Harapan Maria Raha Liwu dalam Penantian Program Nutrisi Sekolah
- account_circle Maria Raha Liwu : Pelajar SMAN 1 Wulanggitang , Penulis Muda Berbakat Kabupaten Flores Timur
- calendar_month 30 menit yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

WULANGGITANG, FLORES TIMUR – Semangat literasi yang dipadukan dengan dinamika sosial terekam kuat dalam karya tulisan yang dikirimkan oleh siswa dari kawasan Nusa Tenggara Timur. Melalui tulisan bertajuk “MBG dari Emak dan MBG Gorengan”, esai inspiratif milik Maria Raha Liwu, siswi kelas X Fase E 2 SMAN 1 Wulanggitang, berhasil menyuarakan realitas sekaligus refleksi mendalam mengenai kehadiran program jaminan nutrisi nasional.
Dalam narasinya, ia mengungkapkan kondisi meja-meja sekolahnya yang masih kosong dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Setiap hari, para siswa harus membawa bekal sederhana berisi pangan lokal seperti ubi, pisang, dan telur, atau sekadar membeli gorengan di dekat sekolah demi mengganjal perut yang lapar. Meski sempat dirundung rasa kecewa karena program resmi belum kunjung tiba di wilayah Flores Timur, kehadiran sosok guru yang penuh perhatian menjadi penawar utama. Sang guru senantiasa memotivasi mereka untuk tidak kalah oleh rasa lapar dan membekali mereka dengan “gizi dari hati” berupa bimbingan yang tulus.
Harapan Maria Raha Liwu tertuang jelas pada kedewasaan berpikir yang lahir dari proses ini. Penantian tersebut justru menumbuhkan nilai Kemandirian Siswa untuk belajar menanam tanaman pangan di halaman rumah dan saling berbagi. Keterbatasan fisik tidak lagi menjadi penghalang konsentrasi belajar mereka berkat perhatian guru yang bertindak layaknya orang tua di sekolah.
Karya yang diikutsertakan dalam agenda Komunitas Jejak Zaman ini menjadi bukti otentik bagi publik nasional mengenai keberhasilan Pendidikan Karakter di daerah. Melalui tulisan orisinal ini, generasi muda dari kaki gunung di Kabupaten Flores Timur ini menunjukkan optimisme bahwa masa depan mereka akan tetap cerah demi kemajuan bangsa.
- Penulis: Maria Raha Liwu : Pelajar SMAN 1 Wulanggitang , Penulis Muda Berbakat Kabupaten Flores Timur
- Editor: Manual Editor


