Breaking News
light_mode
Trending Tags

TBM Palo Porong Gelar Latihan Menganyam

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 181
  • print Cetak

TBM Palo Porong – ‘Dese’ atau ‘sokal’ (dalam bahasa Lamaholot) merupakan salah satu kerajinan anyaman berbahan dasar daun lontar yang merupakan salah satu kerajinan tangan dari kabupaten Flores Timur yang mana kerajinan ini difungsikan sebagai wadah penyimpanan garam hasil olahan warga untuk dijual kepada publik dengan takaran harga sesuai per-ukurannya masing-masing dan juga digunakan dalam keperluan hajatan adat.

Salah satu desa yang yang mana warganya memiliki mata pencarian petani garam yang masih menggiati kerajinan tangan ini adalah warga Desa Kolaka (Dusun Kolidatang) Kecamatan Tanjung Bunga.

Selain digunakan sebagai tempat penyimpan garam atau bumbu dapur, desa atau sokal juga dewasa ini kerap kali dirancang secara lebih kreatif juga sebagai wadah menyimpan sajian makanan, bahkan bahkan sebagai pelengkap keindahan ruangan yang mana biasanya dipakai untuk vas bunga, serta masih banyak beragam fungsi lainnya. Dengan kata lain, kerajinan tangan tersebut jika dikembangkan secara lebih kreatif maka akan berguna dalam meningkatkan pendapatan finansial ekonomi warga, yang mana kerajinan tangan seperti ini sangat digandrungi oleh publik.

Dalam giat Literasi komunitas TBM Palo Porong Kolidatang pada hari ini (kamis/29 Februari 2024) melalui program Bincang-Bincang Inspirasi ‘BBI’ Seri-6, saya (Thomas Are, S.Pd) sebagai founder sekaligus fasilitator komunitas mencoba untuk memfasilitasi para peserta untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang hal ini sekaligus belajar untuk menganyamnya melalui narasumber utama yang adalah dari warga setempat yang memiliki pekerjaan sebagai petani garam dan mahir dalam anyaman ini yang dihadirkan secara langsung untuk berbagi kepada anggota komunitas. Beliau adalah Bapak Nikolaus Watan Tenawahang, warga Desa Kolaka-Dusun Kolidatang.

Hemat saya, kegiatan yang dirancang dan terselenggara pada hari ini mengandung beberapa bidik tujuan utama yakni; melalui kegiatan ini anak-anak dilatih untuk terampil secara khusus dalam menganyam ‘sokal’ garam agar nantinya mereka dapat terlibat secara aktif dengan keterampilan yang dimiliki untuk membantu kedua orang tua mereka, karena rata-rata dari setiap peserta memiliki orang tua yang bekerja sebagai petani garam.

Selain itu juga, tujuan lainnya yakni membuka wawasan serta menstimulus peserta agar memiliki kreatifitas dalam mengolah bahan baku lokal melalui sumber daya alam yang tersedia untuk menciptakan hasil kerajinan tangan yang bermutu guna menunjang kehidupan mereka. Guna menjawab tujuan tersebut, setelah memahami tentang teknik menganyam ‘sokal’ garam melalui praktik langsung pada hari ini sebagai keterampilan dasar menganyam kerajinan tangan berbahan lokal daun lontar, setiap peserta juga diberikan tugas rumah untuk menciptakan kerajinan tangan lainnya dengan berbahan dasar daun lontar (kerajinan tangan itu misalnya; tempat bolpoin, wadah untuk menyimpan peralatan rumah tangga, wajan, vas bunga, dan lain-lain), yang mana hasil pekerjaan tersebut akan dikumpulkan dalam pertemuan pekan berikutnya.

Kegiatan literasi berbasis keterampilan yang dilaksanakan pada hari ini di komunitas TBM kami juga sebenarnya merupakan sebuah motivasi secara langsung kepada warga setempat melalui anak-anak peserta komunitas agar tidak terlalu bergantung pada barang-barang produksi pabrik berbahan plastik, aluminium, melamine, dan sebagainya dan kembali menggunakan dese atau sokal dalam kehidupan sehari-hari sehingga lambat laun akan mendatangkan nilai tambah dari segi ekonomi bg para penganyam.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • bsm smk suradewa larantuka cafe janda riangpuho

    Pentas Bertemakan Pelakor , BSM SMK Suradewa Bikin Heboh Di Riangpuho

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Senin, 10 Juni 2024, menjadi hari yang istimewa bagi kelompok teater Bengkel Seni Millenial ( BSM SMK Suradewa ) yang kembali menggelar tur pentasnya, kali ini di Riang Puho. Dalam pertunjukan tersebut, BSM menyuguhkan karya yang sangat unik dan berhasil memukau penonton. Pentas kali ini mengangkat tema pelakor, yang bercerita tentang para perempuan pelakor mengeluarkan […]

  • Akses Pendidikan Bagi Masyarakat Perantauan

    Akses Pendidikan Bagi Masyarakat Perantauan

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Akses pendidikan bagi masyarakat perantauan dapat menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Ketika seseorang tinggal di luar daerah asalnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi aksesibilitas pendidikan mereka. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal akses pendidikan bagi masyarakat perantauan: Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara keseluruhan […]

  • Bengkel Seni Milenial Manfaatkan Ruang Publik Tak Terurus Untuk Pengembangan Bakat Anak

    Bengkel Seni Milenial Memanfaatkan Ruang Publik Tak Terurus Untuk Pengembangan Bakat Anak

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Bengkel Seni Milenial Larantuka – Tak ada gedung pertunjukkan yang memadai untuk remaja di Flores Timur berlatih kesenian , maka ruang ruang publik tak terurus atau pantai menjadi alternatif untuk pelaku kesenian berlatih seperti yang dilakukan oleh Bengkel Seni Milenial, sebuah kelompok kesenian kecil yang berada di Flores Timur. Rabu, 22 April 2025, bertempat di […]

  • Konten Yang Dapat Menggunakan Lisensi Creative Common

    Konten Yang Dapat Menggunakan Lisensi Creative Common

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Lisensi Creative Commons dapat digunakan untuk berbagai jenis konten kreatif. Berikut adalah beberapa contoh jenis konten yang dapat menggunakan lisensi Creative Commons: Ini hanya beberapa contoh, dan lisensi Creative Commons dapat diterapkan pada berbagai jenis konten kreatif lainnya. Penting untuk diingat bahwa setiap jenis lisensi Creative Commons memiliki persyaratan dan batasan yang berbeda, jadi pastikan […]

  • Stand SMKN 1 Titehena pada Ppameran P5

    Menggali Potensi SMKN 1 Titehena: Kreasi Pot Bunga dan Penguatan Public Speaking

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 203
    • 0Komentar

    SMKN 1 Titehena hadir sebagai sekolah baru dengan potensi besar di Flores Timur, terutama melalui jurusan pertanian yang inovatif. Saat Zaini Boli , Kontributor ZamanNewsID, mengunjungi stand pameran P5 pada Perayaan HARDIKNAS 2025, stand SMKN 1 Titehena langsung mencuri perhatian. Salah satu daya tarik utama adalah kreasi pot bunga minimalis dari serabut kelapa yang ramah […]

  • Karnaval SMK Sura Dewa Larantuka 2025 Tampilkan Kreativitas dan Budaya Nusantara

    Karnaval SMK Sura Dewa Larantuka 2025 Tampilkan Kreativitas dan Budaya Nusantara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Larantuka – SMK Sura Dewa Larantuka kembali hadir memeriahkan Karnaval HUT RI ke-80 dengan menampilkan ragam kreativitas dan budaya yang selaras dengan tema “Cerdas Berbudaya”. Tahun ini, sekolah yang dikenal aktif dalam kegiatan seni dan budaya tersebut mengirimkan sekitar 170 peserta didik bersama para guru pendamping. Bagi SMK Sura Dewa, cerdas berbudaya tidak hanya sekadar […]

expand_less