Dosen Dan Mahasiswa IKTL Prodi THP Melakukan Giat PKM Di Posko Pengungsian Desa Lewoingu
- account_circle yansurachman
- calendar_month Ming, 8 Des 2024
- visibility 70
- comment 0 komentar

IKTL Larantuka – Erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur yang terjadi pada tanggal 04 November 2024 kemarin sungguh memberikan dampak yang pedih bagi segenap warga yang terdampak. Selain merenggut korban nyawa, warga juga mengalami kehilangan harta benda, termasuk rumah sebagai tempat tinggal mereka. Menghadapi kondisi demikian, maka warga yang terdampak terpaksa mengungsi pada lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat.
Kondisi ini tentuhnya menarik empati dari segenap pribadi, kelompok, maupun instansi untuk terlibat dalam meringankan penderitaan mereka melalui beragam aksi kepedulian, begitupun dengan lembaga perguruan tinggi ‘Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Lembaga perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Hendrikus Leven ini dalam sebulan terakhir sangat konsisten melaksanakan beragam aksi solidaritas kemanusiaan yang juga merupakan bentuk giat dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk meringankan penderitaan warga korban bencana alam erupsi gunung Lewotobi.
Pada hari ini Sabtu/07 Desember 2024, Lembaga perguruan tinggi Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) kembali melaksanakan giat pengabdian kepada masyarakat yang kesekian kalinya di Posco pengungsian warga korban bencana alam erupsi Gunung Lewotobi. Team yang turun mewakili kampus dalam kegiatan pada hari ini adalah para dosen dan mahasiswa-mahasiswi prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka ( IKTL Larantuka ), yang mana lokasi kegiatan hari ini bertitik pada Posco pengungsian di Desa Lewoingu (Eputobi)-Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.
Adapun bentuk aneka kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dijalankan pada hari ini antara lain; menjadi relawan sehari pada dapur umum untuk mengurus konsumsi makan-minum bagi warga pengungsian, membantu penyaluran logistik, serta terlibat aktif dalam memberikan penguatan moril kepada warga pengungsian. Kegiatan ini dikoordinatori oleh ketua Team yakni ‘Donata Peni, S.Pi.,M.Si (Dosen/Sekretaris Kepro THP IKTL). Para dosen yang ikut serta dalam kegiatan ini diantaranya adalah ‘Yosefina M.J Batafor, S.Pi.,M.Si (Kepro THP IKTL)’, Karolus Banda Larantukan, S.Fil.,M.Hum’ dan ‘Hermina Pransa Betan, S.Pi (Kep. Lab THP IKTL)’. Kegiatan ini diikuti oleh 20-an mahasiswa/mahasiswi prodi THP Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka.
Ketua Team ‘Donata Peni, S.Pi.,M.Si’ dalam arahannya kepada segenap anggota team pelaksana aksi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi IKTL Larantuka, yakni pengabdian kepada masyarakat. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan sebuah kesempatan bagi dosen maupun mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, inovasi, serta bentuk empati kepedulian yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


Saat ini belum ada komentar