ATAMBUA – Dalam momentum peringatan Hari HIV dan AIDS Sedunia, Program Studi Keperawatan Universitas Timor ( Unimor ) menggelar Aksi Damai berupa jalan santai dan orasi ilmiah yang melibatkan mahasiswa tingkat 1 dan 2, dosen, serta masyarakat umum. Kegiatan edukatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan, deteksi dini, serta penghapusan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Aksi dimulai pukul 06.00 WITA dari Kampus Prodi Keperawatan Haliwen menuju Simpang Lima Atambua. Para peserta mengenakan pita merah sebagai simbol dukungan global terhadap upaya penanggulangan HIV dan AIDS. Poster edukatif dan seruan hidup sehat turut menghiasi kegiatan sepanjang rute.
Selama perjalanan, mahasiswa menyampaikan orasi ilmiah. Ketua Panitia MABIM, Albertus Roidelmus Naimnule, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda dalam mencegah penyebaran HIV dan AIDS.
Salah satu dosen koordinator kegiatan, Handrianus Akoit, SKM., M.Kes., mengingatkan bahwa peringatan ini menjadi saat yang tepat untuk menyuarakan dukungan tanpa diskriminasi terhadap ODHA.
“Yang utama adalah menghilangkan stigma dan memberikan akses pengobatan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ketua Program Studi Keperawatan, Melkianus Ratu, SKM., M.HID., menyampaikan bahwa aksi damai ini merupakan wujud nyata peran mahasiswa keperawatan sebagai agen perubahan.
“Kami ingin menanamkan pemahaman benar tentang HIV/AIDS sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Terima Tanpa Menghakimi, Semua Berhak Dihargai”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk memutus rantai penularan serta memperluas layanan kesehatan, terutama di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini didukung penuh oleh para dosen Program Studi Keperawatan yang turut membimbing mahasiswa antara lain Melkianus Ratu, SKM., M.HID., Paskalis M. Usfinit, S.Kep, Ns. M.Kep., Handrianus Akoit, SKM,.M.Kes., Rufina Nenitriana S. Bete S.Psi.,M.Si., Elfrida Dana Frederita Riwoe Rohi S.Kep., M.Kes, Ahmad Mumtaz Tauba, S.Kep.,Ns., M.Kep., Karol Octrisdey, SKM.,M.Kes., Natalia Imakulata Kornely, S.Psi., M.Si. Selain itu, Polres Belu juga memberikan pengamanan selama kegiatan berlangsung sehingga dapat berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan perjalanan kembali ke kampus dan menandatangani komitmen bersama untuk terus mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS, menghapus stigma, serta memperkuat dukungan bagi ODHA.


















