Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apresiasi Dan Kritik Program PPPK Oleh Ketua PGRI Flores Timur

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
  • visibility 148
  • print Cetak

Maksimus Masan Kian, sebagai Ketua PGRI Flores Timur, mengungkapkan pandangan yang mencakup apresiasi serta kritik terhadap kebijakan PPPK yang telah dijalankan oleh pemerintah. Dia mengamati bahwa guru honorer telah menunjukkan rasa bangga sejak diperkenalkannya program PPPK. Bagi mereka, program ini dianggap sebagai langkah terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.

Dalam konteks kenaikan status dari guru honorer menjadi PPPK, terjadi peningkatan pendapatan yang sangat signifikan. Sebelumnya, pendapatan seorang guru honorer mungkin saja di bawah Rp. 1.000.000, namun dengan menjadi PPPK, pendapatan bisa melonjak hingga mencapai Rp. 3.000.000. Hal ini tentu saja memberikan kepuasan batin kepada guru serta membawa kebahagiaan bagi keluarga mereka.

Adalah tepat untuk memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada negara yang telah secara nyata membantu meningkatkan nasib para guru honorer. Keluhan yang telah lama dirasakan oleh para guru akhirnya mendapatkan respon nyata.

Penghargaan serupa juga layak diberikan kepada Organisasi Profesi Guru, PGRI, yang telah memberikan gagasan awal terkait pola penerimaan ASN melalui jalur PPPK dan terus mengawal proses tersebut. PGRI bukan hanya memberikan gagasan, tetapi juga secara ketat mengawal pelaksanaannya serta senantiasa memberikan saran dan aspirasi dari para guru.

Namun, seperti halnya dalam setiap program, masih terdapat kekurangan. Untuk mengetahui hal ini, sangat penting untuk mendengarkan respon dari akar rumput. PGRI, sebagai organisasi profesi yang berkomitmen pada perjuangan para guru, selalu terbuka terhadap aspirasi mereka.

Beberapa aspirasi yang disampaikan termasuk fakta bahwa seleksi PPPK belum memberikan kesempatan yang cukup luas bagi guru honorer di sekolah swasta, serta guru TK/PAUD dan guru di bawah Kementerian Agama. Selain itu, guru honorer di sekolah swasta yang lulus PPPK tidak ditempatkan kembali di sekolah swasta, melainkan di sekolah negeri.

Melalui pengumpulan berbagai keluhan dan aspirasi ini, diharapkan agar Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, beserta Anggota DPR RI di Jakarta dapat mengambil keputusan yang akan membawa keadilan bagi para guru honorer di sekolah swasta, guru TK/PAUD, serta guru di bawah Kementerian Agama.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Alfamart Kiupukan Bertanggung Jawab, PGRI TTU Kecam Video Viral Narasi Pencurian

    Minta Alfamart Kiupukan Bertanggung Jawab, PGRI TTU Kecam Video Viral Narasi Pencurian

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle T R
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Kefamenanu – Beredarnya potongan video rekaman CCTV dari salah satu gerai Alfamart di Kiupukan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang disertai narasi bahwa seorang kepala sekolah melakukan pencurian minyak goreng, menuai reaksi keras dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten TTU. Menanggapi kabar tersebut, PGRI TTU bergerak cepat dengan menemui kepala sekolah yang bersangkutan serta […]

  • Lamafa, Fince Bataona, Lamalera, Budaya Flores Timur, Musim Lefa, Ayu Lelang Ayaq, Lewo Tanah, Literasi NTT

    Menyelami Kesakralan “Lamafa ” , Simbol Keteguhan Budaya dalam Novel Fince Bataona

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Ayu Lelang Ayaq : Pegiat literasi dan penulis muda berbakat dari Flores Timur.
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Larantuka – Literasi bukan sekadar deretan kata, melainkan cermin kebudayaan yang hidup. Novel “Lamafa” karya Fince Bataona hadir sebagai upaya monumental dalam menjaga tradisi masyarakat Lamalera di tengah gempuran modernitas. Melalui tinjauan mendalam Ayu Lelang Ayaq, Ketua Club Baca Sura Dewa, novel ini mengungkap sisi sakral dari perburuan paus yang selama ini hanya dipandang sebagai […]

  • athletic bilbao tahan barcelona 0-0

    Barcelona Ditahan Athletic Bilbao 0-0 Di San Mames

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Athletic Bilbao dan Barcelona bermain imbang 0-0 dalam pertandingan lanjutan La Liga di San Mames pada hari Senin (4/3/24). Walaupun El Barca menurunkan bomber andalan, Robert Lewandowski , namun hasil pertandingan ini tetap mengecewakan bagi pendukung. Sebenarnya kedua tim saling jual beli serangan sepanjang pertandingan, namun tidak ada satu pun yang berhasil mencetak gol. Barcelona […]

  • Forum Group Discussion FGD Pendidikan Flores Timur Edisi 2

    Pesan Dari Jerman Untuk Pendidikan Di Flores Timur

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pada FGD Pendidikan #2 Flores Timur yang diadakan pada 16 Mei 2025 di Aula Rujab Bupati Flores Timur, Zaini Boli berkesempatan untuk menyampaikan pesan khusus dari Kakak Ina Adonara yang saat ini bekerja sebagai perawat profesional di Jerman. “Setelah Om Dus memantik diskusi yang menarik, saya merasa perlu menyampaikan pesan motivasi dari Kakak Ina yang […]

  • PGRI Perjuangkan Nasib Guru

    Perjuangan PGRI Didengar Mahkamah Agung, Guru Berusia Di Atas 50 Tahun Bisa Ikut Program Guru Penggerak

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Perjuangan yang gigih dan tidak kenal lelah yang ditunjukkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) dari waktu ke waktu selalu membuahkan hasil yang menggembirakan bagi para guru. Perjuangan berdarah-darah hingga lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, guru menerima Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG) setara dengan satu kali gaji pokok, perjuangan […]

  • Didi Prasetyo Benu bersama I Gede Arya Wiguna

    Dosen Unimor Berikan Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Block di Perumahan Biinmaffo

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pada 7 September 2024, dosen Universitas Timor ( Unimor ) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi paving block di Perumahan Biinmaffo, Kelurahan Tubuhue, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Didi Prasetyo Benu bersama I Gede Arya Wiguna, S.Si., M.Si., dan melibatkan warga perumahan serta Kelompok Tani […]

expand_less