Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kemeriahan Lomba Melukis Pada Festival Bale Nagi 2025

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

Festival Bale Nagi 2025 menghadirkan banyak pilihan hiburan dan pengembangan bakat, salah satunya adalah Lomba Melukis menggunakan bahan kanvas dan akrilik. Perlombaan ini dilaksanakan di area Taman Kota Larantuka.

Lamen , seorang siswa SMK Sura Dewa Larantuka , pagi sekali datang ke rumah salah seorang gurunya ( Zaini ). Dia menyampaikan bahwa ingin mengikuti lomba melukis pada Festival Bale Nagi . Alhasil, Lamen pun bersama gurunya berangkat ke Taman Kota untuk ikut lomba melukis yang diadakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Flores Timur.

“Kami menjadi peserta pertama yang datang kesini dan kami disambut Ibu Anita Tukan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Flores Timur yang menjadi panitia sekaligus juri lomba”, ungkap Zaini . Setelah menunggu kira-kira setengah jam, peserta dari sekolah lain di sekitar Larantuka pun mulai berdatangan.

Lomba pun dimulai ketika peserta sudah menunjukkan kesiapannya. Peserta lomba mulai mengkreasikan warna dasar untuk kanvas. Peserta pun kemudian melukis sesuai dengan tema Festival Bale Nagi 2025 yakni Torang Ada Torang Berkarya. Sejumlah peserta lomba lukis menunjukkan keseriusan mereka dengan menfokuskan pandangan kanvas .

Pada waktu yang bersamaan dengan lomba melukis, peserta didik dari SMKK Hendricus Leven melakukan gladi Fashion Show di dampingi guru guru mereka. Walaupun siang terasa terik, namun tak menyurutkan semangat para peserta lomba.

Zaini berharap semoga anak didiknya menjadi yang terbaik dalam lomba melukis Festival Bale Nagi 2025 kali ini . Hasil perlombaan akan diumumkan pada hari terakhir Festival Bale Nagi yakni 26 April 2025 .

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metode Pembayaran Non Tunai Sebagai Perkembangan Kebudayaan Manusia

    Metode Pembayaran Non Tunai Sebagai Perkembangan Kebudayaan Manusia

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Penggunaan metode pembayaran non tunai dapat dianggap sebagai perkembangan dalam kebudayaan manusia. Seiring dengan evolusi masyarakat dan teknologi, manusia telah mengembangkan cara-cara baru untuk memfasilitasi transaksi keuangan dan meningkatkan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara di mana metode pembayaran non tunai dapat dilihat sebagai perkembangan kebudayaan manusia: Perkembangan metode pembayaran non tunai mencerminkan […]

  • Peran Penting Pancasila Dalam Pelestarian Budaya Lokal

    Peran Penting Pancasila Dalam Pelestarian Budaya Lokal

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang meliputi lima prinsip utama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Peran Pancasila dalam pelestarian budaya lokal sangat penting karena prinsip-prinsip ini mendorong penghargaan terhadap keragaman budaya dan mempromosikan […]

  • Tra Nguyen Vietnam Djakarta Teater Platform

    “Mother Doesn’t Know Mnemosyne” dari Vietnam Hadir di Djakarta Teater Platform 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta – Djakarta Teater Platform 2025 kembali menghadirkan pertunjukan internasional yang menggugah penonton. Kali ini, karya berjudul “Mother Doesn’t Know Mnemosyne” dari sutradara Vietnam, Tra Nguyen, dipentaskan di Teater Wahyu Sihombing, Dewan Kesenian Jakarta, pada Senin malam (18/8/2025). Pertunjukan ini menawarkan pengalaman berbeda bagi penonton, terutama mereka yang awam dengan seni pertunjukan kontemporer. Alih-alih menyajikan […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • Hubungan Unik Masyarakat Perantau, Perpustakaan Keliling, Dan Komunitas Literasi

    Hubungan Unik Masyarakat Perantau, Perpustakaan Keliling, Dan Komunitas Literasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Hubungan antara masyarakat perantau, perpustakaan keliling, dan komunitas literasi memiliki dinamika yang unik dan saling melengkapi. Berikut adalah beberapa aspek yang menjelaskan hubungan ini: Dalam keseluruhan, hubungan antara masyarakat perantau, perpustakaan keliling, dan komunitas literasi membentuk ekosistem yang saling mendukung untuk meningkatkan pendidikan dan literasi di kalangan masyarakat perantau. Dengan memanfaatkan sumber daya dan kerjasama […]

  • Jenis Lembaga Pendidikan Untuk Pelestarian Budaya Lokal

    Jenis Lembaga Pendidikan Untuk Pelestarian Budaya Lokal

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ada beberapa jenis lembaga pendidikan yang dapat berperan dalam pelestarian budaya lokal. Berikut ini adalah beberapa contoh: Kombinasi dari lembaga-lembaga pendidikan ini, bekerja sama dengan komunitas lokal, dapat menciptakan ekosistem yang kokoh untuk pelestarian budaya lokal. Mereka tidak hanya memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada generasi muda, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengembangan […]

expand_less