Regenerasi Nara Teater Dalam Pertunjukkan Imam Sabaladak
- account_circle yansurachman
- calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
- visibility 117
- print Cetak

Nara Teater pada tanggal 22 Mei 2025 malam, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Maumere, akhirnya berhasil menuntaskan pertunjukan Imam Sabaladak. Sebuah karya dari Nara Tetaer ini boleh dibilang sempat tertunda beberapa tahun .
Karya Sabadalak pernah hampir dipentaskan pada tahun 2019 akhir atau awal 2020, namun terpaksa dibatalkan karena wabah Covid-19 . Karya ini sempat terlupakan, namun hadir kembali merespon tema dari Maumerelogia 5 yang diadakan oleh Komunitas KAHE Maumere yakni Kultur Kota Kita.
Silvester Petara Hurit, sebagai sutradara dan penulis naskah dari karya ini kemudian menyusun kembali karya yang sempat tertunda dengan mengganti judulnya menjadi “Imam Sabaladak” , yang menarik dari pertunjukan ini adalah menghadirkan anak-anak sebagai bagian dari pertunjukan.
Anak-anak yang ikut bermain nampak sangat natural dan hidup . Sebuah keistimewaan saat anak-anak mampu menjawab tantangan dan berhasil menyelesaikan dengan baik. Anak dan remaja yang terlibat berasal dari keluarga besar Nara Teater juga seperti Junior anak dari Jhon Da Silva, Minggus dan Shireen anak dari Silvester Petara Hurit, Keyla anak Elis .
Nara Teater sebagai kelompok yang telah berusia 9 tahun akhirnya memiliki regenerasi untuk keberlangsungan sebuah kelompok Teater . Sebuah harapan akan tumbuhnya ekosistem Teater yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

