Breaking News
light_mode
Trending Tags

Prodi D-III Keperawatan STIKes Maranatha Gelar PKN Terintegrasi di Desa Baumata Utara

  • account_circle Saverinus Suhardin : Dosen STIKES Maranatha Kupang, peneliti aktif, penulis media lokal dan nasional.
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

Program Studi Diploma III (D-III) Keperawatan STIKes Maranatha Kupang kembali menerjunkan mahasiswanya untuk mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan Praktik Kerja Nyata Terintegrasi (PKNT) Keperawatan Keluarga dan Gerontik.
Kegiatan yang melibatkan 45 mahasiswa Semester V ini dipusatkan di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, dan akan berlangsung selama dua minggu, mulai 19 hingga 31 Januari 2026.

Acara pembukaan kegiatan berlangsung khidmat di Kantor Desa Baumata Utara, Senin (19/1/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Taebenu yang diwakili Kepala Seksi Pemberdayaan, Mina Cicilia Manimau, SE., MM., Kepala Puskesmas Baumata, drg. Rr Ayu Larasati, S.Kg, M.KM., serta Kepala Desa Baumata Utara, Pieter Aome beserta jajarannya.
Hadir juga pada kesempatan itu, Ketua STIKes Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, S.Kep., Ns., M.Kep., didampingi jajaran pimpinan struktural, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan Prodi D-III Keperawatan.

Implementasi Teori FCN dan Visi 2040
Koordinator Mata Kuliah, Saverinus Suhardin, S.Kep., Ns., M.Kep., dalam gambaran umumnya menjelaskan bahwa PKN Terintegrasi ini menggabungkan dua fokus utama: Keperawatan Keluarga dan Keperawatan Gerontik (Lansia).
Saverinus menekankan pentingnya pendekatan Family Centered Nursing (FCN). “Sesuai teori FCN, kesehatan antaranggota keluarga itu saling memengaruhi. Jika keluarga berdaya secara kesehatan, maka status kesehatan masyarakat luas otomatis akan membaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi perawatan lansia mengingat tren peningkatan populasi lanjut usia. Hal ini sejalan dengan Visi Prodi D-III Keperawatan STIKes Maranatha Kupang tahun 2040, yakni menjadi prodi yang unggul dalam perawatan lansia dengan penyakit kronis di komunitas berdasarkan kasih dan peka budaya.
“Kegiatan ini juga selaras dengan program pemerintah, mulai dari konsep Kampus Berdampak, Asta Cita, hingga program prioritas pemerintah daerah di bidang kesehatan,” tambah Saverinus.

Selama praktik, mahasiswa ditargetkan untuk memberikan edukasi kesehatan yang kontekstual serta memberdayakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berbasis riset terkini dengan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan warga.

Apresiasi dan Pesan Etika
Ketua STIKes Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Taebenu, Puskesmas Baumata, dan khususnya Desa Baumata Utara. Ia mencatat, ini adalah kali keenam Prodi D-III Keperawatan dipercaya melakukan pengabdian di desa tersebut.
“Terima kasih atas kerja sama yang terjalin baik. Kepada para mahasiswa, manfaatkan waktu ini untuk belajar langsung dari keluarga binaan. Jaga sopan santun, junjung tinggi etika, dan bawalah diri sebagai calon perawat yang berlandaskan kasih dan peka budaya,” pesan Awaliyah saat menyerahkan 45 mahasiswa secara simbolis kepada pemerintah desa.

Dukungan Pemerintah Kecamatan
Mewakili Camat Taebenu, Kasi Pemberdayaan Mina Cicilia Manimau menyambut baik inisiatif STIKes Maranatha. Ia menilai kegiatan praktik yang berdampak langsung pada masyarakat sangat membantu pemerintah.
“Pemerintah sangat mendukung. Kami berharap STIKes Maranatha tidak hanya berhenti di Baumata Utara, tetapi ke depan bisa memperluas jangkauan ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Taebenu,” ujar Mina. Ia kemudian membuka kegiatan PKNT secara resmi.

Potret Data Desa dan Kesehatan
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan teknis. Kepala Desa Baumata Utara, Pieter Aome, memaparkan data demografi terbaru.
Ia menjelaskan bahwa Desa Baumata Utara terdiri dari 3 Dusun dengan total penduduk sebanyak 1.280 jiwa yang terhimpun dalam 309 Kepala Keluarga (KK). Persebaran penduduk tersebut meliputi Dusun I (95 KK), Dusun II (127 KK), dan Dusun III (87 KK).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Baumata, drg. Rr Ayu Larasati, memaparkan data kesehatan terkini. Ia menyoroti beberapa tantangan kesehatan di wilayah Baumata Utara, antara lain masih ditemukannya kasus stunting pada balita, prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) pada lansia, serta risiko penyakit berbasis lingkungan. Selain itu, Puskesmas juga tengah mengejar target layanan 100% untuk suspek TB dan penanganan kesehatan jiwa (ODGJ) yang memerlukan kepatuhan minum obat.

Data-data ini menjadi bekal krusial bagi mahasiswa dalam menyusun intervensi keperawatan yang tepat sasaran selama dua minggu ke depan.

  • Penulis: Saverinus Suhardin : Dosen STIKES Maranatha Kupang, peneliti aktif, penulis media lokal dan nasional.
  • Editor: AI Editor - Gemini 3.0

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fitur Baru Windows 11 25H2 Oktober

    Fitur Baru Windows 11 Oktober 2025, Integrasi AI dan Desain Lebih Modern

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Microsoft resmi meluncurkan pembaruan besar Windows 11 versi 25H2 pada Rabu kedua Oktober 2025. Sejumlah fitur baru Windows 11 Oktober 2025 hadir untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari desain antarmuka yang lebih fleksibel hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) di File Explorer. Dalam video terbaru kanal YouTube Harry Shares berjudul “Let’s Get Started: Fitur Baru Windows […]

  • Maulia Rahman Guru SD IT daru quthny

    SD IT Daru Quthny Gelar Arab Club untuk Tingkatkan Kemampuan Bahasa Arab Guru

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya, 15 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab, SD IT Daru Quthny Meudang Ara Blang Pidie menggelar kegiatan Arab Club khusus bagi dewan guru. Program ini dilaksanakan rutin setiap hari Sabtu pukul 13.00 WIB di lingkungan sekolah, meski jadwalnya dapat menyesuaikan kebutuhan. Salah satu guru SD IT Daru Quthny […]

  • proyek p5 kurikulum merdeka

    Proyek P5 SMPN 3 Tanjung Bunga : Aksi Pertama Moderasi Beragama

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SMPN 3 Tanjung Bunga – Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, atau yang dikenal sebagai ‘P5’, adalah sebuah inisiatif kokurikuler yang bertujuan untuk meningkatkan pencapaian kompetensi sesuai dengan kurikulum merdeka dan membangun karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan proyek P5 ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta permasalahan yang […]

  • Keterkaitan Antara Alat Transportasi Dan Kebudayaan Lokal

    Keterkaitan Antara Alat Transportasi Dan Kebudayaan Lokal

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Alat transportasi dan kebudayaan lokal memiliki keterkaitan yang erat. Di banyak masyarakat, alat transportasi tradisional sering kali merupakan cerminan dari kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya yang ada. Berikut adalah beberapa contoh keterkaitan antara alat transportasi dan kebudayaan lokal: Dalam kesimpulannya, alat transportasi dan kebudayaan lokal saling terkait dalam banyak aspek kehidupan. Alat transportasi tradisional mencerminkan […]

  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh Barat Daya Gelar masa Taaruf

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah STIT Gelar Masta, Salmiwati Ajak Mahasiswa Cerdas Dan Kritis Bergabung

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Abdya menggelar kegiatan Masa Ta’aruf (Masta) dengan tema “IMM Sebagai Homebase Mubaligh Akademisi” pada Selasa, 9 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di halaman Aula Kampus STKIP Muhammadiyah Abdya dan diikuti puluhan mahasiswa baru. Ketua Umum Pimpinan Komisariat (PK) IMM STIT Muhammadiyah Abdya, […]

  • Peran Lembaga Keagamaan Dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal

    Peran Lembaga Keagamaan Dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Lembaga keagamaan memainkan peran penting dalam pelestarian kebudayaan lokal. Berikut adalah beberapa peran utama yang dimainkan oleh lembaga keagamaan dalam pelestarian kebudayaan lokal: Penting untuk diingat bahwa peran lembaga keagamaan dalam pelestarian kebudayaan lokal juga dapat berbeda-beda tergantung pada agama, budaya, dan konteks sosial masyarakat tertentu. Namun, secara keseluruhan, lembaga keagamaan memiliki potensi besar untuk […]

expand_less