Breaking News
light_mode
Trending Tags

Estafet Kepemimpinan: Pengurus OSIS SMK Sura Dewa Perdalam Manajemen Organisasi dan Teknik Sidang

  • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

Larantuka – Semangat membara ditunjukkan oleh pengurus OSIS SMK Sura Dewa saat memasuki hari kedua agenda Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS). Bertempat di Aula SMK Sura Dewa pada Sabtu (07/02/2026), puluhan aktivis muda ini dibekali insting manajerial dan teknik diplomasi untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Meski suasana pagi di sekitar sekolah tidak secerah biasanya, atmosfer di dalam aula justru berbanding terbalik. Para peserta tampak antusias menyerap materi dari jajaran pemateri berkompeten. Sesi pertama dibuka dengan pemaparan mendalam mengenai Manajemen Organisasi oleh Pembina Yayasan, Dr. H. Ahmad Muhammad Kasim, M.Kes. Beliau menekankan bahwa fondasi utama organisasi yang sehat terletak pada tata kelola yang sistematis dan visi yang terukur.

Memasuki sesi siang, dinamika pelatihan semakin menarik dengan materi Problem Solving yang dibawakan secara kolaboratif oleh Guru BK dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga simulasi pengambilan keputusan di tengah situasi krisis agar mampu menjadi penengah yang bijak di lingkungan sekolah.

Aspek teknis organisasi pun tak luput dari perhatian. Wakasek Bidang Kurikulum memberikan pembekalan mengenai tata cara rapat dan debat formal. Puncaknya, para pengurus OSIS SMK Sura Dewa melakukan simulasi memimpin sidang. Suasana aula berubah menjadi ruang sidang yang hidup, di mana setiap peserta belajar menyampaikan pendapat dengan argumentasi yang kuat namun tetap menjunjung tinggi etika.

Tidak hanya fokus pada internal, jejaring eksternal juga diperkuat melalui materi dari Koalisi KOPI Mura Rame. Mereka berbagi strategi mengenai pentingnya membangun kolaborasi positif dan memperluas relasi di luar lingkungan sekolah guna mendukung program kerja OSIS yang lebih berdampak bagi masyarakat luas.

Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut ditutup secara resmi oleh Wakasek Bidang Kurikulum SMK Sura Dewa, Abu Bakar S Dasy. Dalam pesannya, beliau berharap seluruh materi yang diterima dapat menjadi bekal nyata dalam menjalankan roda organisasi setahun ke depan. “Kalian adalah ujung tombak sekolah. Ilmu ini adalah penguat untuk membentuk karakter pemimpin yang tangguh dan humanis,” pungkasnya.

  • Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • Editor: AI Editor - Gemini 3.0

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maulia Rahman : Mengenal 4 Tipe Kader IMM dalam Estafet Kepemimpinan Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Aktivis sekaligus pemerhati organisasi, Maulia Rahman, menyoroti pentingnya pemahaman mengenai klasifikasi kader dalam tubuh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Sebagai jantung yang menggerakkan organisasi, keberlangsungan dakwah Muhammadiyah sangat bergantung pada kualitas dan karakteristik para kader yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan. Menurut analisis yang dihimpun, kader bukan sekadar anggota, melainkan sumber daya utama yang menghidupkan […]

  • Pinjam Gulir Buku TBM Lautan Ilmu Menjangkau Desa Koten Walang Tanjung Bunga

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Upaya yang sungguh-sungguh terus dijalankan oleh TBM Lautan Ilmu lewat program Pinjam Gulir Buku . Program Pinjam gulir adalah penawaran kepada komunitas-komunitas masyarakat untuk dapat meminjam buku dan mengelolanya dalam waktu tertentu. Program ini memungkinkan komunitas yang tidak memiliki buku bacaan anak menjadi dapat lebih berdaya dalam literasi membaca. Beberapa waktu lalu anak-anak Desa Koten […]

  • Alat Transportasi Yang Menjadi Simbol Kebudayaan Daerah

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Ada beberapa contoh alat transportasi yang menjadi simbol kebudayaan daerah. Berikut adalah beberapa di antaranya: Alat transportasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga menjadi simbol budaya, sejarah, dan identitas suatu daerah. Mereka mencerminkan keunikan dan kekayaan kebudayaan lokal yang melekat dalam cara masyarakat melakukan perjalanan dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

  • Menghidupkan Maria Zaitun, BSM Pentaskan Nyanyian Angsa di Flores Timur

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 181
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Tokoh ikonik Maria Zaitun akan kembali menyuarakan jeritan kemanusiaan di tanah Flores melalui pementasan teater “Nyanyian Angsa” karya WS Rendra. Bengkel Seni Milenial (BSM) kini tengah mempersiapkan generasi barunya untuk menghidupkan kembali kisah klasik yang ditulis pada akhir tahun 60-an tersebut, sebagai upaya melawan ketidakadilan sosial yang masih relevan hingga saat ini. Pementasan […]

  • Mengenal Profil Perpus Jejak Zaman Kota Probolinggo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Probolinggo – Perpus Jejak Zaman adalah salah satu perpustakaan umum swadaya masyarakat yang diinisiasi oleh perkumpulan Komunitas Jejak Zaman. Perpustakaan ini terletak di Perum Puri Kerinci Asri, kelurahan Pilang, Kademangan, Kota Probolinggo. Yan Surachman, salah satu pengelola perpustakaan, menjelaskan bahwa perpustakaan ini memang bagian dari kegiatan komunitas yang ingin mengajak masyarakat sekitar lebih gemar membaca […]

  • Catatan Seniman Zaeni Boli Untuk Pertunjukkan Herman Johannes Di Larantuka

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Hal paling membahagiakan adalah pertunjukan kami ( Zaeni Boli ) bisa disaksikan langsung oleh Ibu Rita Matu Mona dari Teater Koma, kurator dari program ini . Pasti banyak dari publik di Flores Timur yang tak mengenalnya saya pun begitu . Hal itu bisa dianggap wajar karena teater atau seni pertunjukan tidak terlalu populer di tempat […]

expand_less
Exit mobile version