Breaking News
light_mode
Trending Tags

Antusiasme Menguat Jelang FASI Alue Padee 2025

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Alue Padee semakin mendekati hari pelaksanaan. Menyongsong kegiatan yang dinantikan warga ini, panitia telah menggelar technical meeting (TM) pada Selasa, 18 November 2025. Pertemuan itu menjadi ajang penyamaan persepsi dan pemantapan teknis lomba.

TM yang berlangsung di Masjid At Taqwa Alue Padee tersebut berjalan sukses dan penuh semangat. Panitia, peserta, serta para “emak-emak” selaku ibu pendamping terlihat aktif mengikuti setiap penjelasan. Menurut Sekretaris Panitia, Maulia Rahman, kehadiran semua pihak dengan antusias menjadi bukti keseriusan dalam menyukseskan FASI tahun ini.

Maulia Rahman menjelaskan, FASI bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wahana pendidikan karakter bagi anak-anak sholeh. Melalui berbagai cabang lomba, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keimanan, kecerdasan, dan kreativitas generasi muda, sekaligus menguatkan tali silaturahmi di antara mereka.

Dalam perspektif pendidikan Islam, kegiatan seperti FASI menjadi ruang pembiasaan nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal. Anak-anak tidak hanya belajar membaca dan memahami ajaran agama, tetapi juga dilatih percaya diri tampil di ruang publik. Bagi daerah seperti Alue Padee, kegiatan ini turut memperkaya ekosistem literasi keagamaan dan memperkuat identitas masyarakat yang religius.

Rangkaian FASI Alue Padee dijadwalkan mulai Kamis malam Jumat, 20 November 2025, dan insyaallah akan ditutup pada malam Selasa, 24 November 2025. Pada penutupan tersebut sekaligus akan dilakukan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah bagi para peserta terbaik.

Dengan dukungan penuh dari panitia, tokoh masyarakat, serta para orang tua, FASI Alue Padee diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Ajang ini diproyeksikan sebagai momentum pembinaan generasi sholeh yang siap berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung bakat dan potensi anak-anak sholeh di Alue Padee dapat memanfaatkan rangkaian FASI ini sebagai ruang belajar bersama, sekaligus sarana memperkuat kepedulian terhadap pendidikan keagamaan sejak dini.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gemini 3.0 Lebih Unggul dari ChatGPT 5.1 ?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tin Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Dalam sebuah tinjauan mendalam yang dipublikasikan oleh Tom’s Guide, editor AI Amanda Caswell melakukan serangkaian uji coba ketat untuk membandingkan dua model bahasa besar (LLM) terbaru yang baru saja diluncurkan: Gemini 3.0 dari Google dan ChatGPT 5.1 dari OpenAI. Berdasarkan hasil pengujian yang mencakup interpretasi visual, kemampuan coding, hingga penalaran logis, Gemini 3.0 dinyatakan keluar […]

  • Peran Penting Anak Dalam Perkembangan Budaya Lokal

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Anak memiliki peran yang penting dalam perkembangan budaya lokal. Berikut adalah beberapa peran penting anak dalam perkembangan budaya lokal: Dalam kesimpulannya, anak-anak memainkan peran penting dalam perkembangan budaya lokal. Sebagai pewaris dan penerus tradisi, pelaku kreatif, penjaga lingkungan, penjaga bahasa dan identitas budaya, penghubung antar generasi, serta pembangun rasa bangga dan identitas, anak-anak berkontribusi pada […]

  • Fungsi Hewan Sapi Bagi Berbagai Komunitas Lokal Di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Hewan sapi memiliki fungsi yang penting bagi komunitas lokal di banyak cara. Berikut adalah beberapa fungsi utama hewan sapi bagi komunitas lokal: Melalui peran dan fungsi-fungsi tersebut, hewan sapi memiliki dampak yang signifikan bagi komunitas lokal. Mereka memberikan sumber pangan, penghidupan, pendapatan, serta mempengaruhi budaya dan ekonomi komunitas. Oleh karena itu, perlindungan, pemeliharaan, dan pengembangan […]

  • Konsistensi TBM Lautan Ilmu Larantuka Dari Berdiri 2017 Hingga Tembus Seleksi Nasional 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 94
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Konsistensi merupakan kunci utama dalam merawat nyala api literasi di pelosok negeri. Hal ini dibuktikan oleh TBM Lautan Ilmu Larantuka, sebuah wadah edukasi yang telah mewarnai perjalanan intelektual anak-anak di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, selama hampir satu dekade. Di balik kesederhanaannya, lembaga ini baru saja mencatatkan pencapaian membanggakan dengan lolos seleksi administrasi […]

  • Kebudayaan Dunia Yang Menunjukkan Sikap Menjaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Ada beberapa contoh kebudayaan di dunia yang menunjukkan sikap yang kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Berikut adalah beberapa contoh: Perlu diingat bahwa sikap menjaga kebersihan lingkungan tidak terbatas pada kebudayaan tertentu. Banyak masyarakat di seluruh dunia, terlepas dari latar belakang budaya mereka, semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengambil langkah-langkah untuk melakukannya.

  • Regenerasi Aktor Muda, Bakat Baru Vito Perkuat Eksistensi Bengkel Seni Milenial

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 56
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Bengkel Seni Milenial (BSM) kembali membuktikan perannya sebagai kawah candradimuka bagi pengembangan bakat seni pertunjukan di Flores Timur. Di tengah tantangan minimnya minat remaja putra untuk terjun ke dunia teater, kelompok ini berhasil menemukan talenta baru melalui kehadiran Vito, seorang siswa yang semula hanya datang menemani rekannya, Doni, namun kemudian justru terjun langsung […]

expand_less
Exit mobile version