Paskalia Barek Sari, Pionir Klub Baca Sura Dewa yang Super Semangat Dalam Menulis
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
- visibility 209
- print Cetak

Klub Baca Sura Dewa memang baru diperkenalkan namun salah satu anggota sekaligus pionernya, Paskalia Barek Sari atau yang akrab disapa Tasya, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Lomba Menulis Cerpen yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa PBSI IKTL dalam rangka Bulan Bahasa.
Tasya, siswi Kelas XI Keperawatan A SMK Sura Dewa, dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak bicara di kelas. Namun di balik sikapnya tersebut, ia memiliki potensi besar yang selama ini belum banyak terlihat. Bersama empat sahabatnya dari Klub Baca Sura Dewa, Tasya memberanikan diri mengikuti seleksi internal sekolah untuk mewakili SMK Sura Dewa dalam kompetisi literasi tersebut.
Pada proses seleksi tingkat sekolah, Tasya terpilih mewakili lomba menulis cerpen bersama rekannya Jihan Pelangi. Sementara itu, dua rekannya yang lain, Ayu Lelang Ayaq dan Fatlin, ditetapkan sebagai perwakilan lomba menulis opini.
Kompetisi yang diikuti oleh sembilan sekolah dari wilayah daratan Larantuka tersebut berlangsung pada 24 Oktober 2025, dengan pengumuman pemenang pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Awalnya, Tasya dan para peserta lain tidak memasang ekspektasi tinggi. Mereka lebih menekankan pada pengalaman, belajar, dan keberanian tampil.
Namun hasilnya justru melampaui harapan. Tasya Barek Sari berhasil meraih Juara Harapan 1 (peringkat 4) dalam kategori Menulis Cerpen. Momen paling berkesan adalah ketika Tasya yang pemalu, sempat ragu untuk naik ke panggung. Dengan keberanian yang ia kumpulkan perlahan, ia akhirnya melangkah sendiri mengambil penghargaan tersebut—sebuah langkah simbolis yang menjadi gambaran bagaimana keberanian kecil dapat menyalakan cahaya baru dalam dunia literasi sekolah.
Prestasi ini bukan hanya kemenangan pribadi Tasya, tetapi juga menjadi pelita baru bagi gerakan literasi di lingkungan SMK Sura Dewa, terutama bagi aktivitas Klub Baca Sura Dewa yang terus mendorong peserta didik untuk berkarya melalui membaca dan menulis.
Tasya yang lahir di Basarani tahun 2009, memiliki hobi membaca dan bercita-cita menjadi dokter. Semangatnya dalam menulis dan tekadnya dalam meraih impian menjadi inspirasi banyak teman sebayanya.
“Seperti lilin-lilin kecil di tengah gelap malam, semangat literasi tidak padam jika terus dijaga dan saling menyalakan” demikian pesan yang tersirat dari perjalanan Tasya dan rekan-rekannya.
Ke depan, Klub Baca Sura Dewa diharapkan terus menjadi ruang tumbuh, berkarya, dan membangun budaya literasi yang hidup di SMK Sura Dewa. Semoga cita-cita Tasya menjadi dokter dan penulis terus menyala bersama perjalanan literasinya.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.
