Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas Jejak Zaman » Cara Meningkatkan Literasi Finansial Di Sekolah

Cara Meningkatkan Literasi Finansial Di Sekolah

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Untuk meningkatkan literasi keuangan di sekolah, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

  1. Mengintegrasikan literasi keuangan dalam kurikulum: Sekolah dapat memasukkan pembelajaran literasi keuangan sebagai bagian dari kurikulum yang terstruktur. Ini dapat mencakup pelajaran khusus tentang manajemen keuangan pribadi, pengelolaan anggaran, investasi, dan pemahaman dasar tentang lembaga keuangan. Materi tersebut dapat diajarkan melalui pelajaran ekonomi, matematika, atau bahkan dalam program ekstrakurikuler.
  2. Melibatkan guru dan staf sekolah: Guru dan staf sekolah dapat dilibatkan dalam pelatihan dan pengembangan profesional terkait literasi keuangan. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang ditingkatkan, mereka dapat memberikan bimbingan kepada siswa dalam hal pengelolaan keuangan, memberikan contoh yang baik, dan menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan.
  3. Membuat program literasi keuangan yang praktis: Selain teori, siswa juga perlu dilibatkan dalam kegiatan praktis yang membantu mereka menerapkan konsep literasi keuangan dalam kehidupan nyata. Ini dapat mencakup simulasi pengelolaan anggaran, pembuatan rencana keuangan, atau proyek keuangan yang melibatkan pengumpulan dan analisis data.
  4. Membentuk klub atau komunitas literasi keuangan: Sekolah dapat mendirikan klub atau komunitas literasi keuangan di mana siswa dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide tentang keuangan. Klub ini dapat mengadakan pertemuan rutin, diskusi, atau kegiatan yang mendorong siswa untuk belajar lebih banyak tentang literasi keuangan.
  5. Menciptakan kemitraan dengan lembaga keuangan: Sekolah dapat menjalin kemitraan dengan lembaga keuangan setempat, seperti bank atau lembaga keuangan mikro, untuk memberikan sumber daya, pelatihan, atau kunjungan ke sekolah. Lembaga keuangan ini dapat membantu siswa memahami lebih lanjut tentang produk dan layanan keuangan serta memberikan wawasan praktis tentang cara mengelola keuangan.
  6. Melibatkan orang tua dan keluarga: Sekolah dapat mengadakan pertemuan atau acara khusus untuk orang tua dan keluarga dengan tujuan membahas literasi keuangan. Ini dapat mencakup diskusi tentang pentingnya pendidikan keuangan, sumber daya yang tersedia, atau strategi untuk mendukung pengelolaan keuangan keluarga yang sehat.
  7. Menggunakan teknologi dan sumber daya digital: Memanfaatkan teknologi dan sumber daya digital, seperti aplikasi keuangan atau platform pembelajaran online, dapat membuat pembelajaran tentang literasi keuangan lebih menarik dan interaktif. Siswa dapat menggunakan alat-alat ini untuk mengikuti simulasi, bermain game edukatif, atau mengakses materi pembelajaran yang interaktif.
  8. Mengadakan acara dan kompetisi literasi keuangan: Sekolah dapat mengadakan acara atau kompetisi literasi keuangan, seperti tantangan penulisan esai, presentasi, atau proyek penelitian tentang topik keuangan. Ini akan mendorong siswa untuk memperdalam pemahaman mereka tentang literasi keuangan dan memberikan penghargaan atas prestasi mereka.
  9. Membangun kemitraan dengan komunitas dan organisasi terkait: Sekolah dapat bekerja sama dengan komunitas lokal, organisasi non-pemerintah, atau lembaga keuangan untuk menyelenggarakan workshop, seminar, atau program pendidikan khusus tentang literasi keuangan. Ini akan memberikan sumber daya tambahan dan pengalaman nyata yang berharga bagi siswa.
  10. Evaluasi dan pemantauan: Penting untuk terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program literasi keuangan di sekolah. Dengan melakukan evaluasi secara berkala, sekolah dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengadaptasi program literasi keuangan sesuai kebutuhan siswa.

Dengan mengimplementasikan strategi-strategi ini, sekolah dapat meningkatkan literasi keuangan siswa, membantu mereka membangun pemahaman dan keterampilan keuangan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan keuangan dalam kehidupan mereka.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
− 2 = 4


Rekomendasi Untuk Anda

  • Herman Johannes , Perjuangan Yang Patut Dikenang

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dari bumi Nusa Tenggara Timur telah lahir banyak orang hebat yang berkontribusi bagi Negeri ini tiga diantaranya tercatat sebagai Pahlawan Nasional salah satunya Herman Johannes seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari Rote Nusa Tenggara Timur. Kontribusi besarnya telah diakui oleh Negara baik semasa agresi militer Belanda ke 1 dan ke 2 ataupun setelah kemerdekaan seorang […]

  • Sarifah Lewar Wakili NTT di Jambore Pelajar Nasional 2025, SMK Sura Dewa Bangga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Larantuka — SMK Sura Dewa kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu peserta didiknya, Sarifah Lewar, terpilih sebagai satu-satunya wakil Nusa Tenggara Timur pada kegiatan Jambore Pelajar Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Ma’arif Institut. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada 17–21 November 2025 dan menghadirkan 100 pelajar dari seluruh Nusantara. Keberangkatan Sarifah menjadi momen yang sangat […]

  • SD IT Daru Quthny Gelar Kegiatan Got Talent , Bakat Cemerlang Masa Depan Gemilang

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sekolah Dasar Islam Terpadu ( SD IT Daru Quthny ) menggelar kegiatan Daru Quthny Got Talent dalam rangka milad Yayasan Daru Quthny ke-18 di Yayasan Daru Quthny, Meudang Ara , Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya Senin 11 Mei 2025 . Kepala SD IT DARU QUTHNY , Muhammad Asyrafi , menyampaikan bahwa ajang Got Talent […]

  • Gerak Cepat, OSIS SMK Sura Dewa Susun Kepengurusan Baru di Hari Pertama Sekolah

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 11
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Mengawali tahun ajaran baru dengan semangat organisasi, Pengurus OSIS SMK Sura Dewa terpilih langsung tancap gas melakukan koordinasi awal. Bertempat di salah satu ruang kelas, para pengurus baru ini berkumpul tepat setelah kegiatan belajar mengajar hari pertama sekolah usai, Senin (5/1/2026). Rapat perdana ini dipimpin langsung oleh Ketua OSIS terpilih, Bergita Dewi Balawala, […]

  • Industrialisasi Dalam Sudut Pandang Pendidikan

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Industrialisasi adalah proses transformasi suatu masyarakat dari yang didominasi oleh sektor pertanian menjadi yang didominasi oleh sektor industri. Industrialisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. Pandangan terhadap industrialisasi dalam pendidikan dapat beragam tergantung pada konteks dan perspektif yang digunakan. Di satu sisi, ada pandangan yang melihat industrialisasi sebagai peluang besar untuk […]

  • Kaos Sablon Sebagai Hasil Kebudayaan Kekinian

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kaos sablon merupakan salah satu produk yang dapat mencerminkan hasil kebudayaan dalam berbagai aspek. Berikut beberapa hal yang dapat menjelaskan bagaimana kaos sablon dapat menjadi hasil kebudayaan: Kaos sablon sebagai hasil kebudayaan bukan hanya sebagai produk fisik, tetapi juga sebagai medium yang memungkinkan untuk menghargai, menyebarkan, dan memperkuat identitas budaya. Melalui desain, motif, bahasa, dan […]

expand_less
Exit mobile version