IMM STIT Muhammadiyah Abdya Tuntaskan Follow Up DAD di Pantai Cemara
- account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar

ABDYA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) STIT Muhammadiyah Abdya sukses menggelar agenda follow up terakhir pasca Darul Arqam Dasar (DAD) Angkatan XVIII. Kegiatan yang menjadi momentum penguatan kader baru ini dilaksanakan secara khidmat di Pantai Cemara Indah, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya, pada Minggu (4/1/2026).
Ketua Umum PK IMM STIT Muhammadiyah Abdya, Salmiwati, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas selesainya seluruh rangkaian kaderisasi formal tersebut. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis, ia mengapresiasi daya juang para peserta yang tetap konsisten mengikuti proses hingga akhir.
“Alhamdulillah, rangkaian DAD hingga follow up terakhir telah selesai. Terima kasih untuk kawan-kawan peserta atas perjuangan, kebersamaan, dan keikhlasannya. Kawan-kawan kini sudah menjadi bagian dari keluarga besar IMM,” ujar Salmiwati dalam sambutannya di hadapan para kader merah maroon.
Salmiwati juga menjelaskan bahwa pelaksanaan agenda ini sempat tertunda dari jadwal semula pada bulan lalu. Hambatan utama yang dihadapi meliputi gangguan teknis berupa pemadaman listrik selama beberapa hari serta padatnya agenda kemanusiaan yang dijalankan organisasi.
“Kemarin kita sempat fokus pada aksi galang dana untuk membantu korban banjir yang melanda beberapa wilayah di Aceh. Hal ini selaras dengan nilai humanitas yang kita junjung,” tambahnya. Ia berpesan agar para kader baru terus menumbuhkan semangat fastabiqul khairat dan menjaga marwah organisasi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Korps Instruktur Dasar IMM Aceh Barat Daya, Maulia Rahman, menekankan bahwa selesainya follow up bukan merupakan akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang. Ia mendorong kader Angkatan XVIII untuk terus melakukan transformasi diri sebelum mengajak orang lain pada kebaikan.
Maulia mengharapkan para kader mampu mengimplementasikan Tri Logi IMM dalam kehidupan sehari-hari, yang meliputi:
- Religiusitas: Penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi bergerak.
- Intelektualitas: Pengembangan kapasitas keilmuan dan daya kritis mahasiswa.
- Humanitas: Kepekaan sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Pengembangan kapasitas kader tidak boleh berhenti di forum perkaderan saja, namun harus berkelanjutan di tengah masyarakat,” tegas Maulia. Penutupan kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus PC IMM Aceh Barat Daya, PK IMM STKIP Muhammadiyah Abdya, serta Tim Instruktur DAD PK IMM STIT Muhammadiyah Abdya.
- Penulis: Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
- Editor: AI Editor - Gemini 3.0


Saat ini belum ada komentar