Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Lailatul Musyarofah Perjuangkan Perempuan di Forum Pendidikan Dunia

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

Sosok Dr. Lailatul Musyarofah, M.Pd., dosen Universitas PGRI Delta Sidoarjo sekaligus Ketua Perempuan PGRI Provinsi Jawa Timur, kembali menjadi sorotan dunia pendidikan internasional. Ia bersama dua pendidik Indonesia lainnya — Wijaya, Kepala SMP Negeri 3 Warunggunung (Banten), dan Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur (NTT) — tampil mewakili Indonesia dalam John Thompson Fellowship (JTF) Evaluation 2025 yang digelar Education International Asia Pacific (EI-AP) di Bangkok, Thailand, pada 10–16 September 2025.

Ketiganya menjadi bagian dari 19 peserta terpilih dari enam negara: Indonesia, Malaysia, Filipina, India, Taiwan, dan Mongolia. Forum bergengsi ini menjadi wadah pembelajaran kolaboratif bagi pemimpin organisasi guru dari berbagai negara untuk memperkuat peran guru sebagai motor perubahan pendidikan global.

Dalam kegiatan yang berlangsung intensif dari pagi hingga sore selama tujuh hari itu, Dr. Lailatul Musyarofah menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang reflektif dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Pendekatan pembelajaran JTF sangat interaktif dan reflektif. Kami tidak hanya belajar teori, tapi juga menelaah nilai-nilai kepemimpinan yang humanis dan setara,” ujarnya saat berbagi pengalaman dari Bangkok.

Para fasilitator dari Kanada, Australia, Swedia, dan tim EI-AP mengemas pelatihan dengan metode partisipatif. Peserta diajak untuk berdialog, berefleksi, dan mengembangkan visi kepemimpinan yang berpihak pada guru dan peserta didik.

Dalam forum tersebut, PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) mendapat kehormatan untuk mempresentasikan dua tema penting: Keterlibatan Guru Muda dalam Kepengurusan dan Digitalisasi Keanggotaan.

Presentasi itu menggambarkan wajah baru organisasi guru Indonesia yang tengah bertransformasi menuju era digital dan memperkuat peran generasi muda dalam kepemimpinan organisasi.

Antusiasme peserta forum pun tinggi. Perwakilan dari National Union of the Teaching Profession (NUTP) Malaysia bahkan menyatakan ketertarikan untuk melakukan studi tiru terhadap sistem keanggotaan digital PGRI.

“Azizan dari NUTP sudah menyampaikan langsung niatnya kepada kami,” ungkap Wijaya, bangga.

Lebih dari itu, perhatian peserta tertuju pada semangat advokasi dan solidaritas yang menjadi jantung perjuangan PGRI — dari kesejahteraan guru, bantuan hukum, hingga pemberdayaan perempuan dalam kepemimpinan pendidikan.

Usai kembali ke Tanah Air, semangat kolaboratif yang dibawa Dr. Lailatul Musyarofah tidak berhenti di Bangkok. Bersama PGRI Kabupaten Flores Timur, ia menjadi pembicara kunci dalam webinar bertema “Women Empowerment and Love-Based Leadership” yang digelar pada 27 September 2025.

Webinar ini menghadirkan empat perempuan inspiratif dari Nusa Tenggara Timur:
1) Aplunia Dethan, M.Pd. (Ketua PGRI Kota Kupang)
2) Ribka Rolentiana Kekado, S.Pd., M.Si. (Ketua PGRI Kabupaten Kupang)
3) Ariance B. Joru, S.Pd. (Ketua PGRI Cabang Ile Mandiri)

Kegiatan tersebut disambut positif oleh Direktur Regional EI-AP, Ketua Umum PB PGRI, serta **PGRI Provinsi NTT, sebagai tindak lanjut nyata semangat JTF dalam memperkuat kepemimpinan berbasis cinta dan kolaborasi lintas daerah.

“JTF memberi kami pandangan baru sekaligus tantangan untuk menjadi pemimpin muda yang visioner dan inovatif,” ujar Wijaya.

“Forum ini bagaikan bara api yang menyalakan semangat untuk terus menghidupkan organisasi dan memperjuangkan kepentingan guru tanpa henti,” tambah Maksimus Masan Kian.

Momentum Hari Guru Sedunia 2025 yang mengusung tema “Recasting Teaching as a Collaborative Profession” terasa semakin bermakna bagi para peserta JTF asal Indonesia. Tema tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan Dr. Lailatul Musyarofah dan rekan-rekannya: kolaborasi, kesetaraan, dan solidaritas profesi guru.

“Tidak ada negara yang bisa membangun pendidikan berkualitas tanpa membangun komunitas guru yang saling belajar, saling mendukung, dan saling menginspirasi,” ujar Dr. Lailatul Musyarofah dalam refleksinya.

Dari Tanah Abang ke Bangkok, dari kelas sederhana di Flores Timur hingga panggung internasional EI-AP, ketiga guru Indonesia ini membuktikan bahwa guru Indonesia mampu berdiri sejajar di panggung dunia — bukan sebagai penonton, melainkan sebagai pembelajar sejati dan pemimpin perubahan.

Dr. Lailatul Musyarofah, M.Pd. dikenal sebagai akademisi dan aktivis pendidikan yang konsisten memperjuangkan pemberdayaan guru perempuan di Indonesia. Selain mengajar di Universitas PGRI Delta Sidoarjo, ia juga aktif dalam berbagai forum nasional dan internasional yang membahas kepemimpinan pendidikan berbasis empati, kolaborasi, dan kesetaraan gender.

Keterlibatannya dalam program John Thompson Fellowship Evaluation 2025 menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas organisasi profesi guru agar lebih responsif terhadap tantangan zaman.

Perjalanan Dr. Lailatul Musyarofah bersama PGRI menjadi pengingat bahwa investasi terbesar dalam pendidikan adalah guru itu sendiri — guru yang mau belajar, berbagi, dan berani berdiri sejajar di panggung dunia.

Dari ruang kelas hingga ruang konferensi internasional, semangatnya menjadi simbol bahwa pendidikan tidak berhenti di papan tulis, melainkan terus hidup dalam setiap upaya memperjuangkan kemanusiaan dan masa depan bangsa.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Literasi Flores Timur, Larantuka, SMK Sura Dewa, Bedah Buku Lamafa, Fince Bataona, Literasi Flores Timur, Club Baca Sura Dewa, TBM Lautan Ilmu

    Bunda Literasi Flores Timur Dukung Semangat Club Baca Sura Dewa Larantuka

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Larantuka – Semangat literasi generasi muda di ujung timur Pulau Flores seakan tak padam oleh cuaca. Meski mendung menyelimuti Kota Larantuka pada Kamis sore (22/1/2026), Bunda Literasi Flores Timur tetap hadir memberikan dukungan penuh dalam agenda bedah buku “Lamafa” karya Fince Bataona yang diselenggarakan oleh Club Baca Sura Dewa di TBM Lautan Ilmu. Kegiatan ini […]

  • Buku Moderasi Beragama SMPN 3 Tanjung Bunga

    Murid SMPN 3 Tanjung Bunga Menulis Buku Tentang Moderasi Beragama

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    UPTD Satuan Pendidikan Formal SMPN 3 Tanjung Bunga kembali menerbitkan buku karya murid yang berjudul ‘We Are One’. Buku ini berisikan tentang pengalaman-pengalaman hidup murid dalam mengimplementasikan nilai-nilai dari moderasi beragama. Pemahaman terkait moderasi beragama ini telah mereka pelajari melalui kegiatan Kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada semester-II Tahun Ajaran 2023/2024 yang telah […]

  • OSIS SMK Sura Dewa Larantuka, Pelantikan OSIS 2026, SMK Sura Dewa, Ahmad Taher SE, Bergita Delwi Balawala, Berita Larantuka, Stop Bullying Sekolah, Pendidikan Karakter SMK

    OSIS SMK Sura Dewa Larantuka Dilantik, Kepsek Tekankan Adab dan Stop Bullying

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Larantuka – Pengurus OSIS SMK Sura Dewa Larantuka masa bakti 2026-2027 resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat di tengah suasana mendung yang menyelimuti Lapangan Upacara SMK Sura Dewa pada Senin (2/2/2026). Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ahmad Taher, S.E., di hadapan seluruh warga sekolah. Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang diikrarkan […]

  • SDI Daru Quthny, pembagian rapor, semester ganjil, Muhammad Asyrafi, pendidikan islami, evaluasi pendidikan, ZamanNews.id

    Suasana Ceria Warnai Pembagian Rapor SDI Daru Quthny

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya – SDI Daru Quthny sukses menggelar kegiatan pembagian rapor semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 pada Kamis (18/12/2025). Acara yang berlangsung di gedung sekolah ini diwarnai dengan penuh rasa syukur dan keceriaan dari para siswa maupun wali murid. Kepala Sekolah SDI Daru Quthny, Muhammad Asyrafi, S.Pd., menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar rutinitas […]

  • jadwal imsakiyah kabupaten flores timur

    Jadwal Imsak Ramadhan 1445 H Kabupaten Flores Timur

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jadwal imsak adalah waktu yang ditetapkan untuk memulai puasa pada bulan Ramadan. Imsak adalah waktu terakhir di mana seseorang masih diperbolehkan makan dan minum sebelum memulai puasa pada waktu subuh. Jadwal imsak biasanya diberikan dalam kalender Ramadan dan disesuaikan dengan lokasi geografis masing-masing. Jadwal imsak berbeda-beda di setiap daerah karena tergantung pada waktu terbitnya matahari […]

  • Festival Bale Nagi, Seni Budaya, Semester Genap 2026, Kelas 10 Keperawatan A, Kreativitas Siswa, Pendidikan Humanis, Flores Timur, Awal Tahun Ajaran

    Awali Semester Genap 2026, Siswa Keperawatan A SMK Sura Dewa Incar Panggung Festival Bale Nagi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Flores Timur – Memasuki hari pertama sekolah di tahun 2026, suasana ruang kelas 10 Keperawatan A SMK Sura Dewa tampak berbeda. Alih-alih langsung dijejali materi pelajaran yang berat, para siswa diajak untuk membuka diri melalui pendekatan humanis pada mata pelajaran Seni Budaya, Selasa (6/1/2026). Langkah ini diambil untuk menjembatani transisi emosional siswa dari masa liburan […]

expand_less