Perkuat Literasi Nasional, Dua Penggiat Flores Timur Lolos Seleksi Administrasi Relawan Literasi Masyarakat 2026
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month 8 menit yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

LARANTUKA – Program Relawan Literasi Masyarakat (Relima) tahun 2026 yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi pada Rabu, 15 April 2026. Program strategis ini tetap konsisten dilaksanakan sebagai perwujudan kewajiban negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, meskipun saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor.
Dalam pengumuman tersebut, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menorehkan prestasi membanggakan dengan meloloskan dua perwakilan terbaiknya. Anjelina M. Triyani Tukan dan Moh. Zaini Ratuloli dinyatakan berhak melaju ke tahap seleksi berikutnya sebagai calon Relawan Literasi Masyarakat 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi para penggiat di daerah dalam merawat asa literasi melalui inisiatif-inisiatif lokal yang berdampak luas.
Program Relima bertujuan untuk menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam meningkatkan budaya baca dan akses informasi di tingkat akar rumput. Kehadiran relawan di daerah diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mendampingi masyarakat mengakses sumber pengetahuan. Bagi para penggiat di Flores Timur, keberhasilan ini merupakan suntikan semangat untuk terus bekerja secara tulus dan ikhlas demi memajukan literasi nasional.
Selanjutnya, para kandidat yang telah lolos akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan dalam waktu dekat. Dukungan dari berbagai pihak, baik moril maupun materiil, sangat diperlukan agar semangat literasi ini tetap menyala layaknya lilin-lilin kecil di tengah kegelapan malam. Melalui dedikasi para relawan, diharapkan visi besar Indonesia Maju melalui penguatan literasi masyarakat dapat terwujud secara merata dan inklusif.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Yan Surachman

