Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bengkel Seni Milenial Gelar Ngopi Puisi 14 , Bukti Konsistensi Dalam Giat Kesenian

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 353
  • print Cetak

Bengkel Seni Milenial kembali menegaskan perannya sebagai wadah tumbuhnya ekosistem kesenian yang mandiri dan berkelanjutan. Melalui unggahan reflektif Founder Bengkel Seni Milenial, Moh Zaini Ratuloli , muncul pesan kuat tentang arti penting konsistensi, kolaborasi, dan kerja nyata dalam menghidupkan seni di tengah keterbatasan.

Lebih dari satu dekade lalu, seorang sastrawan di Bekasi pernah mengeluhkan minimnya aktivitas seni dan budaya di kota ini. Namun, keluhan itu justru menjadi pemantik bagi komunitas-komunitas seperti Sastra Kalimalang untuk menunjukkan kiprah mereka. Melalui kegiatan seperti Panggung Terapung , Diskusi Publik , dan kampanye budaya , para seniman Bekasi membuktikan bahwa kesenian bisa tumbuh tanpa harus selalu bergantung pada dukungan pemerintah.

“Jika harapannya bahwa giat-giat pada sebuah kota di daerah harus bertumpu pada pemerintahnya, lalu apa peran seniman? Hanya menunggu proyek atau sekadar berkomentar?” tulis Moh Zaini Ratuloli dalam refleksinya.

Bagi Bengkel Seni Milenial , seni adalah kerja kolektif yang lahir dari daya upaya dan kebersamaan. Mengutip semangat dari gurunya, almarhum Bang Ane Matahari , Moh Zaini menegaskan bahwa tujuan utama bukan sekadar eksistensi, tetapi merawat generasi dan menghidupkan kesenian.

Dalam perjalanannya, Bengkel Seni Milenial telah menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif secara swadaya, salah satunya Ngopi Puisi , yang kini telah mencapai edisi ke-14 sejak pertama kali digelar pada tahun 2018. Agenda ini menjadi ruang ekspresi bagi para penampil lintas disiplin: pembaca puisi, penyanyi, akustik, stand-up comedy, monolog, hingga teatrikal.

Meski dijalankan secara sederhana, kegiatan ini telah menjadi wadah penting bagi anak-anak muda Larantuka untuk berproses, belajar, dan berkarya.

“Saya bersyukur, di tengah keterbatasan sebagai guru honorer, masih mampu menggelar kegiatan ini selama delapan tahun. Saya hanya ingin merawat generasi dengan cara sederhana,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kegiatan budaya, Bengkel Seni Milenial adalah simbol pengabdian. Bagi Moh Zaini Ratuloli, kebahagiaan seorang seniman bukan terletak pada popularitas, tetapi pada kemampuan untuk membangun ruang tumbuh bagi generasi penerus.

“Saya pernah berkata dalam sebuah podcast bersama Pak Yan Surachman bahwa kelak saya hanya ingin menjadi penonton, dan itu lebih dari cukup,” ujarnya dengan penuh makna.

Melalui refleksi ini, Bengkel Seni Milenial mengajak para seniman muda untuk tidak hanya berkata-kata, tetapi juga bertindak nyata dalam merawat kehidupan seni di komunitasnya masing-masing.

“Kata-kata jauh lebih mudah diucapkan daripada tindakan,” tulisnya menutup pesan.

Tentang Bengkel Seni Milenial
Bengkel Seni Milenial merupakan komunitas seni yang digagas oleh Moh Zaini Ratuloli sebagai ruang kreatif bagi generasi muda untuk berekspresi, belajar, dan berkolaborasi lintas bidang seni. Sejak berdiri, komunitas ini aktif menyelenggarakan kegiatan seperti Ngopi Puisi, diskusi budaya, dan berbagai pertunjukan seni di wilayah Flores Timur dan sekitarnya.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr Lailatul Musyarofah perjuangkan pendidikan perempuan

    Dr. Lailatul Musyarofah Perjuangkan Perempuan di Forum Pendidikan Dunia

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sosok Dr. Lailatul Musyarofah, M.Pd., dosen Universitas PGRI Delta Sidoarjo sekaligus Ketua Perempuan PGRI Provinsi Jawa Timur, kembali menjadi sorotan dunia pendidikan internasional. Ia bersama dua pendidik Indonesia lainnya — Wijaya, Kepala SMP Negeri 3 Warunggunung (Banten), dan Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur (NTT) — tampil mewakili Indonesia dalam John Thompson Fellowship […]

  • Peran Lembaga Keagamaan Dalam Bidang Pendidikan

    Peran Lembaga Keagamaan Dalam Bidang Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Lembaga keagamaan memiliki peran yang penting dalam bidang pendidikan, terutama dalam konteks agama dan moral. Berikut adalah beberapa peran utama yang dimainkan oleh lembaga keagamaan dalam pendidikan: Perlu dicatat bahwa peran lembaga keagamaan dalam pendidikan dapat bervariasi tergantung pada agama, budaya, dan konteks sosial masyarakat tertentu. Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa pendidikan agama […]

  • Peran Komunitas Dalam Pelestarian Budaya Lokal

    Peran Komunitas Dalam Pelestarian Budaya Lokal

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Komunitas memainkan peran yang sangat penting dalam melestarikan budaya lokal. Kolaborasi dan partisipasi aktif dari anggota komunitas dapat memiliki dampak positif yang signifikan dalam pelestarian dan pengembangan warisan budaya. Berikut ini adalah beberapa peran yang dimainkan oleh komunitas dalam melestarikan budaya lokal: Peran komunitas dalam melestarikan budaya lokal sangat penting, karena mereka mewakili pemegang kearifan […]

  • Macam Perpustakaan Keliling Di Indonesia

    Macam Perpustakaan Keliling Di Indonesia

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Ada beberapa macam perpustakaan keliling yang dapat ditemui, antara lain: Setiap jenis perpustakaan keliling memiliki kelebihan dan tantangan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan masyarakat dan ketersediaan sumber daya. Tujuan utama dari semua jenis perpustakaan keliling ini adalah untuk memberikan akses mudah dan langsung ke bahan bacaan dan sumber informasi kepada masyarakat yang sulit dijangkau oleh […]

  • Pentingnya Apresiasi Kepada Anak Didik Dalam Lembaga Pendidikan

    Pentingnya Apresiasi Kepada Anak Didik Dalam Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Apresiasi merupakan hal yang sangat penting dalam lembaga pendidikan terhadap anak didik. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa apresiasi penting dalam konteks pendidikan: Dalam kesimpulannya, apresiasi adalah faktor penting dalam lembaga pendidikan karena dapat meningkatkan motivasi, membangun kepercayaan diri, mendorong pembelajaran yang efektif, meningkatkan hubungan guru-anak didik, menciptakan suasana belajar yang positif, dan membangun pemahaman […]

  • serah terima aset smk suradewa dak 2023

    SMK Suradewa Larantuka Laksanakan Serah Terima Aset Sebagai Wujud Transparansi

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bertempat di SMK Sura Dewa 9 Maret 2024 digelar acara serah terima aset DAK 2023 yang berupa ruang laboratorium fisika , laboratorium kimia , beserta peralatan TIK dari sekolah ke Yayasan Pendidikan dan Sosial Mahardika. Acara ini adalah bentuk rasa syukur atas apa yang sudah di kerjakan juga bentuk transparansi dari apa yang sudah diamanatkan […]

expand_less