Nara Teater : Tentang Yang Terlupakan Atau Mungkin Terhapus Dalam Ingatan Sejarah
- account_circle yansurachman
- calendar_month Rab, 23 Jul 2025
- visibility 46
- comment 0 komentar

Nara Teater , Larantuka – Sejarah bukan hanya milik orang orang yang menang tapi bisa jadi sejarah juga tentang orang orang yang berkuasa hari ini . Catatan catatan sejarah bisa disalah gunakan oleh kekuasaan yang ingin menghapus ingatan generasi akan apa yang terjadi dimasa lalu .
Saya lupa kata siapa tapi begini kata katanya ” Sejarahwan bisa saja salah dalam menyampaikan tapi yang terpenting Sejarawan tidak boleh bohong menyampaikan kebenaran” . Flores Timur sendiri memiliki banyak cerita menarik entah itu mitos atau kejadian yang terjadi dimasa tidak banyak bisa temukan dalam tulisan , jika pun ada kadang kebenarannya sering kali di ragukan karena terlalu banyak versi cerita nya .
Lepas dari itu semua yang menarik adalah sejarah tentang Solor dimasa lalu dan bagaimana Solor hari ini , dimasa masa 10 atau 20 tahun yang lalu jika bicara tentang Solor , Solor kerap kali termajinalkan dalam pembahasan pembangunan daerah dan lain lain tapi jika menarik tahun yang jauh Solor telah menjadi daya tarik bagi kekuasaan kekuasaan besar dimasa lalu karena tempat yang strategis .
Saya sendiri sebagai bagian kecil dari Nara Teater tertarik untuk mengenal Solor dari sisi yang mungkin jarang orang bicarakan , singkat saya sebelum karya Ibu Tanah Nara juga banyak bicara tentang Solor pada karya Pulang . Seperti yang sudah di sampaikan ulang ulang oleh Sutradara kami , karya Ibu Tanah ini berbasis riset tapi bukan berarti ingin menampilkan sejarah secara keseluruhan lebih pada fiksi yang di hadirkan dalam realitas panggung .
Ada banyak kisah luka yang mungkin hari ini masih relevan , Mungkin perih tapi boleh jadi hal tersebut bisa jadi refleksi kita bersama bagaimana memandang kehidupan.
Lokasi ketiga, Halaman Gereja St Mikeal Desa Wulublolong Kec Solor Pementasan IBU TANAH Produksi Nara Teater 2025.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


Saat ini belum ada komentar