Ina Tokan Dan Anita Mare Antar SMK Sura Dewa Juara 2 Dalam FLS3N 2025 Flores Timur
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
- visibility 154
- print Cetak

Komitmen SMK Sura Dewa dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan pembelajaran berbasis kearifan lokal kembali dibuktikan melalui inisiatif salah satu guru muda inspiratifnya, Magdalena Ina Tokan, yang akrab disapa Ibu Intok. Melalui pembelajaran Muatan Lokal (Mulok), Ibu Intok membawa inovasi dengan menghubungkan peserta didik SMK Sura Dewa ke dunia tradisi Tenun Ikat Flores Timur yang nyaris punah.
Langkah strategis ini dimulai saat Ibu Intok mengajak para siswa mengunjungi Kelompok Tenun Ikat Tonu Wujo di Watowiti, tak jauh dari Bandara Gewayantana. Kelompok tenun ini dikenal sebagai pelestari Tenun Ikat tradisional Flores Timur, yang kini mulai mendapat perhatian kembali setelah lama tidak diminati oleh generasi muda.
Kunjungan tersebut bukan hanya sekadar studi lapangan. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, SMK Sura Dewa berhasil membangun kemitraan strategis dengan Kelompok Tenun Tonu Wujo, yang saat ini sedang mendapatkan pendampingan langsung dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Pendampingan tersebut akan menghasilkan karya dokumentasi penting berupa film dokumenter dan buku tentang tenun ikat sebagai warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.
Sebagai tindak lanjut kolaborasi ini, pada tanggal 8 Mei 2025, SMK Sura Dewa menerima kunjungan tim dari Kelompok Tenun Tonu Wujo bersama perwakilan dari Kementerian Kebudayaan RI. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya, sekaligus menjadi bukti bahwa sekolah kejuruan pun bisa menjadi pusat inovasi dan agen pelestarian budaya lokal.
“Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa guru muda di SMK Sura Dewa tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan budaya. Mereka menjadi penggerak perubahan, baik dalam pendidikan maupun pelestarian warisan budaya,” ujar salah satu perwakilan dari Kementerian Kebudayaan.
Dengan kolaborasi ini, SMK Sura Dewa semakin menunjukkan peran strategisnya sebagai sekolah vokasi unggulan di Flores Timur yang mampu merespons tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya daerahnya.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


