Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gina Rawdatuljanah : Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Gen Z

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

Gina Rawdatuljanah – Media sosial, hampir setiap hari kita membuka Instagram, TikTok, atau X (Twitter), entah untuk hiburan, mencari informasi, atau sekadar mengisi waktu luang. Tapi pernahkah kita berpikir, apakah media sosial selalu berdampak positif bagi kita? Media sosial sebenarnya adalah platform digital yang memungkinkan kita berinteraksi, berbagi informasi dan mengekspresikan diri. Contohnya, Instagram digunakan untuk membagikan foto, TikTok untuk hiburan, dan Linkedin untuk urusan profesional.

Fungsinya pun banyak bisa menjalin komunikasi jarak jauh, membuka peluang kerja, mengembangkan bisnis, bahkan menjadi sarana belajar. Namun, seperti pisau bermata dua, media sosial juga memiliki dua sisi bisa sangat bermanfaat, tapi juga bisa berdampak buruk jika tidak digunakan dengan bijak. Mari kita bahas dulu dampak positif media sosial dapat meningkatkan kreativitas, karena banyak anak muda yang kini menjadi kreator konten, desainer, bahkan pengusaha online berkat platform digital Selain itu, akses informasi juga jauh lebih cepat, kita bisa tahu berita terbaru hanya dengan satu klik Media sosial juga menjadi wadah berekspresi dan belajar, karena banyak akun edukatif dan inspiratif yang bisa menambah pengetahuan serta motivasi.

Namun di balik semua hal baik itu, media sosial juga memiliki dampak negatif yang perlu kita waspadai. Salah satunya adalah kecanduan, di mana seseorang sulit melepaskan diri dari ponselnya, bahkan sebelum tidur pun masih scroll timeline tanpa henti. Lalu ada perbandingan sosial, dimana kita cenderung membandingkan diri dengan kehidupan orang lain yang terlihat “sempurna di layar, padahal belum tentu sama dengan kenyataan. Paling sering terjadi adalah masalah kesehatan mental. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tertalu lama menggunakan media sosial dapat meningkatkan rasa cemas, stres, depresi, bahkan rasa kesepian. Coba kita pikir sejenak, siapa di antara kita yang pernah merasa kurang percaya diri setelah melihat postingan orang lain di Instagram? Atau mungkin, niat awalnya cuma mau balas pesan sebentar, eh tahu tahu sudah scroll TikTok satu jam. Pernah begitu?

Itulah bukti betapa besar pengaruh media sosial terhadap emosi dan pikiran kita. Menurut survei “We Are Social” tahun 2025, rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih dari 3 jam 5 menit per hari di media sosial Waktu sebanyak itu sebenarnya bisa kita gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif, seperti membaca, belajar hal baru atau berolahraga.

Tapi tentu saja, kita tidak perlu menjauhi media sosial sepenuhnya yang penting adalah menggunakannya dengan bijak Ada beberapa cara untuk mengurangi dampak negatifnya. Pertama, atur waktu penggunaan media sosial, misalnya maksimal dua jam sehari Kedua, ikuti akun akun yang positif dan bermanfaat, agar apa yang kita lihat setiap hari juga memberi energi baik Ketiga, gunakan media sosial sebagai sarana berkarya, bukan sekadar hiburan Dan keempat, ambil waktu detoks digital liburlah sejenak dari dunia maya.

Mungkin sehari tanpa media sosial untuk menyegarkan pikiran Seperti kata pepatah modern, “Media sosial bukan tempat untuk membandingkan diri, tapi untuk mengembangkan diri Kita bisa memilih menjadi pengguna yang cerdas, yang tahu kapan harus berhenti, kapan harus fokus, dan kapan harus berbagi hal baik untuk orang lain. Jadi teman-teman, media sosial sebenarnya seperti pisau. Jika digunakan dengan bijak, bisa membantu kita “memasak” sesuatu yang berguna Tapi kalau disalahgunakan, bisa melukai diri sendiri. Mari kita gunakan media sosial bukan untuk mencari validasi, tapi untuk berkarya, belajar, dan menginspirasi
Penulis : Gina Rawdatuljanah

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metode Belajar Kekinian Yang Meningkatkan Fokus Belajar

    Metode Belajar Kekinian Yang Meningkatkan Fokus Belajar

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Ada beberapa metode belajar kekinian yang dapat membantu meningkatkan fokus belajar. Berikut adalah beberapa contoh: Penting untuk menyesuaikan metode belajar dengan preferensi pribadi Anda dan mencoba beberapa metode untuk melihat mana yang paling efektif dalam meningkatkan fokus belajar Anda. Jangan ragu untuk mencari dan mengeksplorasi metode belajar lainnya yang dapat membantu Anda mencapai konsentrasi belajar […]

  • SMK Suradewa pembelajaran Teks Editorial bersama zaeni boli

    SMK Suradewa Larantuka Ajak Peserta Didik Bernalar Kritis Melalui Teks Editorial

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SMK Suradewa, Larantuka – Salah satu poin dari Profil Pelajar Pancasila adalah berpikir kritis , sikap ini penting dimiliki generasi muda agar dalam kehidupan yang sementara ini mereka tak terjebak dalam sikap yang apatis terhadap kehidupan itu sendiri . “Karena sesungguhnya sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama . Lewat berita yang berkembang di […]

  • Gemini 3.0 vs ChatGPT 5.1, perbandingan AI 2025, Amanda Caswell Tom's Guide, benchmark AI, kemampuan coding AI, akurasi multimodal, teknologi Google Gemini

    Gemini 3.0 Lebih Unggul dari ChatGPT 5.1 ?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tin Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Dalam sebuah tinjauan mendalam yang dipublikasikan oleh Tom’s Guide, editor AI Amanda Caswell melakukan serangkaian uji coba ketat untuk membandingkan dua model bahasa besar (LLM) terbaru yang baru saja diluncurkan: Gemini 3.0 dari Google dan ChatGPT 5.1 dari OpenAI. Berdasarkan hasil pengujian yang mencakup interpretasi visual, kemampuan coding, hingga penalaran logis, Gemini 3.0 dinyatakan keluar […]

  • Emanuel Fernandez Numba Ketua IGI Flores Timur

    Musda IGI Flores Timur Tetapkan Ketua Baru, Dorong Kolaborasi Organisasi Profesi Guru

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Flores Timur – Ikatan Guru Indonesia (IGI) , sebuah organisasi profesi guru di Flores Timur , menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di SDN Kampung Baru untuk memilih ketua baru setelah berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi bukti eksistensi IGI sebagai salah satu organisasi profesi yang aktif di Flores Timur. Dalam proses pemilihan yang diawali […]

  • Komunitas Jejak Zaman , Perpustakaan Digital , Koleksi Buku , Referensi Ilmiah , Artikel Pendidikan , Jurnal Nasional , Penyedia Ebook

    Mengenal Profil Komunitas Jejak Zaman

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Komunitas Jejak Zaman merupakan sebuah komunitas non-profit swadaya yang bertujuan menghasilkan karya dan produk sebagai “jejak” pendidikan/kebudayaan suatu tempat, melalui metode proyek-proyek kelompok yang ilmiah, santai, menyenangkan, sambil duduk minum kopi. Komunitas ini didirikan pada Rabu, 10 Mei 2023 oleh Yan Surachman, Antonius Tuan Tana Ruron, Maria Renha Rosari Putri Dore, Foni Anmal Kurniyati, dan […]

  • Program pinjam gulir buku tbm lautan ilmu dan tbm solita larantuka

    Praktik Baik Pinjam Gulir Buku Antara TBM Solita Dan TBM Lautan Ilmu

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Buku-buku cerita anak yang sempat dipinjam oleh TBM Solita akhirnya dikembalikan ke TBM Lautan Ilmu. Kini, saatnya buku-buku tersebut melanjutkan perjalanan ke Taman Baca lain yang antusias dengan program pinjam gulir buku. Olin Uran, pengelola TBM Solita menyampaikan terima kasih kepada Abang Zaeni Boli, pendiri Taman Baca Lautan Ilmu dan Bengkel Seni Milenial di SMK […]

expand_less