitas melalui pengolahan sampah bijak sebagai solusi preventif terhadap bencana alam sekaligus peluang peningkatan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Menurut Bergita, penumpukan sampah yang tidak terkelola seringkali […]

expand_less
Exit mobile version