Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pinjam Gulir Buku TBM Lautan Ilmu , Program Baik Yang Wajib Direspon Antusiasme Pegiat Literasi

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

Hampir setahun berjalan, program Pinjam Gulir Buku TBM Lautan Ilmu sudah berhasil menggulirkan 500 lebih judul buku untuk dibaca berbagai kalangan di area Larantuka dan sekitarnya. Program ini diminati oleh beberapa komunitas, dan secara bulanan mereka merotasikan buku bacaan anak dimaksud.

Menurut Zaini, pengelola TBM lautan Ilmu, bahwa program pinjam gulir ini dibuat untuk mengoptimalkan keterbacaan buku sekaligus membantu penyediaan buku bagi komunitas-komunitas di lingkup Flores Timur. “Ada seribu buku bacaan anak, yang memiliki kualitas baik, yang siap digulirkan ke komunitas literasi dengan harapan masalah ketersediaan buku bisa teratasi”, tambahnya.

Beberapa komunitas mengaku mendapatkan 20 judul buku bacaan anak untuk dipinjam setiap bulan. Setiap bulan, komunitas yang mengikuti program dipastikan memiliki judul-judul buku bacaan baru. Hal ini berarti, program yang dilakukan TBM Lautan Ilmu ini dapat menyuplai hingga 50 komunitas di Flores Timur per bulan. Sehingga komunitas literasi pun tidak perlu biaya pengadaan buku, yang mungkin saat ini tergolong mahal.

TBM Lautan Ilmu mengaku bahwa program pinjam gilir buku dapat diikuti oleh berbagai komunitas literasi, mulai komunitas literasi sekolah, komunitas literasi desa, taman bacaan masyarakat, dan sejenisnya, dengan syarat mampu menjaga kondisi buku agar tetap baik dan layak baca.

Gaung program Pinjam Gulir Buku TBM Lautan Ilmu, nampaknya belum merata direspon oleh pengelola komunitas literasi. Hingga saat ini, komunitas di sekitar Larantuka adalah yang paling aktif merespon, sementara rekan pegiat di pelbagai desa yang jauh dari pusat kota belum menampakkan antusiasme dengan berbagai alasan.

Kendala transportasi merupakan salah satu tantangan yang belum nampak solusinya. Para pengelola komunitas yang jauh dari pusat kabupaten mungkin tertarik, namun aneka biaya transportasi untuk mengambil 20 judul buku bacaan anak perbulan pun terasa memberatkan.

Perlu sekurang-kurangnya Rp. 50.000,- untuk bisa mendistribusikan buku Program Pinjam Gulir ini ke satu tempat di pinggiran Flores Timur. Bagi komunitas yang sudah mapan, tentu itu tak masalah. Problem justru muncul ketika komunitas literasi masih baru, atau pengelolaannya lebih ke sistem relawan. Tak ada pemasukan bagi komunitas literasi, dan minimnya masyarakat yang berdonasi pada sektor ini, turut memperkokoh tantangan distribusi.

Ada sejumlah regulasi yang mungkin membantu eksistensi komunitas literasi atau sejenisnya di desa-desa, salah satunya adalah ada mata anggaran dana desa terkait ini. Tetapi tentu semua kembali pada kebutuhan yang dianggap prioritas oleh masing-masing wilayah.

Komunitas Jejak Zaman, sebuah wadah yang antusias mengkaji pendidikan kebudayaan, menyampaikan bahwa berdasarkan pengalam peradaban di nusantara, memang tidak semua upaya sektor pendidikan (termasuk literasi) terbiayai oleh pemerintah. Pendidikan di lingkup keluarga, orang ahli yang berbagi ilmu, ataupun komunitas swadaya adalah segmen yang erat dengan kemandirian namun sangat menentukan arah kemajuan masyarakat.

TBM Lautan Ilmu pun terus melakukan refleksi terkait pinjam gulir buku ini. Dan optimis program akan berjalan lebih baik ditahun berikutnya. Terlepas dari berbagai tantangan, Program Pinjam Gulir Buku TBM Lautan Ilmu adalah program baik. Dan sudah selayaknya jika program baik disambut pula dengan antusiasme tinggi.
( Liputan Khusus Redaksi ZamanNewsID )

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • saverinus suhardin stikes maranatha

    Stikes Maranatha : Sinergi Kampus dan Pemerintah Dalam Percepatan Penanganan Stunting di NTT

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Upaya percepatan penanganan stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin diperkuat dengan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi NTT dengan STIKes Maranatha Kupang. Keduanya menggelar edukasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi buruk, stunting, dan penyakit menular. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/05/2025) di aula kampus STIKes Maranatha Kupang ini dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Antonius Ruron MPd Menjadi PNS Dosen di Universitas timor

    Pemuda Ini Harus Melakukan Perjalanan 1.334 KM Sebelum Akhirnya Diangkat Menjadi PNS Dosen Di Universitas Terkemuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Antonius Ruron kini menjadi PNS Dosen Di Universitas Timor, dia bercerita kepada “Redaksi” tentang kisahnya yang menempuh 1.334 KM sebelum menerima pengumuman kelulusan. Ternyata jarak ribuan kilometer yang dia tempuh itu adalah kisahnya bermotor dari Larantuka (ujung timur Pulau Flores) – Labuan Bajo (ujung barat Pulau Flores) PP, berikut detailnya. Ide motoran ke Labuan Bajo […]

  • Lomba Menulis Profil Pendidik Inspiratif Flores Timur 2025

    ZamanNewsID Gelar Lomba Menulis Profil Pendidik Inspiratif Flores Timur Jelang Hardiknas 2025

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Komunitas Jejak Zaman melalui media online ZamanNewsID menyelenggarakan Lomba Menulis Profil Pendidik Inspiratif Flores Timur 2025. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka Hardiknas 2025, sekaligus menyambut Harlah Ke-2 Komunitas Jejak Zaman pada 10 Mei 2025. Kegiatan ini dapat diikuti oleh peserta didik SMP dan SMA sederajat, termasuk SMPK, MTs, SMAK, ataupun MAN. Adapun tujuan kegiatan adalah menumbuhkan […]

  • Pembentukan tim sepak bola smk suradewa larantuka

    Upaya Pembentukan Tim Sepak Bola SMK Suradewa Larantuka : Menuju Prestasi Yang Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan bakat siswa, SMK Suradewa Larantuka telah memulai langkah-langkah strategis untuk membangun tim sepak bola yang kompeten dan berprestasi. Proses pembentukan tim ini dimulai dengan identifikasi potensi pemain dan keinginan peserta didik, yang kemudian diikuti dengan pendampingan oleh dua guru muda, Randi Sani dan Alhasan Ola Buran. Salah satu […]

  • Kekerasan, Penegakan Hukum, Keadilan, Perlindungan Korban, Kasus Penganiayaan, Nilai Kemanusiaan, Kesadaran Masyarakat, Hukuman Setimpal, Pencegahan Kekerasan, Hak-hak Orang Lain

    Hukum Harus Tegas , Kekerasan Tidak Bisa Ditoleransi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris , Ketua Korps Instruktur IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kekerasan adalah masalah yang telah lama menghantui masyarakat kita. Salah satu contoh nyata dari kekerasan ini adalah kasus penganiayaan yang banyak terjadi belakangan ini . Kasus ini telah membuat masyarakat kita bergelut dengan rasa tidak aman dan tidak percaya diri. Hukum harus tegas dalam menangani kasus seperti ini. Pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal dengan […]

  • Ahmad Taher Beri Apresiasi Untuk Pelajar Penulis Di SMK Suradewa

    Ahmad Taher Beri Apresiasi Menarik Untuk Pelajar Gemar Menulis di SMK Suradewa

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kepala SMK Suradewa Larantuka, Ahmad Taher, memberikan apresiasi kepada pelajar yang gemar menulis di SMK Suradewa. Pak Ahmad memanggil khusus pelajar tersebut dengan tak henti-henti memberikan apresiasi. Adalah Monika Boro siswi kelas 11 Keperawatan B di SMK Suradewa (Suradewa School Vocational Larantuka) yang telah berhasil menuliskan Konten lokal yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. […]

expand_less