Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gen Z Membaca Sastra, Bengkel Seni Milenial Gelar Ngopi Puisi 14 di Larantuka

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

Larantuka – Bengkel Seni Milenial (BSM) kembali menghadirkan ruang perjumpaan sastra melalui agenda rutin Ngopi Puisi #14 dengan tema “ Gen Z Membaca Sastra ” . Kegiatan ini akan berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025 , bertempat di New Glow Café, Taman Kota Larantuka, mulai pukul 16.00 hingga 19.30 WITA.

Sejak pertama kali digelar pada 2018, Ngopi Puisi menjadi wadah untuk mengenalkan karya sastra kepada masyarakat, khususnya kaum muda. Namun, seperti diungkap penggerak BSM, Moh Zaini Ratuloli, tantangan terbesar masih datang dari minimnya minat dan pengetahuan generasi muda terhadap sastra.

“Banyak anak muda di sini bahkan mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia tidak mengenal WS Rendra, apalagi karyanya. Tapi kami tidak ingin mencari kambing hitam, ini pekerjaan rumah bersama,” ungkap Zaini.

Meski sudah 13 kali digelar, Ngopi Puisi diakui belum otomatis membawa perubahan signifikan. Kendati demikian, BSM tetap konsisten menjadikan sastra sebagai passion dalam berkesenian. Sejak awal, kelompok ini telah memperkenalkan karya-karya sastra besar melalui panggung pertunjukan, seperti “Nyanyian Angsa” ( Maria Zaitun ) karya WS Rendra pada Perayaan 100 Tahun Gereja St. Ignasius Waibalun tahun 2018, serta lakon “ Robohnya Surau Kami ” karya A.A. Navis di Rumah Rindu Panca Marga pada 2019.

Gelaran Ngopi Puisi #14 kali ini diharapkan mampu mendekatkan kembali Gen Z dengan sastra dan mendorong terciptanya ruang apresiasi yang berkelanjutan. “Semoga semakin banyak orang yang hadir untuk merayakan sastra, apalagi bertepatan dengan bulan bahasa,” tambah Zaini.

Dengan menghadirkan generasi muda sebagai pelaku sekaligus penikmat, Bengkel Seni Milenial optimis sastra tetap hidup dan menemukan relevansinya di tengah masyarakat modern.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industrialisasi Dalam Perspektif Kebudayaan

    Industrialisasi Dalam Perspektif Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Dalam sudut pandang kebudayaan, industrialisasi dapat memiliki dampak yang signifikan. Perubahan dalam masyarakat yang diakibatkan oleh industrialisasi dapat mempengaruhi berbagai aspek kebudayaan, termasuk nilai-nilai, tradisi, seni, dan cara hidup. Salah satu dampak industrialisasi terhadap kebudayaan adalah pergeseran nilai-nilai dan pola pikir. Dalam masyarakat yang lebih terindustrialisasi, nilai-nilai yang berorientasi pada produktivitas, efisiensi, dan keuntungan materi […]

  • Peran Komunitas Lokal Dalam Menggalakkan Minat Baca

    Peran Komunitas Lokal Dalam Menggalakkan Minat Baca

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Komunitas lokal memiliki peran yang sangat penting dalam menggalakkan minat baca di kalangan masyarakat. Berikut adalah beberapa peran komunitas lokal dalam menggalakkan minat baca: Dengan peran aktif komunitas lokal dalam menggalakkan minat baca, diharapkan akan tercipta budaya membaca yang kuat dan meningkatkan literasi di kalangan masyarakat.

  • SMK Suradewa Larantuka Ajarkan cara menyelamatkan diri saat bencana

    Seniman Zaini Boli Simulasikan Kondisi Bencana Di SMK Suradewa Larantuka

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 209
    • 0Komentar

    SMK Suradewa Larantuka – Mengawali tahun 2025 atau awal semester genap dianjurkan untuk tidak langsung masuk ke pembelajaran . Peserta didik yang baru saja liburan membutuhkan adaptasi kembali, sebelum akhirnya siap untuk menerima pembelajaran. Terkait itu, dibutuhkan kreativitas pendidik untuk bisa memberikan hal lain dalam kelas . Maka lewat semangat tersebut, seniman Zaini Boli sebagai […]

  • Ahmad Taher Beri Apresiasi Untuk Pelajar Penulis Di SMK Suradewa

    Ahmad Taher Beri Apresiasi Menarik Untuk Pelajar Gemar Menulis di SMK Suradewa

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kepala SMK Suradewa Larantuka, Ahmad Taher, memberikan apresiasi kepada pelajar yang gemar menulis di SMK Suradewa. Pak Ahmad memanggil khusus pelajar tersebut dengan tak henti-henti memberikan apresiasi. Adalah Monika Boro siswi kelas 11 Keperawatan B di SMK Suradewa (Suradewa School Vocational Larantuka) yang telah berhasil menuliskan Konten lokal yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. […]

  • Profil E-Wallet Terbaik Di Indonesia Yang Cocok Untuk Literasi Finansial

    Profil E-Wallet Terbaik Di Indonesia Yang Cocok Untuk Literasi Finansial

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Berikut adalah 10 profil e-wallet terbaik di Indonesia yang cocok untuk literasi finansial beserta alasannya: Setiap e-wallet memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing. Pemilihan e-wallet terbaik tergantung pada preferensi dan kebutuhan pengguna.

  • Cuaca tak bersahabat membuat peserta didik

    Fenomena Belajar Pada Cuaca Tak Bersahabat

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Rasanya wajar atau sesuatu  dianggap  wajar jika di saat cuaca  tak baik ini banyak peserta  didik yang  terlambat  datang ke sekolah  . Bukan karena tak ingin belajar tapi kondisi yang  tidak terlalu memungkinkan  , namun di tengah banyaknya tanggal  merah dalam kalender  masehi tahun 2024 maka memanfaatkan  waktu yang ada adalah keharusan. Pagi ini di […]

expand_less