Sinergi Pemuda dan Pemerintah, Muda Literasi Abdya Dorong Aktivasi Perpustakaan Desa
- account_circle Maulia Rahman: Organisatoris Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
- calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
- visibility 15
- print Cetak

SUSOH – Upaya memperkuat budaya baca di tingkat akar rumput terus digencarkan oleh komunitas Muda Literasi Aceh Barat Daya (MLA). Pada Senin, 27 April 2026, komunitas ini melakukan audiensi strategis bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat Daya guna mendorong aktivasi perpustakaan desa sebagai pusat literasi masyarakat gampong yang lebih inklusif.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Maulia, pendiri Muda Literasi, yang memaparkan rencana strategis melalui Program Saweu Gampong. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi literasi langsung kepada warga desa, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya membaca, serta mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan utama. Maulia menegaskan bahwa kehadiran fisik perpustakaan di desa harus dibarengi dengan gerakan sosial yang berkelanjutan agar dampaknya benar-benar terasa oleh masyarakat.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan Abdya, Iswandi, S.P, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai energi kreatif dari kalangan muda merupakan kunci percepatan realisasi program pemerintah yang selama ini belum berjalan optimal di tingkat desa. Sebagai tindak lanjut konkret, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan perpustakaan desa, yang diawali dengan pendataan kondisi fasilitas di setiap gampong secara mendetail.
Hafizah, selaku Co-Founder Muda Literasi, menambahkan bahwa komunitas yang baru berusia satu tahun ini berkomitmen menjalin kerja sama luas, termasuk melalui program donasi buku. Sinergi ini diharapkan mampu mengubah citra perpustakaan dari sekadar proyek fisik menjadi pusat aktivitas intelektual. Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah dan pemuda, Aceh Barat Daya optimis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi yang merata hingga pelosok desa.
- Penulis: Maulia Rahman: Organisatoris Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
- Editor: Manual Editor


