Jejak Tour Literasi TBM Palo Porong Kolidatang Tahun 2025
- account_circle yansurachman
- calendar_month Rab, 13 Agu 2025
- visibility 84
- comment 0 komentar

Komunitas literasi TBM Palo Porong kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan budaya baca dan cinta lingkungan melalui kegiatan bertajuk Tour Literasi, yang dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2025. Kegiatan ini menyasar tiga lokasi berbeda, yakni Perpustakaan Daerah Kabupaten Flores Timur, Kapela Mgr. Gabriel Manek, SVD, dan Pantai Asam Satu-Weri, dengan melibatkan dua puluh peserta.
Tour Literasi ini difasilitasi oleh tokoh-tokoh penggerak literasi dari Flores Timur, antara lain Thomas Are (Founder TBM Palo Porong), Donata Peni (Fasilitator TBM Palo Porong), dan Ibu Upik (Fasilitator Program Sekolah Literasi Iklim Anak Alam dari YPPS Flores Timur). Ketiganya memandu jalannya kegiatan sejak pagi hingga sore hari dengan penuh semangat.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WITA di Perpustakaan Daerah Flores Timur, di mana anak-anak diajak membaca buku pilihan mereka secara mandiri. Mereka kemudian mencatat inti bacaan dan mempresentasikannya di hadapan teman-teman dan fasilitator. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan literasi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kritis.
Suasana di perpustakaan semakin istimewa saat Kepala Dinas Perpustakaan Daerah, Marianus Nobo Waton, hadir dan menyapa langsung anak-anak peserta. Dalam kunjungannya, beliau memberikan motivasi belajar serta dukungan terhadap gerakan literasi yang digerakkan oleh TBM Palo Porong. Kunjungan ini disambut antusias dan penuh sukacita oleh peserta dan fasilitator.
Usai dari perpustakaan, rombongan bergerak menuju Kapela Hamba Allah Mgr. Gabriel Manek, SVD, untuk mengikuti kegiatan ziarah rohani. Anak-anak diajak untuk berdoa pribadi dan mengenal lebih dekat sosok Mgr. Gabriel Manek melalui literatur yang tersedia di area kapela. Fasilitator kemudian mengajak peserta untuk mendiskusikan hasil pemahaman mereka, membangun kesadaran akan nilai hidup dan keteladanan tokoh iman lokal.
Sekitar pukul 12.30 WITA, kegiatan dilanjutkan di lokasi ketiga, yaitu Pantai Asam Satu-Weri. Di tengah suasana alam terbuka, anak-anak menikmati makan siang bersama, istirahat, lalu kembali mengikuti sesi edukasi yang diberikan oleh Kak Upik dari YPPS Flores Timur. Ia membawakan materi tentang teknik dasar pengambilan foto, yang sangat diminati anak-anak.
Materi fotografi ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi peserta. Mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik memotret menggunakan kamera sederhana maupun ponsel. Hasil karya mereka menjadi bukti bahwa edukasi bisa terjadi di mana saja, termasuk di alam terbuka yang menyejukkan.
Menjelang akhir kegiatan, para peserta diajak melakukan sesi refleksi untuk menyampaikan kesan dan pengalaman selama mengikuti tour. Beberapa anak berbagi cerita tentang ilmu baru yang mereka dapatkan dari membaca buku, mengenal tokoh iman, hingga mencoba memotret pemandangan pantai. Salah satu peserta, Dorotea Date Makin, mengaku sangat senang dan merasa kegiatan ini memberikan banyak manfaat. Kegiatan ini menurutnya sangat berkesan karena bukan hanya memperkaya wawasan semata, tetapi juga menumbuhkan nilai spiritual serta pendalaman iman, dan juga menumbuhkan rasa cinta kepada alam.
Senada dengan hal itu, Fasilitator TBM Palo Porong ‘Donata Peni’ pun menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang mengintegrasikan literasi, keimanan, dan kecintaan terhadap alam. Beliau juga menegaskan bahwa TBM Palo Porong terus terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak demi memperluas dampak literasi di Flores Timur. Melalui Tour Literasi ini, TBM Palo Porong tidak hanya memperkenalkan buku kepada anak-anak, tetapi juga mengajak mereka menyentuh nilai-nilai kehidupan yang mendalam. Dengan menyatukan kegiatan membaca, ziarah rohani, dan eksplorasi alam, komunitas ini memberi teladan bahwa literasi sejati adalah proses yang menyeluruh—mendidik akal, menyentuh hati, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan tutur..Donata yang juga merupakan dosen di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


Saat ini belum ada komentar