Breaking News
light_mode
Trending Tags

Stop Tipu-Tipu , Begini Cara Membuat Modul Ajar Dengan AI Paling Praktis Dan Konsisten

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

ZamanNewsID – Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) semakin mempermudah pekerjaan guru, khususnya dalam menyusun perangkat pembelajaran. Kini, berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Deepseek, hingga Copilot mampu membantu guru menyusun modul ajar hanya dengan bermodalkan sebuah dokumen contoh dan perintah yang tepat.

Yan Surachman, seorang guru sekaligus praktisi pendidikan, membagikan pengalamannya tentang cara membuat modul ajar dengan AI yang dinilainya efektif , praktis , dan konsisten . Menurutnya, langkah-langkah ini bisa diikuti guru untuk menghasilkan modul ajar berkualitas tanpa harus dibingungkan oleh berbagai prompt pendapat orang “yang entah kata siapa”.

Yan Surachman menyebut ada empat tahap utama yang bisa dilakukan:
1. Menyapa AI dengan pertanyaan awal – Guru bisa memulai dengan menanyakan kepada AI apakah ia dapat membuat prompt berdasarkan sebuah dokumen. Hal ini penting untuk memastikan AI memahami kebutuhan awal pengguna. Gunakan prompt: Apakah kamu bisa membuat prompt berdasarkan dokumen tertentu? (baca saja jawaban dari AI)

2. Mengunggah dokumen contoh modul ajar – Dokumen ini berfungsi sebagai acuan. AI dapat menganalisis struktur dokumen, seperti identitas modul, capaian pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, hingga asesmen. Dalam tahap ini pengguna bisa mengupload dokumen modul ajar yang dianggap paling benar, paling hebat, paling amazing, paling sempurna, paling bisa diterima, dan paling-paling lainnya.

3. Memerintahkan AI membuat prompt aplikatif – Dari hasil analisis, AI akan menyusun prompt siap pakai. Prompt inilah yang nantinya digunakan untuk menghasilkan modul baru sesuai topik lain. Gunakan prompt: Buatkan Prompt sehingga saya dapat membuat Modul semacam pada file dengan topik yang lain.

4. Menggunakan prompt untuk menghasilkan modul ajar baru – Dengan menyesuaikan topik pada prompt yang dihasilkan AI , guru bisa mendapatkan modul ajar lengkap yang mengikuti format dokumen contoh.

Salah satu keunggulan terbaru AI adalah kemampuannya membaca dan menganalisis dokumen berformat .docx . Hal ini mempermudah guru, karena mereka cukup mengunggah dokumen modul ajar yang sudah ada, lalu meminta AI untuk meniru format tersebut pada topik berbeda.

Meski AI sangat membantu, Yan menegaskan bahwa hasil kerja AI tetap membutuhkan “edit kecil”. Guru perlu menyesuaikan konten agar lebih sesuai dengan kondisi kelas, karakter siswa, maupun kebutuhan kurikulum.

Dengan mengikuti langkah di atas, cara membuat modul ajar dengan AI bukan lagi hal yang rumit. AI tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga menjaga konsistensi format modul ajar. Namun, keterampilan guru dalam mengedit dan menyesuaikan tetap menjadi kunci agar modul ajar yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muda Literasi Abdya, Saweu Gampong, Literasi Desa, Kuta Jeumpa, IKA STKIP Muhammadiyah Abdya, Budaya Literasi

    Membangun Budaya Literasi Desa, Muda Literasi Abdya Gelar Aksi “Saweu Gampong” di Kuta Jeumpa

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BLANGPIDIE – Dalam upaya memperkuat fondasi pendidikan dan kesadaran intelektual di tingkat akar rumput, komunitas Muda Literasi Abdya bersinergi dengan berbagai elemen organisasi untuk menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Saweu Gampong”. Program yang mengusung tema “Sosialisasi Literasi: Membangun Budaya Literasi di Kalangan Desa” ini direncanakan berlangsung di Desa Kuta Jeumpa pada awal Maret mendatang. Kegiatan ini […]

  • Maulia Rahman Dasrol Habibi Universitas Teuku Umar

    Rajut Kebersamaan , BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah Indonesia Wilayah Aceh Barat Daya Gelar Silahturahmi Bersama PEMA Universitas Teuku Umar

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah Indonesia (PTMAI ) Wilayah Aceh Barat Daya ( ABDYA ) mengelar silahturahmi bersama Pemerintah Mahasiswa ( PEMA ) Universitas Teuku Umar (UTU ) Aceh Barat Ahad, 22 Juni 2025 Meulaboh. Dalam kesempatan itu Maulia Rahman S.Pd Selaku Koordinator Daerah BEM PTMAI Zona 1 Aceh – […]

  • Kekerasan, Penegakan Hukum, Keadilan, Perlindungan Korban, Kasus Penganiayaan, Nilai Kemanusiaan, Kesadaran Masyarakat, Hukuman Setimpal, Pencegahan Kekerasan, Hak-hak Orang Lain

    Hukum Harus Tegas , Kekerasan Tidak Bisa Ditoleransi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris , Ketua Korps Instruktur IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kekerasan adalah masalah yang telah lama menghantui masyarakat kita. Salah satu contoh nyata dari kekerasan ini adalah kasus penganiayaan yang banyak terjadi belakangan ini . Kasus ini telah membuat masyarakat kita bergelut dengan rasa tidak aman dan tidak percaya diri. Hukum harus tegas dalam menangani kasus seperti ini. Pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal dengan […]

  • Peran Komunitas Lokal Dalam Menggalakkan Minat Baca

    Peran Komunitas Lokal Dalam Menggalakkan Minat Baca

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Komunitas lokal memiliki peran yang sangat penting dalam menggalakkan minat baca di kalangan masyarakat. Berikut adalah beberapa peran komunitas lokal dalam menggalakkan minat baca: Dengan peran aktif komunitas lokal dalam menggalakkan minat baca, diharapkan akan tercipta budaya membaca yang kuat dan meningkatkan literasi di kalangan masyarakat.

  • Surat Terbuka Golagong Terkait Anggaran Untuk Perpusnas, Gol A Gong, Prabowo Subianto, Anggaran Perpusnas 2026, Duta Baca Indonesia, Dana Makan Bergizi Gratis, Literasi Indonesia, Perpusnas RI

    Surat Terbuka Golagong Terkait Anggaran Untuk Perpusnas, Usul Alihkan Dana MBG Sehari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Yan Surachman : Redaktur ZamanNewsID, Pegiat Literasi.
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TURKI – Tokoh literasi nasional, Gol A Gong, melayangkan surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait keprihatinannya atas minimnya alokasi anggaran untuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI tahun 2026. Dalam surat yang ditulis saat transit di Istanbul tersebut, Gol A Gong menyoroti angka anggaran sebesar Rp344 miliar yang dinilai tidak proporsional untuk mendukung […]

  • SMK Suradewa Larantuka peringati natal bersama

    SMK Suradewa Berikan Siraman Rohani Bagi Peserta Didik Pada Momentum Natal Bersama

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SMK Suradewa Larantuka – Momentum Natal dan Tahun baru, yang terjadi semasa liburan, rasanya belum hilang. Pada komunitas komunitas sekolah atau instansi pemerintah pada awal tahun ini, momentum tersebut baru diperingati sebagai wujud syukur dan terima kasih pada Tuhan Yang Maha Esa. Tak terkecuali pada komunitas belajar satuan pendidikan SMK Suradewa pada hari Sabtu 11 […]

expand_less