Solusi Tanpa Polusi
- account_circle yansurachman
- calendar_month Senin, 5 Jun 2023
- visibility 139
- print Cetak
Peringati Hari Sepeda Internasional, 3 Juni 2023

Empat tahun setelah kembali dari merantau kuliah saya tetap aktif bersepeda. Sepeda menjadi media olahraga dan rekreasi yang mudah dan menyenangkan. Boleh ditambah murah. Bersepeda begitu menyenangkan karena tergolong aktivitas yang ringan namum mempunyai daya jelajah yang jauh. Bisa sekalian cuci mata tanpa air. Lihat lihat indahnya pemandangan-pemandangan.
Bersepedampun termasuk aktivitas yang dapat dilakukan tanpa bergantung pada orang lain. Kapanpun, dimanapun asal punya sepeda, kita dapat berolahraga dengan riang gembira. Ini alasan mengapa sepeda dirumah kami hanya satu, istri saya, tidak saya belikan sepeda. Begitupun dengan istri tetangga saya. Yaialah ngapaian belikan sepeda untuk istri tetangga.
Selama menjadi guru SMPN 1 Lewolema di Welo, pagi hari saya selalu melintas di Delang, Watowiti, Waimana 1, Waimana 2, saya tidak pernah menemukan ada siswa yang bersepeda ke sekolah. Padahal peserta didik SMPN 1 Lewolema sangat di dominasi oleh anak-anak dari wilayah ini. Medan ditempat inipun rata dan sangat cocok untuk bersepeda.
Jarak dari Delang ke Welo cuman 7 KM. Kalau bersepeda mungkin akan memakan waktu kurang lebih 20 – 25 menit. Untuk wilayah Waimana 1 dibawah 20 menit. Beberapa kali saya pernah bersepeda dari rumah kami di Weri ke sekolah dengan waktu tempuh 50 menit.
Ada hal yang entah baik/buruk dari mental “menumpang” orang yang lewat dengan sepeda motor saja dari pada harus berkorban, capeh lelah atau perhitungan lainnya. Padahal jika anak diberikan sepeda pasti ada nilai-nilai lain yang diinvestasikan, selain investasi kesehatan. Rasa tanggung jawab, keberanian, kerja keras pada anak perlahan akan terus tumbuh.
Dalam pertemuan bersama orang tua,kami sering menyampaikan hal ini, namun 2 tahun di SMPN 1 Lewolema belum terlihat anak-anak bersepeda ke sekolah. Entah kapan ada.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


