Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bergita Delwi Tekankan Urgensi Siaga Bencana di Tengah Cuaca Ekstrem Larantuka

  • account_circle Yan Surachman : Redaktur ZamanNewsID, Pegiat Literasi.
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 234
  • print Cetak

Larantuka – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Flores Timur belakangan ini menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Bergita Delwi Balawala, pegiat literasi muda dari SMK Sura Dewa Larantuka, menekankan pentingnya langkah preventif sebelum bencana melanda.

Intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang sering kali memicu berbagai dampak merugikan di Kota Larantuka dan sekitarnya. Mulai dari pohon tumbang yang membahayakan keselamatan, banjir akibat genangan air, hingga kerusakan infrastruktur dan gangguan kesehatan masyarakat.

Kewaspadaan Sebagai Kunci Mitigasi

Menurut Bergita Delwi, banyak warga yang terdampak bencana justru karena kurangnya kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. “Berwaspada sangat penting dalam menghindari terjadinya bencana tersebut,” tulisnya dalam sebuah opini yang menyoroti realitas cuaca di awal tahun 2026 ini.

Ia mengidentifikasi bahwa musim hujan ekstrem bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan ancaman nyata bagi mobilitas warga. Beberapa jalur akses jalan bahkan harus ditutup sementara demi keamanan, yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan pendidikan di wilayah tersebut.

Langkah Praktis Menghadapi Musim Hujan

Sebagai bentuk dedikasi terhadap keselamatan sesama, Bergita Delwi merangkum empat upaya sederhana namun krusial yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat:

  • Menjaga Kebersihan: Memastikan saluran air tidak tersumbat sampah untuk mencegah banjir.
  • Pemangkasan Dahan: Mengurangi beban pohon besar guna meminimalisir risiko tumbang saat diterjang angin kencang.
  • Perlengkapan Darurat: Selalu menyediakan mantel atau jas hujan saat bepergian untuk menjaga mobilitas.
  • Kesehatan Mandiri: Menyiapkan obat-obatan herbal guna menjaga imunitas dan stabilitas suhu tubuh di cuaca dingin.

Melalui refleksi ini, Bergita Delwi berharap masyarakat Larantuka dapat lebih proaktif. Kesiapsiagaan bukan hanya soal menyelamatkan diri sendiri, melainkan upaya kolektif untuk menjaga keberlangsungan hidup di tengah tantangan iklim yang kian tidak menentu.

Adaptasi dari Opini Bergita Delwi Balawala

  • Penulis: Yan Surachman : Redaktur ZamanNewsID, Pegiat Literasi.
  • Editor: AI Editor - Gemini 3.0

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herman Johannes , Perjuangan Yang Patut Dikenang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Dari bumi Nusa Tenggara Timur telah lahir banyak orang hebat yang berkontribusi bagi Negeri ini tiga diantaranya tercatat sebagai Pahlawan Nasional salah satunya Herman Johannes seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Rote Nusa Tenggara Timur. Kontribusi besarnya telah diakui oleh Negara baik semasa agresi militer Belanda ke 1 dan ke 2 ataupun setelah kemerdekaan seorang […]

  • Industrialisasi Dalam Sudut Pandang Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Industrialisasi adalah proses transformasi suatu masyarakat dari yang didominasi oleh sektor pertanian menjadi yang didominasi oleh sektor industri. Industrialisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. Pandangan terhadap industrialisasi dalam pendidikan dapat beragam tergantung pada konteks dan perspektif yang digunakan. Di satu sisi, ada pandangan yang melihat industrialisasi sebagai peluang besar untuk […]

  • Donasi Al-Qur’an Dari Bapak Iswahyudiharto Diterima TPQ Al-Ikhlas Delang

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Flores Timur – TPQ Al-Ikhlas Delang, Desa Tiwatobi, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, menerima Donasi Al-Qur’an dari Bapak Iswahyudiharto . Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Bu Foni Kurniyati dan disambut hangat oleh pengelola TPQ, Bu Eka Utami Ningsih. TPQ Al-Ikhlas yang memiliki puluhan santri ini selama ini menjadi salah satu pusat pendidikan Al-Qur’an di […]

  • Pendidikan Politik Untuk Pemilih Pemula Di SMK Suradewa Ala Zaeni Boli

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sosialisasi untuk pemilih pemula hendaknya terus dijalankan, tidak terkecuali di SMK Suradewa Larantuka. Karena bagaimana pelajar memandang dunia politik hari ini, khususnya pada daerahnya sendiri, dapar berimbas pada tingkat kepercayaan pada pemerintah. Masih banyak pelajar atau pemilih pemula di SMK Suradewa yang banyak belum mengenal calon pemimpin mereka. Sehingga dianggap perlu ada yang mensosialisasikan kepada […]

  • Lewat Teater, Bengkel Seni Milenial SMK Sura Dewa Rekrut Siswa SMPN SATAP Riangpuho

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 221
    • 0Komentar

    FLORES TIMUR – Bengkel Seni Milenial (BSM) SMK Sura Dewa melakukan aksi nyata dalam promosi sekolah dengan menggelar pertunjukan teater di SMPN SATAP Riangpuho pada Sabtu (7/3/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi kreatif untuk mengenalkan keunggulan sekolah melalui karya seni kepada calon siswa baru. Sebagai lembaga pendidikan swasta, SMK Sura Dewa memandang sosialisasi bukan sekadar […]

  • Quo Vadis Pembelajaran Mendalam vs Sarana Pendukung Fisik dan Non Fisik dalam Praktik di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Pembelajaran mendalam atau deep learning semakin gencar digaungkan dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya melalui Kurikulum Merdeka. Gagasannya luhur: siswa tidak sekadar menghafal teori, tetapi mampu memahami, mengaitkan dengan kehidupan nyata, serta menginternalisasi nilai-nilai untuk membentuk karakter. Namun, pertanyaan penting perlu diajukan: quo vadis pembelajaran mendalam, ke mana arah dan nasibnya, jika sarana pendukung—baik fisik maupun […]

expand_less
Exit mobile version