PGRI Flores Timur Gelar Rangkaian Perayaan HUT PGRI ke-80, Dorong Inovasi dan Kebersamaan Guru
- account_circle yansurachman
- calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
- visibility 127
- print Cetak

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-31 yang jatuh pada 25 November 2025 mendatang. Sosialisasi kegiatan telah dilakukan ke seluruh pengurus cabang, ranting, serta satuan pendidikan di wilayah Flores Timur.
Dengan mengusung tema “Guru Berdaya, Sekolah Bertransformasi, Pendidikan Maju”, PGRI Flores Timur menggelar berbagai kegiatan yang berlangsung sejak 1 November hingga akhir Desember 2025. Puncak peringatan HUT PGRI ke-80 akan dilaksanakan pada 25 November, sementara Malam Apresiasi Guru dijadwalkan pada akhir Desember sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi insan pendidikan.
Sekretaris PGRI Kabupaten Flores Timur, Fandi Setiyanto, menegaskan bahwa peringatan HUT PGRI ke-80 bukan hanya seremoni, tetapi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial para guru.
“Kami mengajak seluruh guru merayakan HUT PGRI dan HGN dengan cara yang bermakna. Ini kesempatan untuk menunjukkan karya, saling menginspirasi, dan meneguhkan komitmen sebagai pendidik yang membawa perubahan,” ujar Fandi.
Rangkaian Kegiatan: Dari Workshop hingga Pentas Budaya
Untuk mewadahi kreativitas dan pengembangan kompetensi guru, PGRI Flores Timur telah menyiapkan serangkaian program, antara lain:
1) Workshop Deep Learning untuk penguatan kompetensi digital
2) EduTalks “Ngopi Edukatif” sebagai ruang diskusi santai dan inspiratif
3) Ekspo Learning menampilkan inovasi pembelajaran
4) Kelas Inspirasi menghadirkan alumni berprestasi dari berbagai profesi
Di bidang sosial dan lingkungan, PGRI menggagas program “Gerakan 80 Aksi untuk Flores Timur” yang meliputi penanaman pohon, bakti sosial, hingga kampanye peduli lingkungan bersama komunitas lokal.
Sementara itu, kreativitas dan sportivitas guru akan ditampilkan dalam Pentas Budaya Pendidikan, PGRI Go Talent, serta PGRI Fun Run 5K yang diselenggarakan di tingkat cabang.
10 Lomba Tingkat Kabupaten untuk Dorong Literasi dan Inovasi
Untuk memperkuat budaya literasi dan inovasi pembelajaran, PGRI Kabupaten Flores Timur juga mengadakan berbagai kompetisi, di antaranya:
1) Lomba Video Pembelajaran Berbasis Deep Learning
2) Lomba Podcast Edukasi
3) Lomba Video Orasi Guru Muda
4) Lomba Menulis Opini Pendidikan
Semangat “Satu Guru, Satu Semangat”
Fandi menambahkan, setiap guru dan sekolah diharapkan untuk aktif mendokumentasikan dan membagikan kegiatan mereka melalui media sosial resmi PGRI, agar semangat positif dan inspiratif dapat tersebar luas.
“Petunjuk kegiatan ini tidak membatasi kreativitas, justru mendorong inovasi. Kami berharap seluruh ranting, cabang, dan sekolah berperan aktif,” tegasnya.
Melalui semangat “Satu Guru, Satu Semangat”, PGRI Flores Timur ingin memastikan bahwa momentum HUT PGRI ke-80 menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas guru serta menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan pendidikan di Flores Timur.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

